
" Kau tidak apa apa?" tanya Clara pada Dimas dengan menyentuh wajah Dimas.
" Aku tidak apa apa" ujar Dimas menyentuh bibir nya yang robek terkena pukulan Alex.
" Maafkan aku" lirih Clara yang merasa bersalah karena dirinya membuat Dimas jadi terluka.
" Kau tidak perlu minta maaf" ujar Dimas mengusap air mata Clara." kau tahu, seperti nya Alex cemburu dengan ku" ujar Dimas dengan tertawa kecil.
" Sudah lah aku tidak mau membahas dirinya lagi" ucap Clara dan Dimas pun tidak membahas nya lagi.
...........
" Kau itu kenapa sayang...?" tanya Elena menatap wajah Alex yang lebam karena pukulan Dimas.
" Aku tidak mau membahas nya El" ujar Alex yang sedang mengendarai mobil nya.
" Baiklah sayang" ujar Elena.
" Tapi Alex, apa kau tidak lihat...? mereka sedang di pakaian bayi. dan perut Ara terlihat seperti orang yang sedang hamil" tanya Elena mencoba menghasut Alex agar membenci Clara.
" Apa maksud mu...?" tanya Alex masih dengan suara yang penuh dengan amarah.
" Menurutku Ara sedang hamil anak Dimas" ujar Elena kembali. membuat Alex langsung mengerem mendadak.
__ADS_1
" Alex kau ini kenapa mengerem mendadak?" gerutu Elena. namun Alex hanya terdiam tidak menjawab pertanyaan Elena dan melanjutkan perjalanan nya kembali.
" Apa benar Clara sedang mengandung, dan siapa ayah dari bayi yang di kandung nya?" gumam Alex dalam hati mengingat kembali saat Dimas menyentuh perut Clara dengan tangan nya. membuat Alex kembali terbakar amarah yang membara.
" Aku harus cari tahu semua nya" gumam Alex dalam hati.
Alex langsung mengantar Elena pulang. dan dirinya langsung pergi ke perusahaan nya untuk menemui Jo.
..............
" Katakan pada ku, apa benar Clara sedang mengandung?" tanya Alex dengan tatapan tajam nya ke arah Jo tangan kanan nya
" Apa itu penting bagi anda tuan?" tanya Jo balik.
" Benar tuan, nona Clara sedang mengandung" jawab Jo dengan suara datar nya.
" Siapa ayah dari anak yang di kandung nya?" tanya Alex dengan cemas.
Karena seingat nya, hanya dirinya yang sudah menyentuh Clara. dan kalau pun Clara berhubungan dengan Dimas setelah dirinya pisah mansion dengan Clara. tidak mungkin perut Clara sudah terlihat seperti itu. karena dirinya dan Clara baru satu bulan lebih satu minggu berpisah.
" Anda adalah ayah dari anak yag sedang di kandung nona Clara" jawab Jo.
Alex yang mendengar nya langsung bernafas dengan sangat lega. ada perasaan bahagia di hati nya mendengar Clara sedang mengandung anak nya.
__ADS_1
" Kenapa kau baru memberitahu ku " teriak Alex pada Jo.
" Jika aku memberitahu anda, apakah akan mengubah keadaan yang sudah ada?anda begitu mencintai nona Elena dan menutup mata dan hati anda untuk orang lain yang mencintai anda dengan sepenuh hati" ujar Jo panjang lebar.
" Tapi setidaknya kau memberitahu ku "bentak Alex dan langsung memukul Jo dengan sangat keras." kau tahu semua nya, tapi kau menyembunyikan nya dari ku" Alex kembali memukul Jo dengan sangat keras.
" Maaf tuan" ujar Jo yang hanya diam saja menerima pukulan dari tuan nya.
" Dia anak ku Jo, bayi yang di kandung Clara anak ku" ujar Alex yang sekarang memeluk Jo dengan wajah bahagia nya.
" Setelah anda tahu, apa yang akan anda lakukan tuan?" tanya Jo.
" Aku harus menemui Ara sekarang" ujar Alex. " Aku akan menemani anda tuan" Jo langsung mengikuti tuan nya itu dari belakang.
..............
" Sayang, ada apa kau menghubungi ku?" tanya Erik yang menerima telepon dari Elena.
" Aku butuh bantuan mu sayang" ujar Elena dengan senyum sinis di wajah nya." kau harus secepat nya kemari untuk melenyapkan seseorang" Elena menatap cermin di hadapan nya dengan wajah penuh amarah.
" Secepat nya aku datang" ujar Alex lalu menutup ponsel nya.
Tadi nya Elena fikir bayi yang di kandung Clara adalah anak Dimas, namun saat melihat reaksi Alex. Elena menyadari anak yang di kandung Clara adalah anak Alex." Aku harus melenyapkan nya" gumam Elena dalam hati.
__ADS_1