
Satu bulan kemudian
Clara yang sudah bekerja di perusahaan ayah nya kini sudah semakin dewasa dalam hal berfikir dan juga bertindak. di bantu oleh sahabatnya Dimas. perlahan namun pasti Clara sudah bisa menangani perusahaan nya dengan sangat baik. satu tujuan di hidup Clara adalah menjamin masa depan anak yang sedang di kandung nya.
" Ara lihat ini?" tanya Dimas yang memegang pakaian bayi ke arah Clara yang sedang melihat lihat perlengkapan bayi.
" Bagus, lucu.tapi kandungan ku masih jalan tiga bulan dan belum tahu jenis kelamin nya" ucap Clara menatap pada pakaian bayi yang di pegang oleh Dimas.
Dimas dan Clara pun tertawa bersama melihat lihat perlengkapan bayi yang lain nya. Clara sangat beruntung mendapatkan sahabat sebaik Dimas yang selalu ada untuk nya tanpa meminta imbalan apa pun.
__ADS_1
" Lihat lah pipi mu itu sudah sangat cuby dan perut mu pun sudah terlihat membuncit" ujar Dimas dengan menyentuh perut Clara.
Tanpa di sadari Dimas dan Clara ada dua orang yang sedang menatap ke arah mereka yang sedang berada di tempat perlengkapan bayi.
" Ara " gumam Alex dalam hati mengepalkan kedua tangan nya menahan amarah melihat Clara dengan Dimas yang sedang menyentuh perut Clara.
" Itu kan Ara dan Dimas ?" tanya Elena pada Alex.
" Alex apa yang kau lakukan" teriak Clara yang langsung menghampiri Dimas yang sudah terjatuh. melihat Clara yang menolong Dimas membuat Alex semakin terbakar amarah. dan hendak memukul Dimas kembali, namun langsung di tahan nya pukulan itu karena Clara melindungi Dimas dengan tubuh nya.
__ADS_1
" Minggir...!" bentak Alex pada Clara.
"Alex kau ini kenapa?" tanya Elena yang sudah menyusul Alex. namun Alex sama sekali tidak mendengar perkataan Elena.
" Bug..." Dimas yang sudah bangkit kini membalas memukul Alex hingga terjatuh ke lantai.
" Dasar ********, berani sekali kau memukul ku" teriak Dimas yang sudah di tahan oleh Clara untuk tidak memukul lagi." Lepasin Ara biar aku memukul ******** ini" ujar Dimas yang langsung melepaskan tangan Clara dan mencoba memukul kembali Alex.
Namun dengan Cepat Alex menghindar dan membalas kembali pukulan Dimas." kau yang ********, kau bersama seorang wanita yang sudah mempunyai suami" bentak Alex dengan amarah dan mereka pun saling memukul.
__ADS_1
Clara yang melihat Alex dan Dimas saling memukul pun menangis dan berusaha untuk melerai mereka. Alex yang melihat Clara yang menagis dengan penuh air mata langsung menghentikan pukulan nya. dengan menatap tajam ke arah Clara, Alex langsung pergi dengan di ikuti oleh Elena yang sejak tadi hanya diam melihat Alex yang bertarung dengan Dimas.
Alex tidak mau melihat Clara menangis lagi, karena sebulan yang lalu dirinya sudah berjanji tidak akan membuat Clara menangis lagi. sebulan yang lalu saat Alex ke mansion Clara dan ingin menanyakan masalah perceraian nya. Alex melihat Clara yang terlihat bahagia di halaman mansion nya. membuat Alex mengurungkan niat nya. di saat itu juga Alex sudah memutuskan untuk tidak menceraikan Clara apa pun yang terjadi. tapi dirinya pun tidak akan menjemput Clara kembali ke mansion nya karena tidak ingin Clara terluka karena dirinya dan juga Elena.