
"Kau itu mengganggu saja" ucap Alex membuat Clara langsung tersenyum malu.
Mereka berempat pun berjalan keluar dari dalam gedung, Saat ini Clara benar benar merasa sangat beruntung mempunyai suami yang sangat menyanyangi dirinya dan juga putra mereka. sungguh apa pun yang terjadi sebelumnya pada Clara, semuanya sudah tergantikan oleh semua kebaikan dan cinta tulus yang diberikan oleh Alex padanya.
"Ayah, mudah mudahan kau bisa melihatnya. Ara sudah bahagia bersama pria pilihan Ayah, terima kasih Ayah sudah memberikan laki laki hebat yang akan menjaga Ara dan juga Sky" ucap Clara yang menatap ke atas langit dengan air mata yang mengalir di pipinya.
"Kau kenapa sayang?" tanya Alex dengan sangat khawatir, mengusap air mata istrinya.
"Aku tidak apa apa, aku hanya teringat dan merindukan ayah ku" jawab Clara.
"Setelah pulang, kita akan kemakam ayahmu" Alex memeluk tubuh Clara dan membawanya masuk kedalam mobil.
............
Dua bulan kemudian
"Hoek...hoek" Clara yang berada di kamar mandi sedang memuntahkan seluruh isi perutnya.
"Ara, kau kenapa?" tanya Alex dengan wajah yang panik melihat Ara yang terduduk lemas memegang kepalanya yang sangat pusing.
"Perutku sangat mual" ujar Clara.
Alex menatap wajah Clara yang pucat, dan langsung menggendong Clara serta membaringkannya ditempat tidur.
__ADS_1
"Kau tunggu disini aku akan panggil Dokter"
Alex langsung menghubungi Dokter pribadinya dan menyuruhnya untuk datang kemansionnya, tanpa menunggu lama Alex pun langsung kembali kekamar untuk mengecek keadaan Clara. dilihatnya Clara sedang tertidur dengan wajah yang pucat, dengan sangat hati hati Alex menghampiri Clara dan memijat kepala Clara dengan sangat perlahan karena tidak ingin menggangu tidurnya.
"Bagaimana Dok?" tanya Alex masih dengan wajah khawatirnya.
"Dilihat dari gejalanya, sepertinya Nyonya Clara sedang mengandung." ucap Dokter.
"Benarkah Dok?" tanya Alex dengan wajah terkejut sekalgus bahagia menatap pada wajah Clara yang juga terkejut. Alex langsung memeluk tubuh Clara dengan erat.
"Untuk lebih memastikannya, tuan harus secepatnya membawa nyonya Clara ke Dokter Obgyn" saran Dokter pada Alex dan Clara.
"Terima Dok" ucap Alex.
"Terima kasih Ara" ucap Alex yang terus mencium seluruh wajah Clara tanpa henti.
"Alex hentikan" ujar Clara yang merasa seluruh wajahnya sudah habis dicium oleh suaminya itu.
"Daddy akan menjagamu, Daddy tidak akan pernah meninggalkanmu" bisik Alex pada perut Clara sambil mengusap perut Clara yang masih rata.
"Iya Daddy kusayang" jawab Clara mengusap rambut Alex yang masih berada diperutnya. dan saat akan menyentuh wajah Alex, Clara merasakan wajah Alex yang basah.
"Sayang, kau menangis?" tanya Clara mengangkat wajah Alex dari perutnya. " Sayang?" tanya Clara kembali masih dengan mengusap wajah Alex.
__ADS_1
"Maafkan aku, aku tidak berada disisimu saat masa kehamilan mu yang pertama" ujar Alex memeluk tubuh Clara.
"Sayang, itu semua masa lalu. aku sudah memaafkanmu jauh sebelum kau meminta maaf padaku" Clara mencium kening suaminya itu dengan penuh kasih sayang.
"Aku janji Ara, aku akan terus berada disisimu. apa pun yang terjadi, aku akan menjadi sosok ayah yang baik seperti Pak Wijaya" ucap Alex membuat Clara tersenyum bahagia.
"I love you" ucap Alex mencium bibir mungil Clara.
"Love u too" jawab Clara.
"Mommy" Sky yang masuk ke dalam kamar orang tuanya langsung melompat keatas tempat tidur.
"Sky Sayang, sebentar lagi Sky akan mempunyai adik bayi" ucap Alex pada putra kecilnya itu.
"Adik bayi" ucap Sky dengan wajah yang tidak mengerti. membuat Clara dan Alex tertawa melihat ekspresi putra kecil mereka.
"Aku akan mencintai dan menjaga kalian sampai akhir hayatku" gumam Alex dalam hati memeluk erat istri dan anak tercintanya.
...🌸TAMAT🌸...
__ADS_1