Cinta Seorang TNI

Cinta Seorang TNI
episode 13


__ADS_3

Setelah cukup lama berkeliling asrama militer al membawa anel kembali ke rumahnya, ketika telah sampai dirumah al,anel termenung kembali memikirkan perkataan dan perasaan yg dia alami tadi.


"Hai apa masih tak ingin masuk juga" ucap al yg menyadarkan anel dari lamungannya itu


"Aku harus pulang ke rumah,paman dan sepupu ku akan tiba" ucap anel dengan nada gugup


"Kenapa kau harus takut, bukannya kita sudah dapat izin dari orang tua mu untuk berjalan jalan" ucap al


"Tapi ini kan sudah hampir malam, bukannya lebih baik aku pulang,anak gadis tidak boleh keluar malam,dan aku juga harus sekolah besok" ucap anel


"Tidak, malam ini kau akan makan dan ku antar pulang, kalau tidak mau makan juga aku tak akan mengantar mu dan membiarkan mu di sini saja" ucap al


"Baik aku akan pulang sendiri" ucap anel dengan sedikit marah


"Apa kau tau jalan keluar dari asrama ini,di sini tak ada ojek online" ucap al


"Aku tau jalannya, aku akan memesan ojek di depan nanti" ucap anel lalu berjalan pergi


"Ada apa dengannya, kenapa dia tiba tiba menjadi sangat marah seperti itu,padahal tadi sore kita jalan dengan perasaan biasa aja, aku bahkan tak membuat dia jengkel sore tadi" tanya al dalam batinnya


Al mencoba untuk mengikuti anel dan membujuknya masuk ke rumah.


"Ayo masuk dulu,tidak baik berjalan sendirian di malam hari" ucap al

__ADS_1


"Emang ada bahaya di dalam asrama ini" ucap anel dingin


"Kau ini kenapa susah sekali di kasih tau" bentak al


"Oh ya, kenapa kau peduli dengan ku,sedangkan keluarga ku ,bahkan kekasih ku sudah tak peduli dengan pendapat ku,mereka semua tidak peduli aku" ucap anel disertai derai air matanya


Al yg melihat anel menangis langsung menggendongnya memasuk rumah,meski anel memberontak. Saat berada di dalam rumah al memeluk anel.


"Bukannya sudah ku katakan,kau tak pantas menangis lagi" ucap al sambil mengelus pucuk kepala anel


Anel merasakan hangatnya pelukan dari al dia bahkan menambah volume tangisannya, dia begitu bingung dengan al, terkadang dia seperti orang yg tak punya hati tapi di baliknya dia sangat lembut.


Setelah menangis cukup lama di pelukan al, anel dengan polosnya dia tertidur di pelukan al.


"Hei bangun, ayo makan dulu baru aku antar pulang,tapi kalau masih tidak mau pulang juga tidak apa apa" ucap al berbisik di telinga anel


Anel yg merasa geli dengan angin yg masuk di telinga nya itu terbangun.


"Sudah jam berapa ini" ucap anel


"Jam 8 malam,ayo makanlah dulu baru ku antar pulang" ajak al


Anel hanya mengikuti perintah al dia sudah capek untuk berjalan keluar dan saat ini juga dia kelaparan.

__ADS_1


Pada saat sampai di meja makan anel begitu takjub dengan menu yg di sediakan al.


"Bukannya tidak ada ojek online yg masuk ke sini, kenapa kau bisa memesan makanan" tanya anel


"Hei ini aku yg masak sendiri, sembarangan aja" ucap al kezal karena anel mengira itu makanan dari luar,padahal al sudah capek capek memasknya


"Bukannya tak boleh kita menilai sesuatu dari penampilannya" ucal anel


"Kalau begitu kau cicip ,makan yg banyak jarang jarang kau bisa memakan masakan ku lagi kan" ucap al sambil mengambilkan anel nasi dan lauknya.


"Bukannya kita akan menikah, suatu saat nanti aku akan makan masakan mu" ucap anel dengan polos.


Anel tak tau kalau perkataannya itu memiliki arti lain untuk al, al seketika memerah dengan perkataan anel.


*


*


*


#**maaf typo di mana mana


#tinggalkan like dan koment,jangan lupa di vote

__ADS_1


*TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA***


__ADS_2