Cintai Aku Mas

Cintai Aku Mas
PART 2


__ADS_3

maap yaaa ini cerita amatir ku gaissss๐Ÿ˜ž


jangan lupa follow IG ku yaa @liiiyyyya7๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š


Ayam jantan berkokok membangunkan tidurku, Suara azdan mbah Mad masih terdengar sayu, Mata ku masih sembab.


Kabar tentang aku menampik 26 orang kian menyebar kesana kemari, Aku tetap berjalan melangkah. Hari ini kuurungkan niat untuk ke pasar, aku hanya mebawa mukena tasbih dan juga Qur'an. Aku berniat ke Makam tempat aku mengadu.


Kuhempaskan tubuh mungilku di penginapan putri, Kuambil air wudhu. Kubuka lembar demi lembar namun air mataku kian berjatuhan. Entah tetesan Cinta bercampur dosa,Ataukah dosa terselubung dalam cinta.


60 menit sudah berlalu terdengar ratusan santri berbondong bondong menempatkan diri, Ada yang sibuk membaca kitab suci, Ada yang dengan merdu menghafal Nadzom, Ada pula yang kian khusuk merapal do'a . pemandangan ini begitu indah Ya Allah... aku ingin bersuamikan seorang santri .


Aku sudah berniat siapapun yang melamarku kali ini akan aku terima apapun resikonya.


Sebulan sudah berlalu sejak kejadian itu, rumor tentangku kian berhamburan mereda. Aku berniat ke rumah pakde. Sampai disana budhe langsung memeluk erat tubuhku. Aku terisak,


"Nduk kenapa kamu tak terima lamaran kemarin? kamu mau cari yang bagaimana lagi?" Tanya budhe


"Mai ndak minta yang bagaimana-bagaimana budhe, Mai hanya Takut mas Alex itu sudah beristri 3. sanggupkah dia untuk adil? bisakah Mai selalu taat dam tawadhu' menjadi seorang istri? ketika Mai sudah menikah maka yang harus Mai taati bukan Ibuk lagi. Ibuk sudah menjadi nomor dua.


"Benar sekali kamu nduk ...Bahkan dalam kitab Uqudulijain karya Syaikh Muhammad Bin Umar Nawawi ketika seorang istri tidak diijinkan pergi maka tak boleh pergi sekalipun orang tuanya meninggal."


Nabi Muhammad bersabda :


"Bahkan burung-burung,ikan,malaikat,matahari

__ADS_1


,bulan semua memohonkan ampun istri yang taat kepada suami "


Aku mulai bersemangat mendengar cerita budhe seperti mendapat kekuatan baru, bak tanaman yang layu tersiram hujan segar kembali.


"Nduk cah ayu.. Dalam kitab Ikhya' Ulumuddin karangan imam ghozali dan juga ada pada kitab Uqudulijain diterangkan:


Pada suatu hari ada laki-laki (suami) yamg akan bepergian dan memberi wasiat (Janji) kepada istrinya. Agar tidak pergi kemanapun dengan alasan apapun. Setelah kepergian Suaminya mendadak bapaknya sakit dan wanita itu sangat ingin menjenguknya .


kemudian wanita itu menyuruh orang untuk menanyakan kepada baginda Nabi Muhammad SAW, tentang permasalahanya .


"Lalu apakah Nabi menginjinkan wanita itu budhe?" tanyaku


"Tidak nduk Nabi bersabda agar wanita itu tetap menaati suaminya, Setelah beberapa waktu bapaknya meninggal dunia nduk. Setelah menanyakan kepada Baginda Nabi jawabannya tetap sama Melarang wanita itu menjenguk bapaknya yang sudah tiada"


"Iya nduk namun setelah bapak nya dimakamkan Rasulullah bersabda bahwa bapaknya telah diampuni segala dosanya seizin Allah karena ketaatan seorang istri kepada suami "


Aku terbelalak masih terkagum dengan kisah yang budhe ceritakan ..


"Banyak banyak berdoa nduk. Insyaallah yang terbaik akan datang pada waktunya"


Aku bernafas dengan lega, kepiluan yang lalu sudah kulupakan, Semilirnya angin kian membuat hatiku tentram. tak terasa aku sudah 3 hari menginap di rumah budhe, Aku berpamitan untuk pulang.


"Wah mbak Mai Alhamdulillah ya Akhirnya pulang-pulang sudah ada pasangan" sapa mbok mijem


"Tapi nikah ko gaada calon pengantin perempuanya nikah macam apa itu.. tidak wajar" sahut mbok minah

__ADS_1


"Yo maklum to jenk senajan wong pinter lah wong perawan tuwek dapet karma karna keseringan nampik lelaki. Ada lelaki kaya malah ditolak lah kapok sekarang cuman dapet cah pondokan "


"Njih mbok. permisi" aku hanya mengangguk tak maksud apa yang dibicarakan mbok mijem dan orang-orang . menikah? tidak ada calon pengantin wanita? Dapat anak pondokan? Lantas apa maksudnya Ah mungkin mereka sedang bercanda .


Aku berjalan pulang, Di Depan rumah terdengar sangat ramai. Bau melati semerbak menyambutku Sanak saudara sudah berkumpul, Mobil dan motor berbaris rapi, rumahku berhiaskan bunga. Budhe dan ibuk menjemputku.


"Nduk cah ayu kae loh suamimu, Kalian sudah resmi menikah .. ganteng sekali dia cah pondok an loh.. Sama toh kayak doamu dulu"


Jantungku berdegup kencang. Urat nadiku serasa patah, dadaku sesak. Mungkinkah Aku sudah menikah tanpa sepengetahuanku? Apakah ini mimpi? memang aku tahu Dalam agama diperbolehkan


( ูุฑุน ) ูŠุดุชุฑุท ููŠ ุตุญุฉ ุนู‚ุฏ ุงู„ู†ูƒุงุญ ุญุถูˆุฑ ุฃุฑุจุนุฉ ูˆู„ูŠ ูˆุฒูˆุฌ ูˆุดุงู‡ุฏูŠ ุนุฏู„


โ€œDan disyaratkan dalam keabsahan akad nikah hadirnya empat orang yakni : wali, calon pengantin putra dan dua orang saksi yang adilโ€. itu artinya pengantin putri tak harus hadir dalam penikahanya ... dan itu Sah .


Kakiku tak bisa melangkah .. Bibirku terpaku.. suara yang tadinya ramai tiba tiba hening.. Pandangan Mataku kabur semuanya hitam ..


"Maiiiiiiii ... Paaaaak.... mai pingsan"


semua orang tertuju pada gadis itu ..


kalau kalian suka sama cerita ini aku bakal rajin up yaaa coba komen di bawah๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚


dan kasih saran dong buat author gimana ni๐Ÿ˜๐Ÿ˜


author bakal up tiap hari yaaa jam 18.00

__ADS_1


__ADS_2