
" El...maukah kau jujur pada ku. apa yang sebenarnya terjadi pada saat kau jatuh" Alex berkata dengan sangat tegas membuat Elena terdiam.
" Aku tidak berbohong pada mu Alex kemarin Ara menarik ku hingga terjatuh" ujar Elena dengan wajah yang memelas.
" Cukup El...." Alex menggebrak meja makan dengan sangat keras membuat Elena bergetar karena takut.
" Aku kira kau akan berani mengakui kesalahan mu, tapi ternyata aku salah" Alex langsung berdiri hendak pergi.
" Alex sayang aku mohon maafkan aku" lirih Elena memeluk tubuh Alex dari belakang.
" Aku akui aku berbohong pada mu, Ara tidak menarik ku. aku sengaja menjatuhkan diriku dari tangga" ujar Elena dengan tangis nya membuat Alex terenyuh mendengar suara tangisan Elena.
" Aku melakukan nya karena aku cemburu saat melihat mu pulang bersama dengan nya. aku sangat mencintaimu Alex dan aku tidak ingin kehilangan mu" lirih Elena lalu langsung terjatuh pingsan membuat Alex sangat khawatir dan menggendong Elena ke kamar.
" El sadarlah sayang" Alex menepuk pipi Elena dengan perlahan. " aku harus memanggil dokter" Alex pun langsung berdiri.
" Alex sayang" lirih Elena membuka kedua matanya dan langsung menarik tangan Alex.
" El apa kau baik baik saja? apa jantung mu kumat sayang?" tanya Alex dengan sangat khawatir.
__ADS_1
" Aku baik baik saja sayang "
Alex langsung memeluk tubuh Elena dengan penuh kasih sayang. rasa marah nya seketika hilang saat melihat Elena yang jatuh pingsan tidak berdaya di hadapan nya.
" Alex maafkan aku, aku mohon" pinta Elena dengan tangis nya.
" Aku sudah memaafkan mu " Alex kembali memeluk Elena.
Elena pun tersenyum sinis saat Alex memeluknya. Dengan berpura pura sakit Elena dapat membuat hati Alex kembali pada nya. Elena tahu betul kelemahan kekasih nya itu. Alex tidak akan pernah bisa melihat Elena yang sakit." akan kulakukan apa pun agar kau tetap berada di sisi ku Alex" gumam Elena dengan seringai di wajah nya.
...............
" Untuk apa kau kemari?" tanya Clara yang hendak masuk ke dalam mobil nya.
" Sudah tidak ada yang harus di bicarakan lagi" Clara menghempaskan tangan Alex.
" Aku minta maaf karena sudah---"
" Kau tidak perlu meminta maaf, lagi pula tidak ada guna nya kau meminta maaf" seru Clara dengan sinis. " dan satu lagi, aku tidak tinggal di mansion mu bukan berarti aku akan bercerai dengan mu. sampai kapan pun aku tidak akan menandatangani surat perceraian itu" Clara langsung masuk ke dalam mobilnya meninggalkan Alex yang masih berada di tempat parkir kampusnya.
__ADS_1
Alex memandang mobil Clara dan langaung mengambil ponsel nya.
" Jo kau suruh anak buah mu untuk berjaga di mansion Clara, pastikan keamanan nya terjamin. aku sudah berjanji pada ayah nya untuk selalu melindungi nya" Alex langsung menutup ponselnya.
" Mungkin ini yang terbaik untuk mu, kau tidak akan terluka lagi karena ku" gumam Alex.
.................
Dua minggu sudah Clara tinggal di mansion dengan kesendirian nya. jauh di dalam hati nya Clara sangat merindukan Alex. namun Alex sama sekali tidak berusaha kembali untuk menjumpai nya atau sekedar menanyakan keadaan nya.
" Apa Alex sama sekali tidak merindukan ku" gumam Clara dengan sangat lirih.
" Nona apa anda baik baik saja" tanya bi Nani
" Aku baik baik saja bi" ujar Clara dengan mengambil makanan yang sudah di hidangkan oleh bi Nani.
Namun saat hendak memakannya tiba tiba perut Clara sangat mual dirinya langsung berlari ke dapur untuk memuntahkan isi perut nya itu. bi Nani langsung mengikuti nona nya itu dengan wajah yang khawatir.
Setelah memuntahkan seluruh isi perutnya Clara langsung terduduk dengan lemah.
__ADS_1
" Non boleh bibi tanya sesuatu?" tanya bi Nani yang dijawab anggukan kepala oleh nona nya. " kapan terakhir kali anda haid?"
" Terakhir kali----" Clara mencoba mengingat kembali terakhir kali dirinya haid. wajah nya pun langsung memucat.