
Saat jam istirahat, aku
tak pergi ke kantin aku berada di ruangan piano, aku memainkan piano itu
dengan nada yang sangat menyentuh hati, aku memainkan piano itu sambil
menangis mengingat kepergian kak rara, betapa kejamnya orang tua ku
dulu, aku di bully habis-habisan di masa smp ku dan saat aku di hiyanati
oleh orang yang paling aku percayai.
Tak lama
alma lewat dan ia melihat aku memainkan piano sambil menangis dia pun
masuk tapi pintu nya terkunci dari dalam, dia hanya bisa melihat aku
dari jendela, "dia pasti sangat terluka" ujar alma dalam hati, tak lama
pintu pun terbuka aku pun terkejut dia langsung memeluk ku "kamu pasti
sangat terluka kan? Tenang lah aku ada di sini untuk mu rio kamu butuh
teman untuk di ajak bicara, atau apa pun, asal kan kamu bahagia, aku
juga bahagia" sambil memeluk ku "maksud kamu apa alma?"
Semua
yang ada di sekitar aku melihat ke arah ku termasuk tio, anggi, indi,
angga dan pak yogi, aku yang di peluk merasa nerfes di lihatin, apa lagi
alma yang memeluk ku malu banget. Jam pulang sekolah, tio pun dia
pulang dengan anggi sedang kan aku pulang sendiri ya gak papa sih,
tiba-tiba mobil ku di hentikan oleh alma, dia tak di jemput sama papa
nya, apa boleh buat aku menumpangin nya dan bertanya "kamu udah makan?"
"aku, belum"
"gw mau makan ikut gak?"
"emang boleh?"
"aduh kalau gw jawab gak boleh gimana?"
"ya udah aku tungguin"
"gak boleh!"
Alma pun menunggu ku di
mobil sambil memainkan ponsel nya, setelah aku makan, aku langsung
masuk mobil aku menyerahkan sesuatu padanya dia bertanya "ini apaan"
"lu makan aja, jangan banyak Tanya"
Lalu ia membuka nya dia
pun terlihat senang karna makanan yang aku beri kan itu adalah makanan
yang dia sukai aku bertanya "kamu pernah ke pantai?"
"belum, kenapa?"
"mau kesana gak?"
"pengen tapi gak ah"
"kenapa gak?"
"jauh rio..."
"kan ada gw"
"emang kamu mau kesana?"
"kalau lu mau"
__ADS_1
"boleh!!"
Aku pun pergi
kepantai bersama nya dan hanya berdua, aku menelfon papa ku untuk pergi
kesana, aku diizin kan untuk pergi kesana, alma pun juga terlihat
senang.
Sesampai nya aku di
sana, aku turun dari mobil bersama nya dia terlihat bahagia, dia berlari
dengan girang nya, dia berteriak sekuat-kuat nya, tertawa. Sampai
permain air laut, aku hanya melihat nya saja sampai-sampai baju nya
basah, dia mengajak ku untuk perteriak "rio coba kamu teriak sekuat-kuat
nya!"
"siapa takut"
"biar hati kamu tenang"
"emang bisa?"
"bisa coba aja"
Aku pun berteriak dan
tiba-tiba aku meneteskan air mata aku tak tau kenapa, aku pun menepi,
sore menjelang malam pun datang, Dia menghampiri ku denga wajah yang
senang banget. "lu capek!!?"
"aku capek tapi seru banget"
"btw makasih ya"
"seharus nya gw yang berterima kasih"
"ya makasih aja udah pergi bersama gw"
Aku tersenyum dengan lebar "senyum kamu manis banget tau"
"oh ya masa sih"
"pantasan guru bp suka"
"hah suka maksud lu apaan ni"
"suka lihat kamu"
"owalah"
"lu lapar gak?"
"lumayan sih"
"tapi sayang gw belum tu gimana dong"
"ntar aja kalau gitu"
Hari pun semakin malam
dia seperti nya masih nyaman ada disini, aku pun memanggil nya untuk
balik tapi dia tak mendengar kan ku, sampai aku lihat dia terjatuh, aku
pun berlari menghampirinya, lalu aku membelikan nya baju karna baju nya
basah dan mengajak nya untuk pulang, dia masih aja berlari ke pantai
sungguh kayak anak kecil, aku memanggil nya lagi "alma udah kita pulang
ya"
"kamu mah"
Dia terlihatan sangat
__ADS_1
capek saat di dalam mobil dia tertidur sangat nyenyak karna dia kecapean
sesampai nya aku di rumah nya alma dia pun terbangun.
"ah maaf rio aku lelah banget jadi aku gak menemani mu menyetir"
"iya gak papa kok, ya udah lu istirahat gih capek kan?"
"iya makasih banyak hari ini aku senang banget"
"iya sama-sama"
Dia pun turun dari mobil
ku lalu langsung masuk ke rumah dan aku pun pulang kerumah, sesampai
nya aku di rumah, ya seperti biasa aku di Tanya-tanya sama mama dan papa
ku.
"kamu dari mana?"
"aku dari pantai"
"lah bukan nya aku udah bilang sama papa tadi"
"ya kenapa baru pulang kamu nya rio.."
"aku pergi sama teman"
"dah ah aku mandi dulu"
Naik lah aku ke atas,
mandi, sholat, mengehalu, baru deh aku tidur bahagia nya aku hari ini,
tak lama tio menelfon namun aku ketiduran, keesokan hari nya aku
berangkat kesekolah bersama tio "kok kemaren lu gak angkat telfon dari
gw, kemana lu kemaren?"
"sorry gw ketiduran"
"lah tumben tidur nya cepat biasa nya kayak kalilawar, gak tidur-tidur"
"kemaren gw ke pantai"
"sama siapa"
"sama cewek"
"lah siapa tu"
"ada!!"
"sama tata? Atau sama indi?"
"ye kalau sama tata truma gw, apa lagi sama indi"
"tros sama saha bang rio"
"sama orang yang disana" aku menunjuk ke arah pohon
"hah lu serius dia?"
"iya lah"
Turun lah aku dan tio dari mobil, yah seperti biasa nya, aku di hampiri oleh alma "morningJ"
"morning juga"
"gimana?"
"gimana maksud nya?"
"oh gak, kamu udah makan?"
"udah, kalau lu?"
"udah"
__ADS_1