
" Bagaimana...?" tanya Clara yang sudah berada di ruang dokter kandungan.
" Selamat Clara, kau akan menjadi seorang ibu. usia kandungan mu sudah masuk minggu ke tujuh " ujar Dokter Mia. dokter kandungan yang kebetulan adalah anak dari teman ayah nya.
" Benarkah....?" tanya Clara dengan wajah yang gembira.
" Lihat lah ini" Dr Mia menujukan hasil usg tadi kepada Clara.
Clara mengusap hasil usg tadi dengan mata yang berair. " aku tidak akan sendiri lagi sekarang" gumam Clara dalam hati.
" Kau kenapa Cla...?" tanya Dr Mia.
" Aku tidak apa apa" ujar Clara.
" Baiklah, kau harus menjaga asupan gizi mu
minumlah susu dan vitamin nya" ujar Dr Mia.
" Oh ya, dimana suami mu? aku baru tahu kalau kau ini sudah menikah. kenapa kau tidak mengundang ku? tanya Dr Mia
" Suami ku sedang bekerja" jawab Clara dengan singkat.
__ADS_1
" Baiklah aku harus pulang sekarang" Clara langsung mengambil tas nya.
" Hati hati dan jangan lupa satu bulan sekali kau harus mengontrol kandungan mu" ucap Dr Mia yabg di jawab anggukan kepala oleh Clara.
Setelah keluar dari ruangan periksa, Clara berjalan dengan mengusap perut nya.
" Aku sekarang tidak sendiri lagi, aku akan menjaga mu sayang" ucap Clara dengan wajah bahagia nya. Clara memutuskan untuk pergi ke perusahaan Alex untuk memberitahu tentang kehamilan nya.
Namun saat sudah berada di mobil nya, Clara mengurungkan niat nya tersebut. bagi nya cukup dirinya lah yang akan membesarkan anak yang sedang di kandung nya. Clara tidak ingin jika anak nya kelak diambil oleh Alex dan di rawat oleh Elena.
" Aku harus menyembunyikan tentang kehamilan ku ini" gumam Clara dan langsung mengendarai mobil nya untuk langsung pulang ke mansion.
..........
" Ada Apa Jo...?" tanya Alex yang mendengar percakapan Jo dengan orang keamanan yang menjaga Clara. " Clara baik baik saja bukan...?" tanya Alex.
" Nona Clara baik baik saja tuan" jawab Jo pada tuan nya. Alex pun bisa bernafas dengan lega.
" Tuan, apa kau tidak merindukan nona Clara..?" tanya Jo pada tuannya.
" Ara " lirih Alex dengan suara yang hampir tidak terdengar oleh Jo.
__ADS_1
" Apa anda tidak ingin bertemu dengan nya..?" tanya Jo kembali.
" Lebih baik seperti ini Jo, aku tidak ingin membuat Clara terluka lagi" ujar Alex yang sudah membalik kursi nya dan menatap pada langit langit ruangan nya. " Pergilah, aku sedang ingin sendiri" ucap Alex.
" Baik tuan " ujar Jo. " sebaiknya aku mencari tahu dulu kebenarannya" gumam Jo dalam hati dan meninggalkan ruangan tuan Alex.
Jo yang mendapatkan kabar dari anak buah nya langsung menjalankan mobil nya ke mansion nona Clara. dan saat ini diri nya sedang berada di ruang tamu menunggu kedatangan nona Clara.
" Ada apa kau menemui ku..?" tanya Clara yang sudah berada di hadapan Jo.
" Aku ingin menanyakan sesuatu pada mu nona?" ujar Jo. " tadi siang kau pergi ke dokter kandungan, apakah anda----"
" Kenapa kau bisa tahu, aku ke dokter kandungan?" tanya Clara memotong pembicaraan Jo." apa kau memata matai ku?" tanya Clara dengan wajah yang mengeras.
" Aku tidak memata matai anda, tapi tuan Alex menyuruh bodyguard untuk melindungi mu dua puluh empat jam" ujar Jo membuat Clara terkejut.
" Melindungi ku...?" ujar Clara dengan sinis.
" Nona anda belum menjawab pertanyaan ku, apa kah anda sedang mengandung anak dari tuan Alex?" tanya Jo.
" Aku tidak akan menjawab pertanyaan mu" ujar Clara dengan datar.
__ADS_1
" Baiklah, jika anda tidak mengatakan nya. jika tuan Alex tahu anda pergi ke dokter kandungan, dia pasti akan senang" ucap Jo yang langsung berdiri hendak pergi dari mansion nona Clara.