
beberapa minggu telah berlalu neta juga sudah kembali bersekolah dan juga Sudah mulai ujian.
sementara gofur sedang memilih cincin di toko berlian, gofur men design sendiri cincin nya yang ada nama dia dan juga anisa.
"Mom kira kira yang mana yang cocok untuk anisa" gofur berbelanja di temani juliyanti dan juga cherly.
karna cherly libur syuting jadi dia menyempatkan untuk ikut dengan camer memilih cincin untuk saudara kembar pacar nya.
"wah ini bagus banget neon" ucap cherly menatap cincin berlian yang sangat indah itu.
"Aku kapan yah mom di lamar sama ondrong" cherly berbicara itu tanpa di sengaja dia keceplosan lupa tempat dan waktu.
juliyanti hanya cekikikan, memang lah cherly ini sangat akrab dengan juliyanti karna suka ceplas ceplos.
"Yaudah bang, ayo kita pulang kita harus nyiapin seserahan juga untuk lamaran kamu" juliyanti mendahului gofur dan cherly lalu mereka menyusul juliyanti untuk masuk ke mobil.
.
.
__ADS_1
sementara di tempat lain anisa sedang mempersiapkan acara lamaran nya di rumah, sudah ada tukang beground untuk memasang hiasan atas nama dia dan juga gofur.
"Gak nyangka ya anak mamah akhirnya mau di lamar orang" mamah anisa memegang pundak anisa seraya meneteskan airmata haru.
"Iya mah, aku bersyukur bisa di lamar dengan orang yang aku cintai dia memiliki kepribadian yang baik dan penyayang" anisa menjawab sambil tersenyum.
malam hari rombongan keluarga ade ripa dan para sahabatnya sudah berdatangan ke rumah anisa, gofur sudah deg degan pengen buru buru liat calon istri yang bentar lagi akan dia pinang.
"Sabar bro!! anisa gak akan kabur" celoteh wahyu hingga membuat gofar tertawa.
"Ondrong belum rasain sih gimana ngelamar jadi dia bisa tertawa" gofur menjawab wahyu ketus sekaligus meledek gofar.
"Tenang bro nanti gua ngelamar cherly biar robek spanduk barengan sama lu" gofar menggoda saudara kembarnya hingga membuat wahyu tertawa terpingkal pingkal.
"hati hati lu kalo robek spanduk ade gue" gofar mewanti wanti wahyu.
"Tenang aja bro gua jamin neta bakal minta lagi" wahyu memang nyeleneh hingga membuat gofar dan gofur kembali tertawa.
kali ini tawa mereka sangat keras hingga terdengar oleh orang lain.
__ADS_1
"Kalian ini apaan sih" Dina menatap kearah anak anak bujang itu mereka bertiga hanya mampu diam tanpa tawa lagi.
selang beberapa menit neta dan cherly turun membawa calon istri gofur. Anisa memakai gaun biru muda yang senada dengan make up nya yang natural tidak terlalu tebal.
"Cantik banget" gofur berbicara tanpa sadar hingga membuat wahyu dan gofar tertawa.
gofur yang menyadari dia keceplosan langsung berdehem untuk menetralisir rasa gugup nya.
"Abang, gimana cantik gak ka nisa" neta menggoda gofur dan gofur berlagak jaim hanya menanggapi dengan senyuman padahal dia udah pengen nari Jingkrak jingkrak konyol.
setelah anisa datang prosesi lamaran di mulai dan tidak lupa mereka tukar cincin. terlukis kebahagiaan di wajah anisa dan juga gofur.
tidak lupa mereka semua mengabadikan momen itu dengan mempotret nya dan meng upload sosial media.
lagi lagi yuna yang melihat postingan neta di sosmed bersama wahyu mendecih iri ingin melemparkan ponsel nya ke lantai.
huuu yuna sok sok an pengen lemparin ponsel gak inget tuh ponsel kreditan,, canda kredit...
.
__ADS_1
.
Terimakasih yang sudah mampir jangan lupa tinggalkan jejak, happy readingš¤