Cintaku Untuk Alma

Cintaku Untuk Alma
karna lu alma syufi ulfa


__ADS_3

           Aku pun pergi ke kelas dia melihat dengan mata yang sinis, aku pun tertawa dalam


hati, aku masuk ke kelas dan menaruh sesuatu di atas meja nya alma, yap


sebuah teddy bear yang bisa bicara, saat alma masuk ke kelas dia pun


heran kenapa ada boneka, lalu dia bertanya pada rizki "ki ini dari


kamu?"


"bukan!!"


"terus??"


"dari orang yang duduk di jendela sana" sambil menunjuk ke arah ku


"hah rio, masa iya?"


"Tanya aja sendiri sama orang nya"


"hmm ntar aja deh"


"kamu suka sama rio"


"suka maksud nya? Sebagai apa ni?"


"ya sebagai kekasih"


"aku juga gak tau sih"


Jam olah raga pun


berbunyi, aku bersama tio dan angga pergi ke lapangan, pak yogi adalah


guru olah raga di sekolah ku, guru yang sangat serius, kalau jam


pelajaran nya harus on time kalau gak bisa-bisa merah nilai kalian di


lapor, telat 1 menit aja udah gak boleh ikut pelajaran beliau, kalau


telat nya 30 detik di hokum lari 10 putaran lapangan, bahkan telat 5


detik aja di suruh pust up 5 kali, Tapi itu dia yang bikin beliau unik.


Setelah jam pelajaran, aku menghampiri nya "hai alma"


"hai juga"


"aku mau Tanya boleh gak?"


"boleh dong"


"boneka yang di atas meja ku kamu yang kasih"


"mungkin rezki"


"mana mungkin aku beliin kamu hadiah!"


"jangan bohong deh"


"kenapa aku harus bohong"


Dalam hati ku ingin ketawa lihat muka nya kebingungan,


Dia pun mencari rezki dan bertanya lagi "ki emang iya kamu yang kasih boneka nya?"


"masalahnya aku Tanya rio kamu yang ngasih"


"alma aku lihat kok, tadi rio narok itu boneka di atas meja kamu, mungkin dia malu mengakui nya"


"hahaha, iya mungkin"


"alma aku mau Tanya sama kamu!!"


"Tanya apa?"


"kamu cinta sama rio?"

__ADS_1


"kenapa kamu Tanya seperti itu?"


"kalau gak izinkan aku untuk mencintai mu!"


"hah apa maksud nya?"


"alma aku jatuh cinta sama kamu izinkan aku untuk mencintai mu"


Aku


mendengarnya hati ku sangat hancur sehancur-hancur nya, dan pergi dari


sana, alma yang tau aku di sana langsung mengejar ku, sehingga dia di


tabrak oleh mobil dan di larikan ke rumah sakit, aku sangat menyesal


saat itu kenapa aku tak memberitau nya bawah aku mencintai nya, beberapa


hari aku berada di rumah sakit, dia pun bangun dari koma, ya aku tak


pulang dan izin beberapa hari, saat dia terbangun aku sedang tertidur


karna 3 hari tak tidur, aku tertidur di samping nya, dia memegang kepala


ku "kenapa aku bisa jatuh cinta pada kamu rio?"


Aku terbangun dan memegang tangan nya "karna lu alma syaufi ulfa"


Aku mendengarnya hati ku sangat hancur sehancur-hancur nya, dan pergi dari


sana, alma yang tau aku di sana langsung mengejar ku, sehingga dia di


tabrak oleh mobil dan di larikan ke rumah sakit, aku sangat menyesal


saat itu kenapa aku tak memberitau nya bawah aku mencintai nya, beberapa


hari aku berada di rumah sakit, dia pun bangun dari koma, ya aku tak


pulang dan izin beberapa hari, saat dia terbangun aku sedang tertidur


karna 3 hari tak tidur, aku tertidur di samping nya, dia memegang kepala


ku "kenapa aku bisa jatuh cinta pada kamu rio?"


Aku terbangun dan memegang tangan nya "karna lu alma syaufi ulfa"


"hehehe kebangun lu baru bangun kan mau minum gak"


"rio emang kamu dengar?"


"menurut lu?"


"iya!!"


"lu suka sama gw?"


"menurut kamu?"


"gak tau ya, gw harap iya"


"aku sayang sama kamu rio!!"


"ngomong apa lu barusan"


"gak ngomong apa-apa!!"


"udah bisa bohong ya!! Ampun ya"


"gw panggil dokter dulu ya!!"


"aku bilang aku sayang sama kamu"


"aku juga"


Saat aku mau memanggil dokter, aku di tahan oleh nya dan ingin memeluk ku, "kamu mau kemana, tetap lah di sini"


"gw mau panggil dokter bentar"

__ADS_1


"kamu di sini aja"


"tumben manja"


"kan sekarang kamu udah jadi pacar ku"


"sejak kapan?!"


"ya udah, kalau gitu aku terima aja tawaran dari rezki"


"ya udah terima aja,


tapi kalau lu terima kayak nya gw bakalan gak makan-makan, gak


tidur-tidur dan akhir nya tidur selama-lama nya"


"ihs kan gitu"


"gak jadi kalau gitu"


"ya udah gw mau ketemu sama dokter bentar"


"iya!"


Pergi lah aku


bertemu sama dokter lalu, dokternya memeriksa keadaan alma, setelah itu


dokternya bilang "besok pacar nya udah boleh pulang" setelah dokter


bilang itu alma pun langsung senang banget.


Keesokan


harinya alma pun pulang, sesampai nya alma di rumah nya aku pun pulang


saat aku menuju kerumah, aku di telfon oleh tio, ia ngajak ku pergi


ngopi, sesampai nya aku di kedai kopi, aku pun menceritakan semua nya


pada nya, dia pun senang mendengar nya.


Bulan


baru, hari baru dan pacar baru aku menghampir nya dan memegang tangan


nya dan seluruh siswa dan siswi yang ada di sekolah ku teriak dengan


histeris, masuk lah aku ke kelas, tata tak terima, saat jam istirahat


dia pun melaprak alma di kamar mandi dengan teman-teman nya "hey alma,


dasar lu cewek gak tau malu, dasar cewek pembawa sial"


"maksud kamu apa"


"eh semenjak lu masuk kedalam kehidupan nya rio, dia celaka terus-terusan"


"bukan nya kamu yang buat rio celaka?"


"wah berani ya lu ngejawab"


"mau kamu apa!!"


"mau ku? mau ku adalah lu putus dengan rio"


"aku akan minta putus sama rio apa bila aku buat masalah, atau kalau gak dia buat masalah, aku bukan kamu ta.."


"putusin rio atau sahabat lu akan habis"


"apa-apaan sih bawa-bawa sahabat"


"ya kalau kamu gak putus sama rio, sahabat lu indi bakalan gw apa-apain"


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2