Cinta Seorang TNI

Cinta Seorang TNI
Episode 2


__ADS_3

"Wah putri ibu cantik sekali, ayo nak kita segera turun keluarga pak pratama sudah ada d bawah menunggu mu" ucap bina.


"Ya tuhan ku mohon kau lindungi aku, mudah mudahan rencana ku bisa berhasil" batin anel.


Anel dan ibu nya pun segera menuruni anak tangga dia sudah bisa melihat keluarga dari calonya itu, anel sangat gugup di buatnya.


"Permisi pak pratama dan ibu pratama maaf sudah membuat kalian menunggu"ucap rosa.


" Wah cantik sekali calon menantu ku ini, Al sangat beruntung mempunya istri seperti mu nak" ucap helen.


Wajah anel pun tiba tiba memerah karena ucap ibu helen.


"Oh iya maaf al agak terlambat datang dia ada urusan di batalyon sbentar lagi dia akan menyusul" ucap toni.


"Iya tidak apa apa pak mari kita minum dulu"ucap lucertus.


"Nak anel kan masih SMA kelas 3 sebaiknya kita adakan saja acara pertunangan minggu depan dan kita tunggu setelah kelulusan baru kita nikah kan" ucap helen yg membuka percakapan.


"Iya buk ini bukan hal yg besar kita menyetujui keputusan kalian" ucap rosa.


Tak lama al pun datang, dan mengetuk pintu rumah.


toktoktok

__ADS_1


"Saya permisi dulu buk mau buka pintu" ucap rosa.


Rosa kembali memasuk ke ruang keluarga dengan seorang pria tampan.


"Kenapa kau lama sekali al" ucap helen.


"Maaf ma tadi al sempat dapat macet" ucap al.


"Perkenalkan dia itu calon mu anello" ucap toni sambil menunjuk ke arah anel.


"Bisa beri kami waktu ber dua untuk berbicara" ucap al.


"Boleh silahkan saja" ucap lucertus.


"Hai aku alfyan panggil saja al, maaf jika orang tua ku harus merepotkan mu, aku belum ada ketertarikan kepada mu tapi aku berusaha untuk menerima mu suatu hari nanti" ucap al.


"Oh ya kau tau aku masih gadis SMA apakah kau merasa tak bersalah dengan menyetujui pernikahan ini dengan bgitu kau merengguk masa depan indah seorang gadis"ucap anel dengan nada kesal.


Entah dari mana anel mendapatkan keberanian semacam itu untuk mengungkapkan kemarahannya kepada orang asing.


"Kau sebentar lagi akan lulus, aku tak melarang mu melanjutkan kuliah mu" ucap al.


"Tapi tetap saja kau akan membuat ku repot dengan mengurus mu dan mengurus kuliah ku" ucap anel.

__ADS_1


"Kau tak harus selalu mengurus ku aku bukan bayi lagi" ucap al.


"Tapi... tapi ..." ucap anel yg terbatah batah karena tak tau haru bilang apa.


"Apakah kau mau di anggap sebagai seorang pedofil nantinya kita beda umur yg sangat jauh" ucap anel dengan topik pembicaraan yg baru.


"Aku tak nampak setua itu d depan orang orang,kita hanya berbeda 7 tahun saja"ucap al.


Anel yg tak tau harus membicarakan apa lagi ke al lebih memilih meninggal kan al dengan berjalan masuk ke dalam rumah.


"Apakah aku bisa meminta nomor mu" ucap al.


"Bermimpi lah" ucap anel yg melambaikan tangan yg berarti mengatakan selamat tinggal.


"Gadis yg menarik" ucap al disertai sedikit senyuman di wajah nya.


"Mari kita lihat apakah kau yakin bisa menolak ku manis" ucap al.


*maaf typo bertebaran di mana mana


*maaf jika banyak kesalahan


*maaf jika kurang menarik

__ADS_1


*mohon bantuannya teman teman


__ADS_2