Cinta Wanita Barbar

Cinta Wanita Barbar
perang Dunia ketiga


__ADS_3

Pagi hari pasangan suami istri yang sedang tersenyum bahagia karna habis melakukan ritual yiha yiha saat mandi bareng tadi pagi itu pun sedang di meja makan untuk sarapan pagi karna mau berangkat ke perusahaan.


"Sayang kamu jangan terlalu capek yah disana jangan ngerjain pak mamat terus" ucap ade ripa sambil mengelus lembut pucuk kepala sang istri.


"iya sayang" jawab juliyanti sambil tersenyum bahagia "Oiya jangan lupa pulang ngantor jemput nya lebih awal kita akan ke dokter kandungan" ucap juliyanti langsung dibalas anggukan oleh ade ripa


.


.


setelah sarapan ade ripa seperti biasa mengantar sang istri dulu ke perusahaan mertua nya baru dia menuju perusahaan nya untuk bekerja seperti biasanya. rencana cuti juliyanti kalo usia kandungan nya sudah 7 bulan.


.


.


sekarang juliyanti sudah sampai di ruangan nya seperti biasa dia berkutat dengan berkas berkas karna banyak kasus lagi yang sedang dia dan kedua sahabat nya tangani, mereka bertiga ini pengacara handal yang sedang boming bikin mundur pengacara lain kalo sudah berhadapan dengan mereka bertiga.


waktu makan siang pun tiba seperti biasa mereka makan bakso kesukaan nya dengan sambal yang tidak bisa di itung oleh sendok sangking mereka bertiga ini para penggila pedas mampus.


"Bu bakso nya tiga seperti biasa" ucap dina sambil duduk di kursi, namun juliyanti pun seperti biasa dia makan bakso dengan porsi yang banyak dan mangkuk besar karna kalo mangkuk biasa tidak akan kenyang!!


mereka memakan bakso itu dengan sangat lahap. hingga bikin pak mamat ngilu membayangkan betapa pedas nya bakso yang dimakan ketiga perempuan populer dan bikin para pegawai lelaki bengek karna kecantikan nya itu.


setelah istrahat mereka melanjutkan kesibukan nya lagi hingga jam pulang kantor. seperti biasa juliyanti menunggu sang suami kesayangan nya itu di lobby kantor.

__ADS_1


"Lama ya nunggu aku" ucap ade ripa lembut langsung memeluk sang istri "tidak ko sayang aku baru turun" ucap juliyanti.


mereka berjalan beriringan menuju parkiran mobil, setelah beberapa menit mereka sampai di tempat dokter kandungan untuk USG.


"wah bapak ade ripa pranata dan bu juliyanti pranata, sudah kesini lagi untuk memeriksa jenis kelamin baby twin ya " ucap suster yang akan mengantarkan mereka berdua ke ruangan dokter "iya Sus" ucap juliyanti tersenyum


"ayo silahkan masuk pak bu, dokter sudah menungu di dalam" sambil membuka kan pintu.


"Selamat sore dok" ucap ade ripa sambil menjabat tangan dokter


"sore Pak ade ripa pranata" sambil tersenyum dan langsung mempersilahkan duduk.


dokter pun langsung memeriksa jenis kelamin baby twin, "Wah pak bu, jenis kelamin nya laki laki " hingga membuat ade ripa dan juliyanti tersenyum bahagia. mereka akan mempunyai putra 2 sekali gus sekarang sudah ada 2 ade ripa junior, tinggal juliyanti junior lagi yang belum.


mon maap abang ganteng jangan traveling dulu, kasian momy nya anak anak masih belum melahirkan dan siap siap abang ganteng puasa 40 hari, setelah mommy nya anak anak melahirkan!!


"Sayang aku bahagia" ucap ade ripa sambil berjalan di depan rumah dokter, sambil merangkul pinggang sang istri "Aku juga bahagia" ucap juliyanti


saat sedang bercanda tertawa bersama tiba tiba lisa dan bela mendorong juliyanti dari arah belakang hingga membuat juliyanti terjatuh langsung di tangkap oleh sang suami.


"Awww" juliyanti langsung memegang perut nya untung saja tidak langsung jatuh ke bawah


"Kamu gila hah?" ucap ade ripa berteriak emosi karna khawatir langsung dibalas gelak tawa oleh lisa dan bela


"Wanita bar bar lemah!! " ucap bela mengejek langsung dibalas tatapan tajam oleh ade ripa

__ADS_1


bela memang tidak tau kalo juliyanti sedang mengandung dia di kompor kompori lisa karna lisa iri dengan juliyanti dan satu satu nya cra untuk membalas dendam dia memperalat bela.


juliyanti yang sudah tidak tahan ingin berbuat lebih pun langsung maju dan menghadiahkan bogem mentah tepat di pipi mulus bela hingga mengeluarkan darah segar dari bibir sang model. hingga membuat ade ripa membelalakan matanya.


"dasar wanita bar bar" bela yang tidak Terima langsung mencakar pipi mulus juliyanti.


"Sa-sayang kamu tidak papa" ucap ade ripa ragu mengelap darah segar yang mengalir di pipi mulus istrinya itu


"Aku sudah memperingati mu untuk berpisah dari kekasihku" dengan tidak tau malu nya masih saja bela menyebut ade ripa sebagai kekasih nya


"Cukup!!!! kamu bel, jangan pernah lagi menyentuh istriku, karna dia sedang mengandung anak ku, dan lagi kamu tidak lebih dari seorang sam**h dimata ku, yang pergi meninggalkan ku hanya demi sebuah karier" bentak ade ripa emosi hingga membuat sang istri tersenyum tidak memperdulikan darah segar di pipi nya


bela yang masih mematung karna tidak percaya harapan nya pupus pun menteskan airmata tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


"Sudah bel kita pikirkan bagaimana cara nya menghabisi wanita bar bar beserta anak nya itu" ucap lisa seperti sedang berbisik layaknya iblis.


"Apa tidak keterlaluan kalo harus menghabisi nya? " ucap bela dengan ragu


"Tidak kau tenang saja" ucap lisa sambil tersenyum


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa like yah mentemen tinggalkan vote juga🤗


__ADS_2