Cinta Wanita Barbar

Cinta Wanita Barbar
memperkenalkan dengan keluarga


__ADS_3

saat selesai acara tunangan gofur langsung menarik tangan anisa.


"Nanti dulu pulang nya aku yang antar" ucap gofur.


dari kejauhan papah nisa melihat anak nya ada disitu, dengan berpakaian sama dengan pihak keluarga ade ripa pranata.


"Nak" Riyan menyapa anak nya.


"Loh kamu disini nak, kenapa memakai baju seperti keluarga?" tanya mamah nisa kepada anaknya.


"Iyah mah pah, aku disini ini pacar aku" anisa memperkenalkan gofur kepada mamah dan papah nya.


"Loh ini anak pak ade ripa pranata bukan yah?" tanya Riyan kepada gofur.


"Iya om, saya pacar nya anisa dan saya akan datang kerumah om secepatnya untuk melamar anisa" Dengan percaya diri gofur berbicara seperti itu.


Ade ripa dan juliyanti yang ada di belakang nya langsung kaget.


"Hah,, melamar? maksudnya gimana ini bang?" juliyanti bertanya dengan kaget kepada anaknya.


"Iya mom, ini yang waktu itu aku ceritain. Aku akan melamar anak dari om Riyan. " Gofur menjelaskan nya kepada kedua orang tua nya.


"Akhirnya kita akan besanan pak" Riyan menepuk pundak ade ripa. ade ripa mengangguk senang.


Akhirnya sekarang abang gofur udah enggak jomblo lagi. presiden jomblo mau punya istri niiih..

__ADS_1


setelah perkenalkan singkat itu antara dua keluarga akhirannya gofur mengantar anisa pulang.


sementara cherly diantar Gofar dan neta dengan wahyu pulang bersama ke rumah keluarga pranata.


"sayang,, sekarang kamu resmi punya aku tinggal selangkah lagi kamu jadi milik aku seutuh nya" Wahyu mendekati neta dan hendak menc**m bibir neta.


Neta yang belum pernah ber ci**an hanya mundur sementara wahyu memepet hingga ke kaca mobil.


"abang apaan sih" neta mendorong wahyu dan wahyu langsung tersadar bahwa dia sudah hampir saja kelepasan.


"Maaf sayang, aku akan jaga ***** aku sampe kita halal" wahyu mengelap wajah nya dengan kasar.


neta hanya tersenyum menatap wahyu lalu memeluk wahyu.


neta turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah.. wahyu pun langsung pulang ke rumah nya.


.


.


dari kejauhan yuna mendekat ke arah neta.


"Selamat yaaa,, Arneta dwi pranata yang masih kecil udah tunangan" Ucap yuna sambil menatap neta dengan nyalang.


"Terimakasih ade kelas ku" neta menanggapi yuna dengan senyuman santai.

__ADS_1


"Oiya gue penasaran deh, kok lu masih kecil udah tunangan jangan jangan lu hamdul yah!!" yuna lagi lagi berusaha mengundang kemarahan neta.


Neta yang masih sabar cuman diam tanpa berkata sementara beberapa siswa sudah berkumpul mengelilingi neta dan juga yuna.


"Gini ya ade kelas aku, urusan aku ya urusan aku.. Aku gak rugiin kamu juga kan" Yuna yang merasa di rendahkan karna ucapan neta menatap tajam neta.


"Tapi sekolah ini kan wajib tau alasan murid nya ingin buru buru menikah!!" lagi lagi yuna berusaha memancing emosi neta yang sudah tak terbendung.


Neta yang merasa tidak penting meladeni yuna memilih pergi namun saat mau pergi yuna memasang kaki nya agar neta tersangkut kaki yuna dan jatuh..


buugggg "Aduh, kamu apa apaan sih yuna!" neta mulai berteriak ke arah yuna.


neta berdiri dan langsung menarik baju yuna hingga robek.


"Aku dari tadi sabar ngadepin kamu, jangan pernah bangunin macan yang sedang tidur yuna!" neta menjambak dan mendorong yuna hingga jatuh.


neta yang berusaha sabar sudah tidak bisa lagi, berubah jadi wanita yang bar bar neta menduduki yuna di gampar nya wajah yuna hingga babak belur.


Tak lama guru berdatangan memisahkan pergulatan hebat antara neta dan yuna.


neta dan yuna di bawa ke ruang BK.


.


.

__ADS_1


terimakasih yang sudah mampir,, jangan lupa tinggalkan jejak.. happy readingšŸ¤—


__ADS_2