Cintaku Untuk Alma

Cintaku Untuk Alma
kak rio berdarah


__ADS_3

Pun aku kesal di


paksa-paksa lalu aku pergi dari kantin, tata pun mengikuti ku, alma


merasa penasaran dan bertanya pada tio dan angga, tio memberi tau nya


"rio di selingkuhin dia udah tau dari 1 bulan yang lalu, dia udah tau,


masalah kamu sama jeri yang waktu itu, karna tata udah mengakuinya kita


juga syok mendengar nya"


"maksud kalian"


Salsa berlari mencari tio dan angga "kak, kak rio!! Kak rio..."


"kamu tenang dulu, ada apa sama rio?"


"kak rio berdarah"


"apa!!!"


Tio, angga, alma, ibu


ida dan teman-teman yang berada di kantin terbang dari kantin untuk


melihatku, tio yang syok melihat darah yang berada di pisau yang di


pegang oleh tata, angga pun menyingkir kan pisau itu dan membawa tata


menjauh dari sana, tio dan alma membawa ku kerumah sakit.


Sesampai nya


di rumah sakit, alma meminta izin pada tio untuk pergi, namun tio tak


memberikan izin, tak lama datang lah angga, "rio gimana? Tio!"


"masih di dalam"


"mak nya udah tau?"


"belum sih"


Datang lah buk mala dan orang tua nya rio,


"hai tante"


"gimana rio"


"masih di dalam tante"


"semalam dia pulang larut, kalian kemana?"


"oh kami tadi malam ke toko buku tante"


"tio, rio kemaren makan gak? Soal nya dia kemaren pulang langsung masuk kamar, terus pagi pun dia juga gak makan!!"


"wah dia berbohong lagi pada ku" ucap alma dengan bisik-bisik


"kita.. kemaren.. makan sih tante Cuma tadi tio lihat rio benar-benar lelah"


"iya tu anak kayak nya gak tidur deh"


"eh ada alma"


"iya tanteJ"


Dokter keluar


dari ruang UGD dan menceritakan kondisi ku "kondisi rio sangat buruk,


dia harus istirahat hingga kondisi nya benar-benar pulih kembali"


"dok gimana dengan luka di perut nya?"


"perut nya di jahit dan itu gak boleh basah"


"dok kira-kira kapan ya rio membaik?"


"kita lihat nanti ya"


"rio sedang tidur karna obat bius sebentar lagi dia juga bangun"


"makasih dok"


Teman-teman


ku semua nya masuk ke ruangan itu mereka penasaran, tak lama aku pun


bangun tio, alma, indi, angga, anggi, rizki dan salsa mendekati ku, aku


pun bertanya "kenapa aku ada di sini?"


"lu tu ya, bikin orang syok aja!!"


"eh kenapa lu gak sarapan tadi pagi"


"aduh tio lu mau gw serangan jantung marah marah mulu hibertensi baru tau"


"ye gini-gini gw, peduli kali sama lu"


"iya makasih bwanyak"


"eh ada indi"


"lah kayak nya gw gak dianggap di sini" bisik alma


"eh ada rizki juga hay"

__ADS_1


"J"


"hay anggi"


"hay rio"


"salsa bukan?"


"iya kak!"


"wati mana sal?"


"dia izin gak masuk kak"


"tio lu lihat tata gak sih"


"lu gila"


"lah kok gw gila kan gw tanya doang?"


"dia di kantor polisi"


"harus nya gw ikut"


"hah maksud lu?"


"kantor polisi kan tempat orang jahat, sedangkan gw udah jahat sama seseorang"


"lu jahatin orang?"


"iya!!"


"siapa?!"


"orang yang berputar dan mendekati pintu itu"


Alma pun seperti tak ku anggap dia merasa begitu lalu dia berputar berjalan ke pintu, "eh bocah lu mau kemana?"


"aku mau pulang, ngapain disini kalo gak di anggap!"


"hahahaha" aku turun dari tempat tidur ku


"lu mau ngapain?" Tanya tio


"mau turun"


"gak ada ya cerita nya lu turun dari ranjang, naik lagi gak lu"


"lu yakin mau pulang alma, keadaan rio kayak ini?"


"abis aku gak di anggap sama dia yang lain di sapa"


"ye itu bermasalahan nya?"


"lu ngambek?"


"ih lu mah ya, tiba-tiba dingin banget, kalau bercanda gak mikir"


"kalau bisa!!"


"wah tega banget kamu!"


"bodo"


"btw kok gw capek banget ya"


"lu mau tidur?"


"gak mau mandi!! Mana handuk gw"


"bercanda mulu lu"


"gw gak bercanda gw mau mandi"


"gak boleh!!"


"kenapa gak boleh?"


"luka lu masih basah"


Keesokan


hari nya tio pertanya pada ku kenapa kok bisa aku di tusuk oleh tata,


aku pun menjesal kan nya, "kemaren gw kan di ikuti sama dia, terus tanpa


ada pembicaranan dia menusuk ku dari belakang terus aku berbalik dia


menusuk ku lagi dari depan"


1bulan aku


di rumah sakit pada akhir nya aku pulang kerumah, sesampai aku di


rumah teman-teman ku menyambut ku, seakan akan aku pulang dari luar


negri "akhir nya pulang juga!!" selama 1 bulan aku di rumah sakit, tata


tak pernah datang untuk melihat ku ya itu lebih baik kalau dia berada di


sana tio akan lebih marah lagi, selama aku di rumah sakit diri ku


merasa menyesal aku tak tau kenapa.


20


agustus adalah ulang tahun nya alma, hari ini ia ber usia 17 tahun ia


merayakan nya dengan membagikan makanan kepada orang di jalanan,

__ADS_1


bengemis bahkan o d g j alias (orang dengan gangguan jiwa) aku, tio,


angga, anggi, salsa, indi, wati, raja dll membantu nya untuk


membagi-bagi kan makanan, ada kisah lucu di balik itu, saat anggi


memberi makanan ke odgj dia di kejar oleh odgj nya, ia pun terjatuh, di


depan taik kucing bukan nya di tangan mau pun di kaki tapi pas di muka


nya, kita seketika tertawa termasuk angga dan tio pacar nya anggi, aku


melihat sekilas ke arah kanan jalan ternyata ada mobil yang sangat


kencang mendekat dengan seketika alma pun di serempet, orang itu kabur.


Aku pun mengejar orang tersebut tapi tak kejar aku sangat kesal, kita


membawanya ke rumah sakit dan ia pun di obati hanya luka sedikit di


bagian lengan nya, hari pun mulai malam, kita pun pulang ke rumah


masing-masing dan sedangkan anggi pulang bersama tio karna angga gak mau


pulang bersama nya karna bau.


Pagi


pun menyinari kamar ku cahaya pun masuk dari jendela kamar ku, aku pun


bangun, mandi, makan dan tidak lupa mencium kening mama ku, lalu


berangkat ke sekolah tio minta jemput dikarna kan motor nya di servis


sesampai nya kita di sekolah aku melihat tata, tata pun melihat ku


dengan tampang tidak bersalah di menyapa ku dengan seakan-akan tidak


terjadi apa-apa "hai rio kamu apa kabar"


"baik."


"kamu kemana aja 1 bulan gak kelihatan?


"maksud lu apa Tanya kayak itu?"


"ya aku gak tau kamu kemana selama 1 bulan kemaren?


Tio melihat ku dari jauh dan menghampiri ku "rio luu... , eh ada tata lu bukannya udah keluar dari sekolah ya?"


"hah maksud lu?"


"ya maksud gw lu kok masih ada di sekolah ini bukan nya elu udah di keluarin dari sekolah!!"


"udah-udah" aku menarik tio dan pergi ke kelas


"rio dia kenapa sih? Amesia atau gimana?"


"biarin aja"


"rio lu udah di sakiti lo dan bisa-bisa nya dia melupakan itu"


"udah, gw udah gak peduli lagi"


Tak lama alma pun datang dan menyapa ku seperti biasa "pagi rio"


"pagi juga"


"tumben ni pake jam tangan"


"tau ni tadi ada orang yang naruh kotak jam ini di depan rumah"


Rizki pun datang dan langsung berkata "kamu suka gak jam nya?"


"hah ini dari kamu?"


"selamat ulang tahun ya cantik"


Alma tampak bahagia memakai jam yang di berikan oleh rezki, jam pelajaran pun di mulai.


Saat jam


istirahat, aku tak pergi ke kantin aku berada di ruangan piano, aku


memainkan piano itu dengan nada yang sangat menyentuh hati, aku


memainkan piano itu sambil menangis mengingat kepergian kak rara, betapa


kejamnya orang tua ku dulu, aku di bully habis-habisan di masa smp ku


dan saat aku di hiyanati oleh orang yang paling aku percayai.


Tak lama


alma lewat dan ia melihat aku memainkan piano sambil menangis dia pun


masuk tapi pintu nya terkunci dari dalam, dia hanya bisa melihat aku


dari jendela, "dia pasti sangat terluka" ujar alma dalam hati, tak lama


pintu pun terbuka aku pun terkejut dia langsung memeluk ku "kamu pasti


sangat terluka kan? Tenang lah aku ada di sini untuk mu rio kamu butuh


teman untuk di ajak bicara, atau apa pun, asal kan kamu bahagia, aku


juga bahagia" sambil memeluk ku "maksud kamu apa alma?"


 

__ADS_1


 


__ADS_2