
Aku
pergi selama 10 hari, selama 10 hari aku di gunung hati sangat senang,
aku dan alma pun turun dari gunung menuju mobil, kebetulan hp ku di atas
mobil, dan batrai nya kosong, saat aku menyala kan hp ku, aku menerima
100 panggilan dan 50 sms, ternyata dugaan ku benar. Alam yang melihat ku
pun terheran, lalu dia bertanya "kamu kenapa kok muka nya tegang gitu
lihat hp!?"
Aku tak menjawab, dan
langsung menyalakan mobil lalu pergi, aku memacu mobil ku 110km alma pun
memarahi ku "rio kamu mau kita mati bareng!!"
Aku lagi dan lagi tak menjawab nya
"kamu ini kenapa sih?"
"rio jawab aku!!"
"rio turun kan kecepatan nya"
"aku takut!!"
Aku pun menurun kan kecepatanya, alma pun memukul ku "kamu gila udah tau aku mati ketakutan malah ngebut"
"maaf"
"aku mau Tanya kenapa kamu kayak ini?"
"mama ku udah gak ada!!"
"hah maksud kamu?"
"mama ku meninggal"
Alma mendengar itu
langsung terdiam, sesampai nya aku di rumah hati ku sangat hancur, saat
ku lihat bendera kuning bekibar didepan rumah, tio dan angga merangkul
ku, dunia ku sesaat hancur alma yang selalu berada di samping ku saat
itu, tapi 1 pertanyaan ku dimana kah papa ku berada? Tio memberikan
sesuatu pada ku, sebuah surat yang berisi kata-kata terahir dari nya
untuk ku :
Teruntuk rio putra
satu-satunya yang mama punya, mama minta maaf atas semua yang mama
__ADS_1
lakukan pada mu, itu karna mama sayang sama kamu tapi cara mama selama
ini benar-benar salah. Rio, mama ingin kamu tau jangan lakukan itu ke
anak kamu kelak, sebenarnya nya mama punya penyakit tapi itu tak bisa
sembuh, mama sangat sayang sama kamu rio maaf kan mama mu ini yang tak
sempurna, cintai lah alma dengan sepenuh hati mu ya mama tau kamu suka
pada nya, jika kamu sudah menerima surat ini, mama sudah tidak bersama
mu lagi, mama sudah di alam lain, mama sayang kamu rio jangan lupa
shalat ya anak baik sampai jumpa lagi mutiara hati mama.
Aku hanya
terpaku dan menangis hati ku sangat hancur malam itu malam yang paling
sunyi bagiku, keesokan hari nya mama ku di mahkam kan, pagi itu aku tak
melihat batang hidung papaku, aku sudah mencoba menghubungi nya namun hp
nya mati, setelah pemahkaman aku pergi ke kantor papa ku, sesampai nya
aku di kantor papa ku, aku tak menemuinya, kata sekretaris papa ku ia
pergi ke bali sama rekan nya, lalu aku minta tolong menelfon papa ku
ternyata di angkat.
sangat marah aku langsung mengabil telfon itu lalu berkata sedikit kasar
"papa adalah papa terburuk bagi rio, papa adalah papa yang terbangs4t
yang rio punya, mama udah gak ada pa, mama meninggal, papa bahkan tak
tau kenapa kan,"
"hah mama meninggal?!!"
"kamu lagi gak bercanda kan"
"aku serius pa"
Papa ku ternyata tidak mengetauinya,
5 hari berlalu
aku masih sangat sedih, merasa letih, bahkan aku tak napsu untuk makan.
Tio,angga, alma, anggi dan rizki tidur di rumah ku karna khwatir pada
ku.
Keesokan hari
nya papa ku pun pulang dari bali bersama seorang wanita yang sedang
__ADS_1
hamil, aku tak tau itu siapa, aku langsung di peluk sama papa ku,
setelah masuk dan perbincang-bincang, tak lama papa ku memperkenal kan
wanita hamil itu, "oh iya ini rio perkenalkan tante linda mama baru mu"
Semua di sana kaget dan
tak menyangka, aku yang masih merasa sangat terburuk atas ke pergian
mama ku semakin terburuk lagi hati ku sangat sakit mendengar nya,
"baru 5 hari mama
meninggal pa, tidak kah papa berfikir papa bilang itu ke rio, rio tau
papa tak sayang lagi sama mama, tapi gak gini caranya, rio baru
kehilangan pa.." dengan mata yang sinis
"yang kamu tenang dulu"
"kamu gak tau, kalian hanya bisa nyuruh aku tenang"
"papa ingin kamu tau aja"
"pa, itu gak sekarang"
"aku ingin tau papa tu sayang gak sih sama aku? Atau tidak"
"sayang, maka nya papa bawain penganti mama"
Aku pun berdiri dan pergi kekamar untuk membawa semua barang papa ku "pergi!!"
"maksud kamu apa rio?"
"pergi!!"
"hah?"
"PERGI DARI SINI!!!!"
"kamu ngusir papa rio?"
"menurut papa?"
"aku gak suka bertele-tele"
"ini bukanlah rumah mu rio, ini rumah mama dan kamu gak sepantas nya ngusir papa ini juga rumah papa!!!"
"kalau begitu ini bukan rumah rio?!"
"bukan begitu maksud nya!"
"kalau bukan kenapa papa bilang seolah-olah ini rumah papa"
"pa, mama baru pergi lo, coba papa ada di posisi rio, aku ingin Tanya aku anak siapa sih"
"kamu anak papa lah!!"
__ADS_1