
Anel mencoba bangkit perlahan dari kursu rodanya dan memegang tanga al.
Al dengan telaten membantu anel berjalan.
Setelah sekian lama berlatih anel sudah mulai bisa, dia akhirnya memutuskan untuk berlatih sendiri, namun tetapi di awasi al
"Kau yakin sayang" ucap al
"Tentu saja, istirahatlah dan tetap awasj aku dari kejauhan" ucap anel
"Tapi aku tak yakin" ucap al
"Aku bisa"
Anel mulai melangkah kan kakinya secara perlahan, awalnya berjalan lancar sehingga membuatnya semakin percaya diri bahwa dia sudah bisa. Namun dia terlalu banyak berfikir membuatnya tak konsen sehingga gagal menjaga keseimbangannya. Sementara itu Al yg melihat anel hampir terjatuh segera berlari menuju arah anel. Sayang nya dia terlambat, anel telah jatuh.
"Auu" rintih anel
"Apa yang sakit" ucap al khawatir melihat keadaan anel
"Kaki, tapi hanya sedikit, ayo bantu aku berdiri aku mau berlatih lagi" ucap anel
"Latihannya cukup sampai di sini, kita akan lanjutkan nanti" ucap al
"Tidak, tadi aku sudah hampir bisa, aku hanya perlu mencobanya lagi" ucap anel
"AKU BILANG TIDAK" teriak al
"Kau ini kenapa, bukannya tadi kau membangun kan ku sampai teriak teriak hanya untuk latihan sekarang kau malah menyuruh ku berhenti" ucap anel
"Aku tak menyuruh mu berhenti, aku hanya ingin kau beristirahat dulu, bisa tidak kalau kau mendengar perkataan ku, kau ini tidak pandai menjaga dirimu jadi sebaiknya dengarkan perkataan orang lain" ucap al
"Baiklah, maafkan aku" ucap anel, dengan nada senduhnya dan mata nya yg berkaca.
Melihat keadaan anel dia segera memeluk dan mencium puncak kepalanya.
"Maaf sudah membentak mu" ucap al
"Ayo kita sarapan dulu"
"Iyya"
__ADS_1
........
Seminggu kemudian.Anel yg sudah bisa berjalan dan juga sudah memilih gaun untuk acara pertunangannya itu, saat ini sedang berada di dalam kamar nya dengan hiasan yg membuat wajah serta tubuhnya itu sangat indah di pandang.
"Apa aku harus menyerah pada takdir saja?"
"Saat ini sudah tidak ada lagi tempat ku bernaung kecuali dia"
Begitu banyak pertanyaan yg berada di kepalanya saat ini. Tiba tiba saja pintu kamar terbuka membuat anel tersadar dari lamungan nya itu.
"Ayo nak keluarga pak pratama sudah tiba"
Anel kemudian berdiri dari kursinya berjalan menuju ke pintu kamarnya. Dari luar kamar nya sang ibu mengulurkan tangan seraya berjalan berdampingan menuju ke ruang utama.
Seluruh pandangan tersorot kepadanya dan banyak orang yg nampak takjub melihat sosok yg begitu cantik tengah berjalan di tengah tengah mereka.
Sampai lah anel di atas panggung di mana sudah ada al yg menunggunya dengan senyuman ramahnya. Setelan jas hitam yg di gunakan Al membuatnya begitu tampan dan terlihat cool.
Suara tepukan tangan dan sorak sorak dari orang orang membuat ruangan tersebut sangat ramai.
Al memasukkan tangannya ke dalam jas nya dan mengambil kotak kecil. Perlahan Al membuka kotak kecil itu ,setelah terbuka nampak lah sebuah cincin berlian yg begitu indah.
"Teruntuk engkau wahai wanita yg cantik dan baik hati izinkan lah diriku untuk memimpin mu dan menemani mu di sisa sisa hidup ini" ucap al sambil membungkuk.
Seluruh orang pun kembali berteriak kepada kedua pasangan tersebut. Al kemudian kembali berdiri dan memasangkan cincin berlian itu di jari manis anel. Setelah memasangkan cincin itu al berjalan menuju ke sisi lain panggung menemui seseorang di sana. Begitu kembali dia memegang sebuah micerophone.
"Saya sebenarnya tak pandai bernyanyi tetapi untuk mengistimewakan hari ini maka saya belajar bernyanyi, ternyata cukup sulit bernyanyi, saya fikir bernyanyi itu sama saja dengan yelyel yg di buat tentara sebagai penyemangat dikala kita latihan. Dan hari ini saya akan menanyikan lagu yg berjudul "JANJI SUCI" kalian pasti sudah menebaknya untuk siapa lagu ini saya nyanyikan, ya tentu saja untuk seorang bidadari yg berada di samping saya, baiklah tak perlu waktu lama lagi saya akan bernyanyi". ucap al
Ucapan Al mampu membuat jantung anel berdetak tak karuan.
"Dengarkanlah wanita pujaanku
Malam ini akan kusampaikan
Hasrat suci kepadamu dewiku
Dengarkanlah kesungguhan ini
Aku ingin mempersuntingmu
Tuk yang pertama dan terakhir
__ADS_1
Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu
Dengarkanlah wanita impianku
Malam ini akan kusampaikan
Janji suci satu untuk selamanya
Dengarkanlah kesungguhan ini
Aku ingin mempersuntingmu
Tuk yang pertama dan terakhir
Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu"
.
.
.
.
****
**Maaf ya untuk keterlambatan update nya. maaf membuat kalian jadi kecewa. cukup lama ya author tidak update.
#maaf typo
__ADS_1
#tinggalkan like dan koment
#tolong dukungannya untuk di vote**