
Di dalam ruangan BK yuna dan neta di pisahkan tidak di dudukan dalam sofa yang sama.
"Liat aja urusan kita belum selesai neta" bentak yuna dari kursi pojok kiri.
"Gua tunggu pembalasan lu yun!" neta menyauti dari kursi pojok kanan.
guru yang ada di ruangan BK sangat pusing di buat yuna dan juga neta.
"Kalian ini bisa diam tidak!" guru BK menggebrak meja dan menatap tajam yuna dan juga neta.
"Tidaaaak!!! " neta dan yuna menjawab bersamaan lalu saling membuang muka untung saja ke bawah, coba kalo ke kiri dan ke kanan udah ke jeduk dah, karna mereka ada di pojok.
"Begini saja, ibu akan hubungi orang tua kalian ibu akan bicara dengan orang tua kalian" Guru BK menghubungi juliyanti dan mamih nya yuna.
setelah beberapa menit juliyanti sampai duluan, dia melihat dari pintu ruang BK penampilan anak nya yang acak acakan seperti ratu singa malah tertawa geli.
sementara mamih yuna yang baru datang langsung berlari menuju anak nya.
"Apa yang kamu lakukan terhadap anak saya?" mama yuna histeris melihat anak nya babak belur sampai bengkak di bagian mata dan mengeluarkan darah di bagian sudut bibir.
__ADS_1
"Ini semua gara gara cewek bar bar itu mih,, sampe aku bingung dia itu di kasih makan apa sama mommy nya hingga menjadi bar bar" yuna menatap nyalang ke arah neta yang hanya cekikikan.
"Anda ajari anak anda, jangan mentang mentang anda keluarga kaya anda menjadi tidak bisa mendidik anak perempuan anda hingga bertingkah seperti pereman! saya jadi curiga jangan jangan anak anda menikah cepat juga karna hamil duluan!" Mamih yuna saat ini menghina dan menatap neta bagaikan sampah dia tidak tau bahwa disini salah yuna.
Guru BK memanggil ketua OSIS yang saat itu ada di situ untuk menjadi saksi.
"Mohon maaf ibu ibu, saya mohon kalian tenang dan duduk di samping anak kalian masing masing." Guru BK meredam amarah dari mamih yuna dia makin takut kalo ujungnya bukan cuman anak nya yang ribut bisa bisa mak mak rempong ini nanti yang saling tinju hingga ke angkasa.
mon maap author jadi berhayal, lagian juliyanti gak sekuat itu ko ninju orang sampe melayang ke angkasa. oke kita kembali ke alur cerita.
"Anita, ibu mau tanya apa kamu lihat kronologi terjadinya insiden saling jotos ini?" guru BK yang sudah bener bener pusing sudah tidak bisa lagi menginterogasi dengan benar.
"Bohong bu bohong,,, kak anita membela neta karna dia teman sekelas nya bu!!" yuna mengelak dan membela diri sendiri.
"Yuna! aku disini ketua OSIS aku akan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi aku tidak berbohong kamu lah yang memulai nya" anita yang marah langsung membentak yuna.
"Jaga ucapan kamu!" mamih yuna membela anak nya.
saat gaduh di ruangan BK juliyanti dan juga neta hanya tersenyum, juliyanti tidak akan marah karna dia tau sifat anak gadis nya ini seperti apa cuman dia merasa nyesal dulu pernah bar bar karna di hadapan nya sekarang bukti dari keturunan nya.
__ADS_1
Juliyanti geli sendiri melihat wajah yuna yang acak acakan karna perbuatan anak gadis nya itu.
"Oke sekarang saya sudah mendengar saksi berbicara, disini yang salah yuna namun saya juga tidak bisa sepenuhnya menyalahkan yuna karna disini neta juga membuat yuna terluka.
saya putuskan untuk meng score yuna satu bulan dan neta dua minggu" ucap guru BK cuman gak ngetok palu aja karna dia bukan hakim.
"Gak bisa gitu dong bu" yuna langsung membantah dan di tarik keluar oleh mamih nya.
juliyanti dan neta pun pamit pulang kepada guru BK juliyanti langsung menghampiri mamih yuna.
"Ibu yuna yang terhormat! saya dan anak saya paling tau etika bukan seperti Anda jadi saya minta anda jaga ucapan anda saat di hadapan saya jika anda tidak mau menyesal"
mamih yuna hanya mampu menganga saat mendapat bisikan sadis dari juliyanti sementara neta meledek yuna dengan senyum penuh kemenangan.
.
.
Terimakasih yang sudah mampir, jangan lupa tinggalkan jejak yaa... happy reading 🤗
__ADS_1