
juliyanti pulang ke apartemen dengan luka di pipi yang darah nya masih mengalir.
"Apa sakit sayang" ucap ade ripa sambil mengusap lembut dengan tisu
"hemm pelan pelan sayang ini perih" ucap juliyanti dengan meringis karna sakit.
ade ripa mengobati luka di pipi sang istri dengan sangat telaten dia merasa bersalah karna ini semua ulah perempuan yang pernah dia cintai itu.
setelah selesai, ade ripa pun langsung mengajak sang istri untuk mandi bersama, namun kali ini tidak ada adegan yiha yiha yang bikin momo selalu menggerutu yah karna ade ripa tidak tega melihat sang istri dengan luka di pipi.
.
.
.
__ADS_1
Di tempat lain lisa yang sedang duduk di caffe sedang menyusun rencana licik bersama bela.
lisa akan menggunakan bela untuk menyakiti juliyanti tanpa harus mengotori tangan nya sendiri, sifat iri nya yang makin menjadi itu membuat mata dan hati nya.
"Bel bagaimana kalo kita menjebak juliyanti" ucap lisa
"Tapi aku takut kalo ade ripa makin benci sama aku sa.. secara aku mau ade ripa balik sama aku dengan cara ku sendiri" ucap bela dengan sedikit ragu
"Lu tenang aja bel, gue bakal atur semuanya lu tinggal Terima beres, lu akan dapat kan ade ripa kembali" hasut lisa padahal kenyataan nya lisa ingin membalas dendam dan jika juliyanti sudah tersingkirkan dia yang akan mendekat ke ade ripa bukan bela.
.
.
.
__ADS_1
esok hari juliyanti menjalani kegiatan seperti biasanya yang beda hanya plester luka yang nempel di pipi mulus nya hingga membuat eka dan dina geram saat mengetahui kebenarannya.
jam makan siang tiba tiba juliyanti dapat pesan dari nomer tidak di kenal.
"Nona, tuan ade ripa menyuruh saya menjemput anda di lobby, sekarang saya sudah di bawahbawah" juliyanti yang tidak menaruh curiga pun langsung pamit kepada ke dua sahabat nya, karna dia dan kedua sahabat nya pikir itu salah satu rencana abang ganteng untuk memberi kejutan makan siang untuk Juliyanti.
juliyanti pun memasuki mobil yang menjemput nya, mobil berjalan ke arah fila di pinggiran kota hingga membuat juliyanti bertanya karna merasa ada yang janggal.
"Suami ku di mana? " tanya nya yang langsung di jawab oleh sang supir "Ada di dalam nona" juliyanti pun masih berpikir positif mungkin saja didalam ada pesta yang meriah menyambut ke datangan nya.
dia berjalan membuka pintu tanpa di duga buggg suara pukulan memukul pundak juliyanti hingga menyebabkan hilang kesadaran.
beberapa menit berlalu juliyanti membuka mata namun di sekitar nya gelap seperti gudang bukan surprise seperti yang dia bayangkan dia pun berteriak meminta tolong..
muncul lah kedua wanita sambil tertawa terbahak bahak.. "Halo wanita barbar" ucap bela yang dibalas tatapan tajam oleh juliyanti
__ADS_1
"Lepasin gue Ba***at!!!! " teriak juliyanti yang dibalas gelak tawa lalu bela mendekat langsung meraih dagu juliyanti sambil berbicara "Sudah gue kasih tau kalo lu jauh jauh dari kekasih gue, tapi lu bud** gak dengerin apa yang gue ucap, jadi lu nikmatin tidur bersama tikus tikus di tempat ini sebelum gue siksa lu sampe lu gak akan bisa sebut nama gue lagi" ucap bela yang langsung meninggalkan juliyanti di ruangan itu sendirian..