
hariini neta beserta keluarga sedang persiapan untuk acara pernikahan neta dan juga wahyu. terlihat Cherly dan juga anisa sedang sibuk membantu.
di gedung pernikahan sudah ada katering dan juga yang akan mendekor karna besok akan di adakan acara pernikahan maka hariini sedang sibuk sibuk nya.
undangan untuk para keluarga dan juga kolega bisnis sudah di sebar seminggu yang lalu. neta walaupun sibuk untuk acara perpisahan tetap tidak lupa mengingat acara pernikahan mereka.
"Dede ini katering nya di cicipin satu satu dulu, biae nanti kita juga ikut milih" cherly menarik tangan neta untuk mencicipi satu persatu.
karna gofar gofur dan juga wahyu sedang sibuk memilih pelamninan di ruang rapat juga bersama daddy ade ripa dan kedua sahabat daddy nya.
"Iya ka, aku mencicipi dulu" neta mencicipi semua hidangan disana.. saat dia melihat lalaban dan sambel terasi bukannya mencicipi malah dia habiskan.
"Yaampun dede" cherly dan anisa memekik bersamaan dan menepuk jidat. neta cuman nyengir kuda.
Akhirnya cherly dan anisa yang mencicipi semua nya, mereka memilih menu nya hingga dua belas menu yang mereka pilih.
"yasudah sekarang menu sudah beres kita ke mommy yuk, liat mommy yang lagi jajal pakaian buat besok" Ajak cherly disana juga ada dina dan juga eka. Biasalah para ibu ibu akan ada waktunya bersama apalagi acara seperti ini pasti mereka habiskan untuk ngegibah.
saat neta dan cherly melewati ruangan tempat gaun neta dan pakaian wahyu di simpan untuk di pakai besok samar samar mereka mendengar suara orang tertawa.
__ADS_1
"Suara apa itu de?" cherly ketakutan karna dia kira itu suara hantu. "iyaa itu suara apa?" timpal anisa dan bersembunyi di balik tubuh neta begitupun dengan cherly.
neta dengan takut takut mendekat kearah pintu untuk mengintip, betapa terkejut nya dia melihat yuna ada disana. "Yuna, sedang apa dia" neta bisik bisik kepada cherly dan juga anisa.
"Yuna? apa yang dia lakukan" cherly menyingkirkan neta dan penasaran mengintip sendiri. tidak kalah terkejut cherly langsung membuka pintu dan melihat gaun yuna sobek sudah ancur menjadi pecahan beberapa kain.
"Apa yang kau lakukan" teriak anisa yang baru masuk membuat yuna terkejut.
yuna mau lari tapi sudah di jegat duluan oleh cherly.
"Jelaskan apa yang kau lakukan!" timpal cherly. yuna ketakutan saat melihat neta memasang wajah yang tidak bisa di artikan sama sekali.
"Dasar wanita tidak waras!!!!! " teriak neta dan langsung menonjok hidung yuna hingga berdarah. "Aku sudah muak dengan kelakuan kotor kamu yuna!" neta lagi lagi menarik rambut yuna menyeret nya keluar dari ruangan itu dan membawa nya ke hadapan semua orang.
orang orang yang melihat neta menarik manusia melalui rambutnya dengan tangan nya dengan darah mengalir deras di hidung nya berusaha melepaskan tangan neta takut nya rambut terlepas dari kepala yuna. darah menetes dari telapak tangan neta akibat tajam nya rambut dan kuatnya menggenggam.
"Dede lepasin!" Gofar sudah berteriak namun semua ucapan yang meneriaki neta tidak di dengar olehnya.. Yuna sudah meringis kesakitan dan yuna sudah bergetar ketakutan.
yuna memanglah suka membuat ulah, namun kalo sudah di lawan nyali nya menyiut biasanya mamih nya yang membantu nya membuat ulah tapi kali ini mamih nya sedang tidak ada di sini.
__ADS_1
"Dede ada apa, kenapa begitu marah?" juliyanti mendekati anak nya yang habis menghempaskan tubuh yuna hingga terperosok kebawah.
Bukannya menjawab neta malah memanggil daddy nya "Daddy telpon polisi dan pecat papih nya" ucapan neta berhasil membuat yuna tambah ketakutan. yuna tidak mau di penjara apa lagi harus menerima kenyataan papih nya di pecat.
"Tapi ini ada apa de? semuanya harus jelas" Gofur berusaha mengintrogasi adik nya karna bisa neta yang di penjara jika melihat yuna seperti ini tanpa ada penjelasan.
"Dia merusak gaun ku, dia juga meneriaki aku, bahkan berkali kali dia mengganggu ku di sekolah hingga aku di score" neta menatap tajam ke arah yuna. "Aku juga tidak tau salah ku dimana, aku hanya pernah tanpa sengaja menabrak mobil nya karna dia berhenti mendadak" neta menjelaskan semua nya.
"Baiklah daddy lakukan sekarang" Ade ripa yang tau anak nya ini sudah kehilangan ke sabaran langsung buru buru menelpon polisi dan memecat papih yuna.
Papih yuna yang mendapat kabar dirinya di pecat secara tidak hormat karna anak nya selalu mengganggu anak dari atasannya ini, langsung menyalahkan mamih nya yuna.
"Kerjaan kalian hanya selalu membuat ulah, sekarang kita akan kehilangan segalanya terlebih semua fasilitas ini fasilitas dari perusahaan" papih yuna berteriak hingga membuat mamih yuna menangisi kebodohan nya dan anak nya.
setelah berdebat polisi menghubungi mamih yuna dan mereka pun buru buru untuk datang ke kantor polisi.
.
.
__ADS_1
terimakasih yang sudah mampir jangan lupa tinggalkan jejak, happy Reading 🤗❤