
" Bisa kau jelaskan padaku, kenapa kau membawa Clara pergi?" tanya Alex pada Jo yang yang kini berada diruangan kantor nya.
" Bukan kah itu yang anda ingin kan tuan " Jawab Jo dengan singkat membuat Alex menghela nafas nya.
" Sekarang di mana Clara?"
" Nona Clara ada di mansion nya tuan" Jo berbicara dengan datar pada tuan nya." sebenarnya apa yang terjadi tuan, sehingga anda sangat marah pada nona Clara.?" Jo dari kemarin malam ingin mengetahui kejadian apa yang terjadi hingga membuat tuan nya itu sangat marah pada nona Clara.
Alex pun menceritakan semua kejadian kemarin pada Jo.
" Tuan kenapa kau lebih mempercayai nona Elena dari pada nona Clara?" tanya Jo.
" Tentu saja aku lebih percaya Elena karena dia tidak mungkin membohongi ku" ucap Alex.
__ADS_1
" Berarti nona Clara yang membohongi mu?" tanya Jo kembali.
" Aku tidak tahu" ujar alex singkat.
" Bukan kah di mansion tuan ada kamera cctv...? kenapa anda tidak mengecek kebenaran nya langsung" ujar Jo.
" Untuk apa aku mengecek kamera cctv, aku sangat percaya pada Elena. Elena gadis yang baik dan lemah aku tidak akan meragukan dirinya" ujar Alex dengan dingin.
" Ingat tuan seberapa pun anda menyangkal nya tapi hati terdalam anda akan lebih tahu jawabannya mana yang berbohong pada anda dan mana yang tidak berbohong" ucap Jo.
" Apa aku memang takut menghadapi kenyataan yang ada" gumam Alex dalam hati. karena jauh di dalam hati nya entah mengapa dirinya sangat ingin mengatakan bahwa Clara tidak berbohong pada nya.
" Ingat satu hal tuan, sebelum semua nya terlambat" Jo pun pamit keluar ruangan. sementara Alex hanya terdiam memandang langit langit ruangan kerja nya.
__ADS_1
Setelah pulang dari kantornya Alex langsung mengendari mobilnya. tapi entah mengapa mobilnya ia arahkan ke mansion Clara. Alex menghentikan mobilnya tepat di depan gerbang mansion Pa wijaya. lama Alex menunggu di luar berharap agar diri nya bertemu dengan Clara. setelah menunggu sampai larut malam ternyata Clara tidak kunjung keluar dari mansion nya.
Alex pun memutuskan untuk pulang ke mansion nya karena hari sudah sangat larut malam. saat sampai di mansion nya Alex menatap pada ruangan tengah di mana Clara selalu menunggu nya pulang hingga tertidur di atas sofa." kenapa aku selalu membayangkan nya dan kenapa aku ingin sekali bertemu dengan nya" gumam Alex. ia pun teringat sesuatu.
Alex yang kini berada di ruang kerja nya membuka laptop yang terhubung langsung dengan kamera cctv di seluruh ruangan mansion nya. Alex membuka rekaman cctv itu dengan hati yang berkecamuk. dengan memantapkan hati nya Alex melihat isi rekaman itu.
Tanpa banyak berkata Alex hanya terdiam ketika melihat apa yang sebenarnya terjadi. tangan nya mengepal dengan sangat kuat.
" Elena" gumam Alex dengan wajah sedih nya.
Alex langsung menuju kamar dan mendapati Elena yang sedang tertidur pulas. Alex duduk di samping tubuh Elena dan menatap Elena dengan sangat lekat.
Alex tidak pernah menyangka wanita yang selama ini di cintai nya, wanita selembut Elena bisa berbuat selicik itu. apa dirinya benar benar di butakan oleh cinta sehingga tidak dapat melihat sisi lain dari seorang Elena. ataukah memang Elena yang sangat pandai berbohong sehingga dirinya tertipu dengan sangat mudah. Alex mengusap wajah nya dengan sangat kasar.
__ADS_1