
Saat anel membuka mata nya dia terkejut melihat banyak orang memandangi nya.
"Ada apa" ucap anel yg hendak bangun dari tempat tidurnya
"Aww" rintih anel yg merasa kepala nya masih sakit dan sangat berat untuk di gerak kan
"Jangan banyak goyang nak kau baru saja siuman istirahat lah" ucap sabina.
"karena nak anel akan istirahat sebaiknya kita semua keluar dan biarkan dia sendiri" ucap helen
"Bisakah aku tinggal dan menemani anel mah"ucap al
"Tidak, aku lebih baik istirahat di rumah saja" ucap anel dengan keras
"Baiklah kita pulang" ucap lucertus
"Tapi ini sudah larut malam tinggal lah di hotel ini dulu" ucap toni
"Iya nak sebaiknya kau beristirahat disini dulu kau baru saja sadar dan ini sudah cukup larut malam" ucap helen
__ADS_1
"Baiklah" ucap anel
Semua orang yang berada dalam ruangan tersebut keluar dan membiarkan anel beristirahat, tetapi anel malah tidak bisa melanjutkan tidur nya dia lalu bangun dari ranjang nya dan melihat ke arah luar kamar hotel yg menampakkan suasana kota di malam hari.
ANEL POV
Apakah aku pantas menyebut ini sebuah keberuntungan atau kemalangan, aku masih ingin mengejar cita citaku, aku tidak mau terperangkap dalam hubungan sakral bersama dengan orang yang baru ku temui. aku bahkan tak tau bagaimana sifat orang itu, bisa saja dia baik di depan ayah dan ibu tetapi setelah di belakang ayah dan ibu dia malah jahat. Jujur sja dia memang belum memperlihatkan kejahatannya mungkin besok besok dia akan berubah. Mau ku taruh di mana muka ku ketika nanti reuni sekolah aku datang membawa suami yg jauh lebih tua dan sudah memiliki anak sementara teman teman ku masih sedang membangun pundi pundi kesuksesannya.
Keesokan pagi nya anel masih belum juga bangun karena tadi malam dia tak bisa tidur.
Sudah berkali kali ibunya mengetuk pintu kamar hotel nya dan menelpon ke handphone nya tapi dia masih tetap pulas di dalam mimpinya.
"Anak ini kebiasaan sekali tidak bisa bangun pagi" ucap sabina yg kesal karena sudah 1 jam dia menunggu anel tapi tak di respon
"Nak karena kau belum juga bangun ibu dan ayah akan pulang lebih dulu, kau bisa pulang bersama nak al dia akan mengantar mu ibu sudah menyuruhnya menunggumu" isi pesan sabina.
Beberapa menit kemudian anel lalu terbangun dari tidurnya dan memeriksa hp nya terlebih dahulu. Dia melihat 136 panggilan tak terjawab dari ibu nya itu dan juga melihat pesan di kirim kan ibu nya.
"akhhh" teriak anel frustasi
__ADS_1
"Kenapa harus pulang bareng dia, aku malah tidak ingin melihat mukanya saat ini" ucap anel
"Sebaiknya aku pergi berkemas lalu pulang diam diam saja naik taksi" batin anel
Anel lalu beranjak dari ranjang pergi menuju kamar mandi untuk sekedar cuci muka dan sikat gigi. Setelah itu di saat dia hendak keluar kamar dan pulang dengan diam diam dia terkejut ketika membuka pintu kamar hotel, dia melihat al yg sedang berdiri menunggunya di depan.
"Sial" umpat anel dalam hati.
*
*
*
#**maaf typo
#maaf jika ada kesalahan
#jangan lupa tinggalkan tanda suka dan komentar
__ADS_1
#mohon dukungannya
*TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA😍😘***