Cintai Aku Mas

Cintai Aku Mas
PART 4


__ADS_3

aku update setiap hari yaaa ka jam 18.00:)


Suara azdan Mbah Mad di mushola terdengar sayu, Aku terkejut Astaghfirullah ternyata sudah subuh.


Aku mencari Mas Hasan tapi dia tidur di Sofa. Apa dia masih marah soal semalam??. Aku merasa bersalah .


"Wahh pagi-pagi sudah mandi nduk, Pie rasane penak to, ? hihi " tanya ibuk menggodaku


"Hehe njih ibuk Loh ibuk mau tindhak kemana?"


"Kepasar nduk arep blonjo"


"Biar Mai saja, buk. Sekalian mau beliin kopi hitam untuk Mas hasan.


"Ndak usah manten anyar belum 40 hari ko arepan lungo, ora ilok nduk"


"Njih ibuk, biar nanti Mai saja yang masak "


Aku meracik bumbu untuk masak soto, namun dipikiranku masih merasa bersalah karna tadi malam, Kenapa Mas hasan masih diam? Apa dia marah soal semalam? Maafkan Khumairoh mas, Maafkan Mai .


"Masak apa dik" sambil memelukku dari belakang . Aku kaget bukan main, tapi aku seneng ternyata dia ndak marah 😁


Suara mas Hasan membuyarkan lamunan .


"Ini masak soto, Ndak usah peluk peluk lah


Mas nanti masak nya kelamaan"


(*padahal dalem hati peluk lagiii mas, jangan lepaskan) 😁😁


"Gak boleh nolak suami, dosanya besar loh"


lagi-lagi dia mencubit hidungku .


“Apabila seorang suami mengajak istrinya untuk berkumpul hendaknya wanita itu mendatanginya sekalipun dia berada di dapur.” (HR. Tirmidzi: 4/387; dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib: 2/199).


"Loh Loh... Jnengan juga berdosa loh mas wong ndak ngajari aku tentang haid najis sholat dll"


ارْجِعُوا إِلَى أَهْلِيكُمْ، فَأَقِيمُوا فِيهِمْ وَعَلِّمُوهُمْ وَمُرُوهُمْ


“Kembalilah ke istrimu, tinggallah di tengah-tengah mereka, ajarkanlah mereka, dan perintahkanlah mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Mas Hasan malah tersenyum mendengar jawabanku, "Nah itu Alasanya kenapa aku memilihmu dik.. Gausah ngajari ilmu seperti itu lagi, Sudah ayu, gemati , solehah pisan. Kalau cuman cantik doang banci Thailand juga bisa dik hahahaha" Aku dan mas Hasan tertawa bersama .


Ibuk sedang ada acara, jadi dirumah hanya ada kita berdua.


"Dik lagi murojaah ya? sini ben Kang Mas yang nyimak sambil bersandar juga ndak apa-apa biar gak sepaneng hehe "


Aku agak gugup tapi sudahlah ini juga bukan yang pertama. kemarin juga lancar lancar saja .


15 menit telah berlalu semuanya lancar tapi entah kenapa ketika sampai ayat 87 aku terasa tiba tiba aku buyar ....


قَالُوا۟ مَآ أَخْلَفْنَا مَوْعِدَكَ بِمَلْكِنَا وَلَٰكِنَّا حُمِّلْنَآ أَوْزَارًا مِّن زِينَةِ ٱلْقَوْمِ فَقَذَفْنَٰهَا فَكَذَٰلِكَ أَلْقَى ٱلسَّامِرِىُّ


"Samiriy dek bukan sarimi " sahut mas Hasan


"Fakazdalika Alqossarimi"


"Samiri" mas Hasan tertawa


Aku masih tak mengerti bagian mana yang salah tapi semuanya tiba tiba hilang .


"Sudah dik teruskan nanti saja kamu kecapekan" sembari mencubit hidungku.


Aku jadi teringat, Budhe pernah berkata:


"Al Qur'an itu suci nduk , Al Qur'an hanya mau bersemayam di hati orang yang suci pula. "


Mungkinkah aku telah berdosa besar Karna menolak Ajakan Mas hasan tadi Malam . ? Maafkan Mai Mas, Hatiku pilu.


Mendung membungkus kota, Suara petir memecah keheningan malam, Kupandangi langit-langit kamar, Aku terlarut dalam lamunan.


Sudah pukul 8 malam tapi mas Hasan belum juga pulang, Sepulang ngajar tadi Ia langsung ke rumah mbah Dahmin untuk acara manakiban.


"Assalamualaikum dik"


"Waalaikumsalam Mas" sembari ku cium tangannya . " Kok lama sekali.?"


"Tadi kan ada acara sekalian dik."


"Yaudah ayok isyaan dulu mas"

__ADS_1


****


"Oh iya tadi Alin mampir sini, tak bawain macem-macem mas, sama buah yang tadi pagi jnengan belikan"


"Iya dik gapapa , Lain kali kalo mau ngasih apa-apa ndak usah bilang. wong sodaqoh kok masak dilarang.


"Kan Mas sendiri yang pernah bilang :


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


لا يَجُوزُ لِلْمَرْأَةِ فِي مَالِهَا إِلا بِإِذْنِ زَوْجِهَا


“Tidah diperbolehkan bagi seorang wanita (istri) membelanjakan hartanya tanpa seizin suaminya". [HR. Abu Daud].


" Walahh, solehah tenan to bojoku iki"


Lagi-lagi dia menggodaku,


"Tapi solehah kok diajak ndak mau"


sambil tersenyum .


"Bukan ndak mau mas, belum mauu"


"Yaudah kali ini harus mau" 😁


Mukanya sudah berada tepat didepanku , pipiku memerah, jantungku semakin berdebar-debar. Akhirnya Mas hasan mengajakku tidur.


***


Mas hasan sudah tertidur pulas, Diam-diam kulepas rangkulannya, Aku teringat kitab yang budhe berikan, kubuka halaman demi halaman ahh akhirnya ketemu juga


How to make a baby (wkwkwk judulnya ngaco bgt sih" , catet dulu ya mblo dihapalin) 😂


Oh iya ini ada bagian yang di skip karna sebenernya pas nyentuh leher ada doanya dll. tapi takutnya ada bocil under 18 yang baca 😁😁😁...


* Berwudhu


* Sholat sunnah


* membaca surah waqiah


* membaca doa :



Doa ketika akan berhubungan :



بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا


"Bismillah, Allahumma jannibnaassyyaithaana wa jannibi syaithoona maarazaqtanaa".



Doa ketika mengeluarkan mani



اَللّهُـــمَّ اجْعَــلْ نُطْفَتَــنَا ذُرّ ِيَّةً طَيِّــبَةً


Tulisan latin: "Allahummaj'alnuthfatanaa dzurriyyatan thayyibah".


Artinya: Ya Allah jadikanlah nutfah kami ini menjadi keturunan yang baik (saleh).



Doa Setelah Selesai Berhubungan



اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا


: "Alhamdu lillaahi dzdzii khalaqa minal maa i basyaraa".


Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan).


Adab ketika berhubungan :


- Karna perempuan syahwatnya lebih lama dari laki-laki maka disunnahkan bagi suami untuk merayu terlebih dahulu seperti mencium,

__ADS_1


memeluk dll


- Jangan berhubungan di depan anak meskipun anaknya masih kecil karna akan berpengaruh buruk bagi psikisnya .


- Meskipun tidak memakai pakaian / telanjang lebih baik tetap memakai selimut karena malaikat rahmat segan untuk melihatnya .


- Lebih baik tidak menghadap kiblat


- Setelah selesai berhubungan diwajibkan mandi jinabad baik istri maupun suami .


***


Aku yang sedari tadi memahami dan membaca halaman demi halaman tak sadar kalo mas Hasan memperhatikanku sambil tersenyum, dia masih pura-pura tidur.


Aku membungkuk mengecup keningnya, keningnya begitu hangat, tiba-tiba dia menarikku, Aku hanya melongo .


"Mmmm Mas bukanya harus sholat dulu trus baca surr......" belum selesai aku bicara, yahh kali ini aku tak bisa mengelak .


"Kelamaan dik nanti keburu subuh" bisiknya


kita memadu kasih, mereguk cinta, menikmati setiap kringat yang menetes, hingga fajarpun tiba.


****


Dinginnya angin pagi ini menyapa tubuhku, namun tidak dapat dinginkan hatiku yang kau hangatkan. Aku bergegas menuju dapur membuatkan sarapan untuk Ibu dan mas hasan , Hari ini juga kita akan menjenguk teman mas Hasan yang pulang dari Luar Negeri.


"Dik kamu ikut kan..?"


"Kalau tidak juga gapapa mas, aku di rumah saja sama ibuk "


"Yo harus ikut, masak bojo ayu ngene gak tak pamerke yo rugi" sambil terkekeh menggodaku "


"Iya mas iyaa" dia begitu dingin kepada orang lain tapi entah kenapa begitu manja denganku, namun itulah yang membuatku suka.


"Sakit gak dik..? "


"Apanya..??? "


"Gak apa-apa" lalu tertawa


aku hanya menggelengkan kepala .


***


Perjalanan dari Kranggan-Magelang tak begitu jauh, Setelah beberapa menit tibalah di gerbang biru kediaman teman Mas hasan .


aku sebenernya gak pingin ikut, tapi mas hasan yang memintaku.


"Dia teman kuliahmu mas?"


"Bukan dik, waktu mts dulu, tapi ayahnya itu teman dekatnya Ummik.."


"emmmm" aku hanya mengangguk.


Tak lama kemudian keluar sesosok perempuan dengan dress selutut, rambut terurai bersemir kecoklatan, matanya mengenakan softlens, rambut ikalnya mengembang, parasnya begitu cantik, jiwa suuzdonku sudah mulai bergejolak .


Tiba tiba dia menyapa lalu menyerobot tangan mas Hasan sambil memeluknya . Mas hasan buru-melepaskan sambil meminta maaf .


"Sri ini istriku.." sambil menggandeng tanganku . Aku hanya tersenyum sambil menahan cemburu.


"Ohh Mas hasan sudah nikah to ko ndak kabar-kabar"


"Iya karna acaranya juga mendadak hehe" sahut mas hasan.


Disana sudah ada beberapa teman Mas hasan


20 menit telah berlalu namun rasanya begitu lama, aku hanya terdiam mendengar mereka asyik bercerita, sambil mengiyakan beberapa pertanyaan. Meskipun sangat kesal, aku harus menjaga agar tetap berwibawa sebagai istri mas hasan. lalu kita berpamitan untuk pulang.


***


10 menit di dalam mobil aku belum berbicara Mas hasan juga fokus menyetir. Dia tau kalau aku cemburu .


"Dik kamu mau makan bakso"


"Mboten" jawabku singkat


"Loh loh kamu cemburu dik? dia bukan siapa-siapa kok" aku hanya mengangguk lemah


berharap mas Hasan memelukku .


ajakin temen temennya buat baca cerita aku yaaa😊😊😊semoga kalian makin suka ceritanya walaupun aku masih amatir hiiii bantu support nya kaka kaka yaa like dan vote yaa kaaa😊😊😊🙏🏻🙏🏻🙏🏻

__ADS_1


__ADS_2