
lalu aku pergi ke area kolam berenang, aku pun syok melihat itu, aku
melihat papa ku bersama seorang wanita di dalam kolam aku yakin itu
bukan mama ku lagian mama ku tak bisa berenang, setelah aku dan tio
melihat itu, aku pun pergi ke kamar dan berteriak sekeras-keras nya,
sampai-sampai tio menutup telinga nya, dia tau saat itu aku membutuh kan
nya jadi tak masalah oleh nya, setelah aku berteriak papa ku pun keatas
lalu dia mengetuk pintu kamar ku, lalu aku membukakan nya dan dia
bertanya "kamu kenapa berteriak rio, kamu kepeleset?"
Dengan nada yang sangat tinggi "WANITA ITU SIAPA?"
"wanita apaan sih maksud mu?"
"PA, AKU LIHAT PAPA BERSAMA SEORANG WANITA, DI KOLAM BERENANG KITA!!"
"wanita apaan sih.."
Datang lah seorang wanita dari bawah "mas bram!!"
Aku melempar sebuah figura foto "kamu siapa, kenapa kamu ada di sini?"
"rio lu tenang dulu"
"LU DIAM.."
"HEH, AKU TANYA KAMU SIAPA, KENAPA KAMU BERADA DI SINI?"
"aku, teman papa mu"
"TERUS, NGAPAIN DI KOLAM BERENANG, TANPA BUSANA, KENAPA HARUS BERDUAAN, AAHH "
"COBA JELAS KAN"
"rio tenang dulu lu nya"
"atau begini aja" aku pun mengambil sesuatu yang tajam "JIKA MASIH DIAM, PAPA AKAN KEHILANGAN AKU"
"kamu ngancam papa rio?"
"aku gak pernah main-main, rio benci yang nama nya bertele-tele"
Saat itu tio pun panic dia harus menjauhin benda itu, ponsel ku pun
berdering ternyata itu dari alma, tio pun memberitau namun aku berkata
"matiin aja ponsel gw"
"rio, tapi ini dari pacar elu.."
"kalau tidak lu yang jawab"
"oh oke gw matiin aja tapi rio, benda itu tolong di jauhin dari leher lu"
"oke ternyata masih gak ada yang menjelas kan"
"aku harap papa gak nyesal"
Aku melukai dari ku di depan papa ku, papa ku hanya tercengang
melihat aku melakukan hal yang bodoh itu dan berakhir di rumah sakit,
papa ku sangat menyesal, dia tidak menyangka aku akan melakukan itu, si
wanita itu pun meminta maaf kepada mama ku, karna udah mengganggu
__ADS_1
suaminya.
3jam
kemudian aku pun bangun, yang di hadapan ku pertama kali seorang wanita
yang aku buat cemas, siapa lagi pacar cantik ku dong, sebangun nya aku,
dia langsung bilang "mati aja sana biar aku gak cemas lagi"
Aku hanya tersenyum
"lah kok kamu tersenyum, aku serius ini"
"aku ingin kamu elus kepala ku"
"aku marah lo sama kamu rio"
"jangan marah-marah lah, sakit in"
"kamu bikin aku cemas tau"
"iya maaf ya.. lain kali aku gak bikin kamu cemas lagi!!"
Tio pun masuk ke
kamar ku, dia langsung duduk di sofa sambil menunjuk-nunjuk dan
menggeleng-geleng kan kepala nya, tak lama alma di sana, papa ku pun
masuk membawa wanita itu, aku yang melihat nya langsung pura-pura
tidur,saat itu alma dan tio pun meninggalkan kita bertiga sana "papa tau
kamu pura-pura tidur rio"
"ada apa lagi sih pa,"
"kak shesa mau ngomong sama kamu"
"oke rio begini ya, aku mau minta maaf soal tadi"
Aku hanya diam dan pura-pura tidur dalam hati ku berkata "gak puas ya, menyakiti hati dan mental ku dari kecil"
"rio, aku benar-benar minta maaf"
Aku pun bangun, dan
tanpa sengaja tertampar oleh ku kak shesa, yang sedang duduk di atas
tempat tidur ku, papa ku langsung memarah ku "KAMU KETERLALUAN YA, MAU
KAMU APA, ORANG INI MAU MINTA MAAF, KAMU MALAH MENAMPAR NYA"
"pa, aku gak sengaja"
"gak sengaja, apa nya papa lihat kamu sengaja ngelakuin nya"
"TERSERAH PAPA DEH, RIO
CAPEK" aku mencaput slang infus dan pergi meninggalkan rumah sakit, tio
dan alma melihat ku keluar dari ruangan ku, mereka langsung mengejar ku
namun sayang aku sudah naik taksi, mereka pun mengejar ku menggunakan
taksi, taksi itu menuju kerumah ku, mereka turun dari taksi yang mereka
tumpangi, mereka melihat aku keluar dari rumah membawa tas yang lumayan
besar untuk ku masuki kedalam mobil dan mereka pun mehampir ku "rio kamu
__ADS_1
mau kemana?" Tanya alma
Aku pun berbohong "aku gak kemana-mana !!"
"jangan bohong, atau aku ikut"
"untuk apa aku bohong!!"
"kalau gitu aku ikut"
"jangan ikut"
"kenapa aku gak boleh ikut?"
"sayang ku ku mohon jangan ikut ya.."
"kamu sayang gak sih sama aku"
"aku sayang sama kamu"
"terus kenapa aku gak boleh ikut?"
"alma biar kan rio pergi untuk sementara untuk menenangkan fikiran nya"
"gak mau aku mau nya sama rio"
"nanti dia ngelakuin yang aneh-aneh"
"okay, okay kamu ikut"
"tio, gw minta tolong sama lu jika terjadi apa-apa sama ngokap gw kabari gw"
"lu yakin ngajak dia?"
"sejujurnya gak yakin sih tapi gimana lagi" bisik ku pada tio
Aku pun
pergi bersama alma ke bandung, untuk menenang kan diri, aku dan alma pun
pergi mendaki gunung manglayang, aku melihat banyak orang mendaki
gunung ini.
Alma yang
mengajak ku waktu itu merasa sangat senang, dia tak menyangak kalau dia
akan di ajak ke gunung, yang dia sangka pergi ke pantai lagi ternyata
dia aku bawa ke tempat yang dia suka, sambil menemangkan hati dan
fikiran ku.
Aku
pergi selama 10 hari, selama 10 hari aku di gunung hati sangat senang,
aku dan alma pun turun dari gunung menuju mobil, kebetulan hp ku di atas
mobil, dan batrai nya kosong, saat aku menyala kan hp ku, aku menerima
100 panggilan dan 50 sms, ternyata dugaan ku benar. Alam yang melihat ku
pun terheran, lalu dia bertanya "kamu kenapa kok muka nya tegang gitu
lihat hp!?"
__ADS_1