Cinta Wanita Barbar

Cinta Wanita Barbar
Apartemen dan segala cinta


__ADS_3

mereka sampai dirumah utama, dan langsung di sambut dengan sangat senang oleh kedua orang tua juliyanti dan mereka langsung disuruh istirahat karna waktu sudah malam, lupakan balada sandal hotel Sekarang mereka sudah bobo dikamar tanpa ritual yiha yiha, karna juliyanti masih datang tamu tak di undang..


saat tengah malam juliyanti pun menggeliat karna merasakan perut nya lapar.


"egghh,, lapar banget" suara nya serak dan berhasil membangun kan ade ripa


"kenapa sayang?" ade ripa mengucek mata nya karna merasa masih ngantuk dan ke sadaran nya belum kumpul sepenuh nya..


"Aku lapar" ucap juliyanti sambil mengerucutkan bibir nya..


"Kamu mau makan apa?" sambil mengelus pipi juliyanti dengan lembut


"Mie rebus, tapi aku takut ke dapur sendirian" biasalah yah pengantin baru, masih pengen nya apa apa berdua, coba kalo sudah 5 tahun menikah pasti apa apa gak mau di ribetin..


mereka pun turun bersama ke dapur, dan memasak mie rebus. juliyanti memang sengaja tidak ingin membangunkan bi amah kalo hanya sekedar memasak mie rebus.


setelah kenyang mereka kembali ke kamar dan tidur kembali. juliyanti sangat tidak membatasi jam makan malam, karna dia type orang yang suka makan tapi tidak gemuk gemuk.


.


.


.

__ADS_1


pagi hari juliyanti sudah mengemaskan barang barang yang akan dia bawa ke apartemen yang akan menjadi tempat tinggal nya itu dengan ade ripa, sedangkan di bawah di dekat kolam renang ade ripa sedang bersantai bersama papah johan dengan menikmati secangkir teh..


"ade ripa, apa kamu yakin ingin tinggal di apartemen mu? papah bisa membelikan mu rumah jika kamu mau." ucap papah sambil me minum teh hangat


"Aku yakin pah, karna aku ingin mandiri, aku ingin membeli rumah sesuai keinginan juliyanti dan memakai uang hasil kerja keras ku" langsung dibalas senyuman oleh papah johan, dia sangat beruntung mendapatkan menantu yang tidak ingin hidup di bawah kekayaan orang tua.


.


.


.


jam sudah menunjukkan 13.00 mereka pun berpamitan untuk pergi ke apartemen karna takut nya juliyanti tidak sempat membereskan barang barang jika berangkat sore, belum lagi besok juliyanti dan ade ripa sudah mulai sibuk untuk bekerja di kantor masing masing papah nya..


"Jaga anak papah baik baik yah" ucap papah johan yang mengelus rambut ade ripa yang sedang bersalaman ke pada nya..


"Baik pah, kami pamit dulu, kami akan sering sering main kemari jika hari libur. " langsung dibalas senyuman oleh kedua orang tua juliyanti.


mereka pun pergi meninggalkan pekarangan rumah megah itu, me lewati kerumunan kota yang amat panas di siang hari..


setelah 40 menit mereka sampai di apartemen, juliyanti Langsung membereskan barang barang yang dia bawa dari rumah agar nanti malam tidak perlu membereskan nya lagi..


"Sayang, kamu mau makan apa nanti malam biar aku masakin" ucap juliyanti yang sedang sibuk di dapur, juliyanti membuka kulkas dan tersenyum bahagia karna ade ripa sudah menyiapkan bahan makanan yang mungkin cukup untuk satu bulan

__ADS_1


"Aku maunya makan kamu" sambil memeluk juliyanti dari belakang


"ihh kamu, mesum" juliyanti mengerucutkan bibir nya dan langsung di ci*m oleh ade ripa yang awalnya lembut berubah menjadi luma*an hingga membuat empu nya hampir kehabisan nafas, setelah puas di bibir dia langsung membuka kancing kemeja longgar yang di pake juliyanti mencari cari semangka kesukaan nya dengan tangan nya..


"emmhhh" desah juliyanti tertahan karna tidak ingin terdengar oleh ade ripa..


juliyanti pun sadar bahwa mereka sedang di dapur lalu mendorong ade ripa dengan pelan.


"iii sayang, kamu mau makan apa?" ucap nya kembali dengan muka cemberut hingga membuat ade ripa nyengir kuda.


"aku mau makan apa aja yang istri aku masak" ucapnya kembali..


juliyanti pu memasak sayur sop, tidak lupa sambal terasi kesukaan nya untuk makan malam.


.


.


.


.


jangan lupa like yah dan vote sebanyak banyak nya💓

__ADS_1


__ADS_2