Cintai Aku Mas

Cintai Aku Mas
PART 8


__ADS_3

Hollaaaa author kembali lagiiiiii makin seru ga nih ceritanyaaa๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜†


"Mas Hasan beneran mau poligami? " tanyaku


"Ya gak lah dik, mana mungkin aku menduakanmu " sambil mencium Tanganku


"Loh kok tanganmu memar dik, kenapa ini..?"


"Ngga apa-apa Mas tadi kena api waktu didapur"


"Lain kali hati-hati lah dik, Tapi ada loh orang yang gak terasa panas ketika menyentuh api"


"Gak mungkinlah , ya pasti panas lah Mas"


"Gak ada yang gak mungkin dik, buktinya kita dulu juga gak kenal sekarang bisa pangku-pangkuan gini" sambik tersenyum.


"Yakan beda"


"Loh kamu ngga percaya, ? Jadi dulu waktu itu


Ada pemuda yang penasaran karena ada tukang pande besi tapi tak pernah terbakar oleh api, lalu pemuda itu nginep dik, di rumah tukang besinya, amalan apa yang dimiliki tulang besi itu.

__ADS_1


Dan ternyata Kelebihan yang dimiliki oleh tukang pande besi dalam kisah ini, bukan karena sebuah upaya yang ia lakukan, seperti puasa dengan meninggalkan makanan tertentu atau melanggengkan bacaan-bacaan dengan jumlah tertentu, akan tetapi berkat buah dari menahan hawa nafsu, atau Rasulullah menamianya sebagai jihad akbar.


jadi dulu ada seorang tukang pande besi dan bertetangga dengan wanita cantik jelita, ia memendam rasa suka yang sangat pada wanita itu. Setiap saat ia berupaya dengan sekuat tenaga menggoda dan merayunya supaya mau memenuhi nafsunya. Namun sejauh itu ia tidak dapat menundukkannya, karena wanita jelita ini tipe wanita shalihah yang taat kepada Sang Pencipta kecantikanya.


Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan terus bergulir, hingga tibalah masa paceklik, makanan sulit diperoleh. Kelaparan merata dimana-mana. Suatu hari ketika tukang pande besi sedang santai dirumah, tiba-tiba pintu rumah diketuk oleh seseorang, kemudia ia keluar utuk melihat siapa yang datang, betapa kagetnya, ternyata yang datang tetangga cantik yang ditaksirnya itu. Wanita itu berdiri didepan pintu, lalu ia berkata kepada si pemande besi:" Tuan, saya sedang kelaparan, Apa saya boleh meminta makanan kepada anda"?


Si tukang pande besi kemudian menjawab: "kalau buat kamu pasti saya berikan, asalkan kamu memenuhi apa yang aku minta dari kamu". Wanita cantik itu pun menjawab: "sesungguhnya aku takut menghadapi susah setelah kematian. Aku telah berjanji untuk tidak akan melanggar perintah Allah". Seketika itu, wanita cantik jelita ini pulang dengan penuh kekecewaan, ia terus melangkah keluar rumah menuju rumahnya sendiri, yang berada tak jauh dari rumah tukang pande besi.


Ikhtiar wanita ini, tidak berhenti sekali waktu itu, ia lakukan berulang kali tapi hasilnya tetap sama, akan tetapi, pagi itu ia datang lagi mengetuk pintu sambil berdiri, tubuhnya kian kurus kering, suaranya terbata-bata, punggungnya membungkuk karena menahan lapar berhari-hari. Ia berkat: "Tuan aku telah merasa kesulitan, untuk mencari makanan, dan aku tak sanggup lagi untuk berjalan jauh. Apakah tuan punya makanan yang bisa diberikan kepadaku ikhlas tanpa syarat"?


Dalam hati, tukang pande besi berkata: "Rusak sekali diriku ini, sesungguhnya wanita ini termasuk orang yang diberi ketaatan yang luar biasa pada penciptanya, ia tidak mampu mencari makan dan sudah berulang kali merasakan betapa pedihnya kelaparan. Tetapi aku tidak mau menahan kemaksiatan, padahal ia dapat mencegah kemaksiatan tanpa mau meneriam makanan dariku".


Begitu mendengar ucapan si tukang pande besi, wanita ini pun mengangkat tanganya kelangit seraya berdoa: "Wahai Allah, jika ucapannya itu benar, hindarkanlah dirinya dari api dunia dan api akhirat". Setelah itu ia dipersilahkan menyantap makanan. Tukang pande besi berkemas dari hadapannya untuk memadamkan api. Tanpa sengaja sebuah bara api jatuh mengenai kakinya dan tidak melepuh. Pande besi lalu berkata kepada wanita itu:"Bergembiralah, sesungguhnya Allah SWT telah mengabulkan doamu".


Mendengar ucapkan pande besi, wanita itu pun membuang sesuap makanan yang masih ada di tangannya. Ia bersujud syukur seraya berucap : "Wahai Allah sesungguhnya Engkau telah memperlihatkan kepadaku apa yang kuhendaki terhadap lelaki ini. Maka cabutlah ruhku sekarang juga". Selesai berucap begitu, wanita cantik inipun meninggal dalam keadaan masih bersujud. (Uqudulijain Karya syaikh Muhammad bin Ummar Nawawi)


"Masyaallah" Aku sampai menangis mendengar cerita mas Hasan .


"Loh kamu kok malah nangis tah dik"


"Ya ceritanya bikin terharu begini kok"

__ADS_1


"Kamu ini suci berapa hari tah dik? kok kayaknya udah lama gak haid lagi"


"Iya mas Mai udah telat seminggu ini"


"Ya coba periksa tah dik, siapa tau kan Allah ngasih rejeki"


"Ndak mau Mas, Nanti kalo periksa malah dikira kebanyakan makan lagi" jawabku kesal


Mas Hasan malah tertawa.


"Yo gak boleh gitu namanya juga lagi usaha kan, kamu gak ngafalin doa yang di Kitab itu lagi dik" goda mas Hasan


Aku hanya diam sambil menahan malu.


"Eh kalau pingin punya anak cowok itu miringnya ke kanan atau ke kiri dik? " sambil terkekeh


"Yo ndak tau Guling-guling mungkin hahaha"


ponselku berbunyi, pesan dari Alin namun mas Hasan sudah menarikku erat-erat.


jangan lupa ajakin temen temen baca cerita aku dong๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”๐Ÿ˜” biar author tambah semangatttt๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

__ADS_1


__ADS_2