Cintai Aku Mas

Cintai Aku Mas
PART 5


__ADS_3

Matahari terbit kembali, Menuangkan semangat baru, Aku bergegas sholat Duha, Sambil menahan rindu, sudah 3 hari tak bertemu. Namun kepalaku pening, perutku mual, Mas hasan masih tugas di Luar kota.


"Nduk kamu masuk angin to..?" tanya budhe yang kebetulan lagi mampir.


" Mboten budhe, cuman sedikit pening sama mual niki"


"Yaudah sarapan dulu"


"Mai kok kepingin makan mangga muda "


"Wahhh iki dirimu ora masuk angin nduk, tapi hamil. sebagai ibu beranak 7 budhe yakin " sambil terkekeh .


"Nanti ibumu biar ke pasar nduk sekalian beliin macem macem.. "


"Hehe njih budhe amin pandongane"


Di kamar aku jingkrak-jingkrak kegirangan , Aku masih tak percaya? benarkah aku hamil?


Ya Allah betapa bahagianya . Wahh nanti gimana ya kalo mas Hasan tau?? ahh aku jadi malu . Perempuan apa laki-laki yaa??? sambil mengelus perutku. pasti ibuk juga seneng sekali. Besok Mas Hasan pulang pasti dia kaget. 😁


Aku mencoba ngabari mas Hasan


"Mas..?"


Belum ada jawaban


"Mas..?"


"Dalem dik..ada apa?"

__ADS_1


" Hehe ndak apa-apa jnengan jadi pulang besuk to?


"Iya dek Insyaallah, Mau dibeliin apa..?


"Mboten kok cepet pulang mawon.. hehe"


Aku juga mengabari Alina kalo aku hamil, Alina langsung kaget kegirangan, dia langsung datang ke rumah dan membawakan beberapa kado peralatan bayi. Ya Allah heboh bgt temenku yang satu ini. Hanya mas Hasan yang belum tau .


Sore harinya Suamiku pulang, di rumah sudah ada budhe,pakdhe, Ibuk, Alin dan kedua keponakanku menyambut mas Hasan . Di meja sudah ada peralatan bayi, baju-baju mungil, jepit pita kupu-kupu. dan juga mangga muda satu Kotak buah.


"Assalamualaikum"


"Wahhh kae nduk suamimu pulang" Kata ibuk


Aku langsung mengahampirinya mencium tanganya dengan manja.


"Loh loh ini ada pa to kok rame sekali" tanya mas Hasan


"Kamu hamil beneran dik?" tanya mas Hasan


"Iya, Mas inget kan malam jum'at kemarin waktu hujan itu? hehehe" aku berbisik di telinga mas Hasan


"Memangnya sudah periksa to..?"


"Belum mas, tapi aku mual terus"


"Yaudah ayo diperiksakan dulu"


***

__ADS_1


Diperjalanan aku hanya terus senyum kegirangan, menikmati gemerlapnya lampu jalanan. Tak henti-hentinya berucap syukur. Tapi Mas Hasan kok kayak ndak seneng ya, biasa saja . Ada apa dengan suamiku ini.


"Mas besok kalau lahiran mending di Rumahsakit atau di rumah aja, sama beli tempat tidur khusus bayi ya mas? "


"Yo besuk to dik kan belum pasti juga, gak usah grusah grusuh kayak anak kecil"


"Mas gak seneng ya Mai hamil?"


aku sudah mulai kesal


"Bukan gak seneng dik"


"Ya trus apa? la wong istrinya hamil aja gak diperhatiin gimana nanti kalo udah punya anak.."


Mas hasan tidak menjawab, Sebenarnya aku kasihan karna dia jelas sangat kecapek an malah aku marahin. Tapi gimana lagi sudah terlanjur kesal.


Aku jadi teringat waktu mas Hasan menasehatiku dulu


Nabi Muhammad SAW bersabda:


"Istri yang durhaka kepada suami maka dilaknati oleh Allah, Malaikat dan seluruh ummat, dan pada hari kiamat akan bersama dengan kaum yahudi dan nasrani "


Ya allah maafkan Mai mas....


5 menit kemudian sampai di tempat praktik dokter kandungan, aku dan Mas Hasan berjalan masuk.


Aku tidak sabar mendengar hasil yang akan dokter sampaikan. Tapi semua berubah setelah aku tau kalo faktanya aku tidak hamil tapi kebanyakan makan ketika ada acara kemarin jadinya mual. Ya allah hatiku jadi tak karuan .


Mas hasan malah tertawa geli mendengarnya .

__ADS_1


Aku pulang dalam keadaan sedih, kecewa, Aku telah mengecewakan semua orang, Aku ingin menangis. aku tak sanggup menahan air mata.


Maap gaisss author up sedikit karna author lagi PAS maap yaa🙏🏻🙏🏻


__ADS_2