Cintaku Untuk Alma

Cintaku Untuk Alma
pembelaan


__ADS_3

Sahabat ku


tio sangat sering datang kesana dengan harapan aku bangun, hampir setiap


hari dia kesana, saat alma tau aku koma dia merasa sangat sedih, dia


udah tau kalau yang waktu itu dia gak jadi di skors, karna bantuan aku,


alma yang merasa berhutang budi pada ku dia menemani ku setiap saat,


sedang kan mentari... aku tak tau. Selama aku koma aku tertemu banyak


lah tak bisa aku cerita kan, pada suatu hari aku pun bangun dari koma


ku, aku melihat tio, alma, tata sahabat dekat tio dan rio, dan anggi.


Aku memanggil tio,


"tio!!"


"eh lu udah bangun"


"panggilin dokter"


"gw di mana?"


"di rumah sakit"


"papa gw mana?


"ada tadi di luar!!!!"


"lu ya bikin orang..." tio meneteskan air mata


"lu nangis?"


"lu tu ya... bikin orang cemas"


"ye sorry kali kan gw juga gak tau bakal kayak ini"


Tak lama dokter pun


masuk, dokter pun memeriksa keadaan ku, kata nya kondisi ku udah stabil


Cuma tinggal proses pemulihan saja, datang lah alma dengan wajah yang


sangat pucat, aku menyuruh nya pulang namun dia tak mau, hal hasil dia


drop, aku tak tau dia kenapa karna tio belum cerita.


Aku bertanya sambil makan "bro alma kenapa kok bisa drop gitu?"


"udah lu makan aja dulu yang benar"


"kan gw Tanya!"


"tapi lu janji dulu habis gw cerita lu gak bakal emosi ya"


"emosi?"


"maksud lu"


"janji dulu tapi"


"iya!!"


"jadi semenjak lu koma


dirumah sakit alma itu sangat sedih, dia sering di bully sama mentari,


jeri, maudy dan ahmat, dan mereka tak main secara fisik doang mental


juga, gw udah berusaha untuk nolongin dia tapi masih aja, dan bahkan,


mereka, melakukan pelecehan sexsual pada alma, video nya pun udah


tersebar di sekolah, alma sampai di ancam jangan bilang kesiapa-siapa,


jika dia bilang dia gak akan bisa ketemu sama lu, tapi, gw udah lapor ke


guru bp tapi gak aja tanggapan"


"BANGSAT BANGET TU SEKOLAH gw gak bisa tinggal diam"


"rio kan gw udah bilang jangan emosi"


"eh coba lu fikir jika lu di posisinya dia gimana"


"iya gw tau, tapi lu nya jangan emosi!!"


"gimana gak emosi"


Buum aku langsung pergi kesekolah, tio berusaha menahan ku, masalah nya hari sudah malam, makanya tio nahan aku,


Keesokan


hari nya aku keluar dari rumah sakit, dan hari itu juga aku masuk ke


sekolah, disekolah orang pertama yang aku temui adalah mentari, tanpa


basa basi aku memarahi nya depan teman-teman


"TERNYATA GINI CARA LU, CEWEK MURAHAN"


"maksud kamu apa rio?"


"MASIH NANYA LAGI, MANA SI JERI"


Datang lah jeri dengan bola voli nya "kenapa lu cari gw, kangen lu?


"jangan mimpi"


"KALIAN APA IN PACAR GW"


"pacar kamu kan aku rio"


"TARIK UCAPAN LU BARUSAN, GW GAK PERNAH SUKA APA LAGI CINTA"

__ADS_1


"DAN BUAT LU JERI, CARA LU MURAHAN SAMA KAYAK MANTAN LU DAN JUGA SAMA KAYAK ORANG YANG DI SAMPING LU INI, CEWEK MURAHAN"


Keadaan


mulai memanas, kita berantam disana, pada akhir nya alma dan tio datang


untuk melerai kita, kita berakhir di ruang bp, aku benar-benar


meledak-ledak tapi, yang lucu buk resti melihat ku dan tidak merespon,


malah berkata "kenapa kamu gantang bangat sih nak keren bangat"


"ibuk tak mendengar kan saya dari tadi"


"ibuk yang bertindak atau saya yang bertidak"


"hah maaf rio, gini aja, kamu sama jeri baikan aja"


"bisa saja, sih buk tapi, jika jeri minta maaf sama alma dan menghentikan terornya kepada saya"


"gw gak salah"


"banyak bacot lu"


" lu fikir gw gak tau, apa yang lu lakuin ke pacar gw"


"apa? siapa emang pacar lu?"


"pacar gw alma syufi ulfa"


"dan lu fikir gw gak tau orang yang neror gw di hari ulang tahun gw"


"apaan sih kalian bukannya damai malah berantam lagi"


"SAYA TIDAK AKAN MAU BERDAMAI DENGAN COWOK BRESEAK INI"


"DAN JIKA IBU JADI ALMA APA IBU MAU DI PERLALUKAN SAMA SEPERTI ALMA?"


"dia sering di bully sama mentari, jeri, maudy dan ahmat, dan mereka


tak main secara fisik doang mental juga, dan bahkan, mereka, melakukan


pelecehan sexsual pada alma, video nya pun udah tersebar di sekolah,


alma sampai di ancam jangan bilang kesiapa-siapa"


"EH LU, PUNYA BUKTI NYA GAK, BANGSAT"


"jeri jaga omongan mu ini sekolah"


"lu butuh bukti, iya"


"ni gw kasih lu bukti"


Sebuah video muncul di


dan melihat video itu orang tua nya sangat marah.


"ahh saya sudah selesai dan terserah ibu mau diaapin dan saya harap ibu bisa berlaku adil"


"saya permisi"


Sebuah video muncul di


dan melihat video itu orang tua nya sangat marah.


"ahh saya sudah selesai dan terserah ibu mau diaapin dan saya harap ibu bisa berlaku adil"


"saya permisi"


Aku


terkejut bahwa alma ada di depan pintu, dia sangat malu, aku melihat


mentari, mentari pun melihat ku lalu aku menarik tangan nya alma "ayo


ikut aku" aku menarik nya untuk pergi menjauh dari mentari, dia bertanya


"kenapa kamu melakukan ini semua" aku tak menjawab nya dan terus


berjalan, dia terus bertanya hal yang sama, aku berhenti, melepaskan


tangan ku dan berbalik aku menatap nya dengan tajam.


"kamu mau tau, kenapa aku melakulan ini semua!!"


"iya aku mau tau"


"okay gini, aku suka sama kamu alma"


Alma tak mengangka kalau


aku suka pada nya, dia fikir selama ini aku menyukai mentari karna


waktu itu di perpus, aku tertawa bersama mentari waktu itu, saat itu


alma mempunyai perasaan pada ku, tio perlari ai memberi tau bahwa


mentari mau bunuh diri,


"rio, si mentari udah kehilangan akal ya, dia mau bunuh diri!!"


"bukan urusan gw"


"tio dia dimana sekarang?"


"ngapain kamu kesana?"


"mau melarang nya"


"maksud mu apaan?"


"sudah jelas-jelas yang buat kamu malu"


"udah jangan berdebat"


"dia di atap alma"

__ADS_1


"jika kamu mau kesana silahkan, akan ketetapi kamu akan tak bisa bertemu dengan ku lagi, jangan mencari ku"


"maksud mu apaan sih?


"kalau kamu masih ingin pergi aku akan menghilang dari hidup mu, aku sayang sama kamu makanya aku gak mau kamu kenapa-kenapa"


"kamu tu sayang sama mentari!!"


"siapa yang bilang! Aku sayang sama metari?"


"bukan nya di sosmed itu..."


"aku gak pernah sayang sama dia"


"kamu mau pergi silahkan"


 


 


Aku pergi menjauh


dari nya, dia bertanya pada tio "tio, rio kenapa, apa maksud nya," tio


tak menjawab, dia tetap pergi kesana, sesampainya mereka di sana


ternyata, mentari hanya memancing aku untuk peduli padanya, dia memang


perdiri di atas atap tetapi setelah dia melihat alma, dia tak jadi


melompat, dia turun dan melambrak alma yang tak tau apa-apa.


"eh lu gara-gara lu, rio benci sama gw"


"bukan gara-gara gw"


"berani nya lu ngejawab"


"dia tu suka sama gw, dia tu hanya kasian lihat lu, lu kan udah di pakai sama si jeri mana mau rio sama lu"


Alma langsung menampar mentari dia udah sangat muak dengan nya


"BERANI NYA KAMU MENAMPAR KU"


"KURANG AJAR KAU, EH ASAL KAU TAU, KAU ITU SANGAT MURAHAN, DIA TAK PERNAH SUKA APA LAGI CINTA"


"APA YANG KAU KATAKAN, TARIK UCAPAN KAU"


"alma udah jangan di perpanjang lagi"


"KAMU DIAM"


Mentari kembali menampar alma, tak lama indi pun datang dan langsung menampar mentari


"EH LU PUNYA MUKA GAK,


KALAU PUNYA MUKA HARUS NYA MALU LU, UDAH MENCIUM ORANG SEMBARANGAN,


MENPERMALUKAN ORANG, MELECEH KAN SAHABAT GW, EH JANGAN MENTANG-MENTANG


ANAK YANG PUNYA SEKOLAH, LU MAKAN DARI UANG KITA, JADI JANGAN SOK JAGOAN


DEH"


"alma ayo kita pergi"


"urusan kita belum selesai"


Mentari gak bisa bicara


apa-apa seteleh indi ngomong seperti itu, alma menangis dia menyesal


karna tidak mendengarkan kata ku, aku sudah menghilang dari hidup nya


dan aku lari kekehidupan ku yang baru yap orang itu tata sahabat ku yang


sekarang menjadi pacar ku sedang kan mentari dia pindah ke luar negri


karna menyusul mama yang berada di London, sebelum dia pergi, dia


meminta maaf pada ku, saat itu aku bersama tata


"hey, rio"


"mau apa lu kesini?"


"gw kesini, gw mau minta maaf sama lu rio"


"tumben lu minta maaf!"


"karna gw banyak salah sama elu"


"orang yang harus nya lu minta maaf nya itu bukan gw tapi orang yang di pojok sana"


"iya nanti gw kesana"


"bagus deh"


"oh iya yang kamu haus gak"


"gak makasih"


"kalian pacaran?"


"iye emang kenapa"


"have fun ya gw mau kesana dulu"


"hm.."


Saat aku melihat nya


hati ku tak karuan, di hati ku hanya ada dia, bukan untuk tata,


pertanyan nya adalah apakah alma juga sama? Mungkin, tapi kurasa tidak.


 

__ADS_1


 


__ADS_2