
Aku pergi dari sana dan
meninggal kan mentari, "aku akan membuat kamu menyesal udah nolak aku
lihat aja nanti rio" aku mencari tio dan alma, aku gak pernah membela
seseorang sebelumnya rasanya bangga banget sih, aku menemukan tio dan
alma, aku bertanya pada alma,
"lu gak papa kan?"
"tumben lu nanyain orang"
"iya aku gak papa kok makasih ya baju nya"
"ya.."
"rio lu sama mentari ngapain tadi, pacaran"
"banyak bacot lu, gw juga gak suka sama dia ngapain"
"ye kirain kan!!"
Pulang nya aku sekolah, dan kebetulan mama ku gak dirumah aku main games
sampai malam, sepulang nya mama ku, aku malah di marahin, capek untuk
bertahan, mama yang egois, papa yang sibuk dengan bisnis nya sampai
melupakan segala nya, aku benar-benar tidak tahan lagi.
"BAGUS MAIN GAMES BUKAN BELAJAR"
Aku lagi lagi diam
"GIMANA KAMU MAU PINTAR MAIN GAMES MULU"
Aku langsung masuk kamar
"RIO MAMA BELUM SELESAI NGOMONG"
"sekali aja, rio ingin mama tu gak marah- marah ke rio"
"GIMANA MAMA GAK MARAH SAMA KAMU, KAMU PULANG SEKOLAH BUKAN NYA BELAJAR MALAH MAIN GAMES, MAU JADI APA KAMU NAK!!"
aku benar benar stress lah hasil aku memecah kan sebuah pot
"CUKUP!!!!!!!"
"rio"
"CUKUP HANYA MASA KECIL
KU YANG MAMA REBUT, CUKUP, MAMA TAU RIO TADI PINGSAN DI SEKOLAH, KARNA
APA? KARNA MAMA GAK NGIZININ AKU SARAPAN, MAH AKU BUKAN ROBOT, YANG MAMA
SURUH SESUKA HATI, aku ingin dicintai bukan di suruh layak nya babu,
KATA NYA SAYANG INI BUKAN SAYANG INI NAMA NYA PENYIKSAAN"
Mama ku termenung
mendengar aku bicara dengannada yang sangat tinggi itu arti nya aku udah
di titik lemah ku. aku meninggalkanmama untuk berfikir, aku masuk ke
dalam kamar ku lalu melihat hp ku, akumelihat di grup chat orang
tertawa, lalu ada pesan dari nomor yang gak akukenal, aku membuka pesan
itu, isi pesan itu adalah sebuah foto aku yang di ciumsama mentari tadi
siang, "udah tersebar di sekolah rio".
"udah tersebar di sekolah rio".
Aku benar-benar di buat
gila, keesokan hari nya, ada yang aneh dari mama ku tiba-tiba aja mama
ku membuat kan aku sarapan, "mat pagi rio"
"selamat pagi juga ma"
"kamu mau makan apa?"
"tumben hari ini ada sarapan!!, mama kesambet apaan?"
"rio"
"hmm apa"
"mama bukan lah mama
yang baik buat kamu nak, mama adalah mama yang terburuk, mama gagal jadi
mama yang terbaik untuk kamu rio, mama tu sayang sama kamu, tapi cara
mama selama ini itu salah dan aneh, makasih tadi malam udah marahin
mama, kalau gak mama gak sadar, kamu udah besar tanpa teman, tanpa kasih
sayang, kamu jadi anak yang dingin dan tak peduli sama sekitar, mama
merasa benar-benar bersalah"
Aku melihat jam, jam menunjukan pukul 6.45
"duh mana sih pak bambang, aku udah telat"
"kamu naik ojek aja atau mama anter aja"
"gak usah aku naik angkot aja mah aku berangat dulu ya udah telat nih"
"kamu kan bisa bawa mobil mama?"
"belum boleh"
"kenapa?"
__ADS_1
"telat ni aku nya"
"yaudah"
Aku pergi begitu saja,
pas aku membuka pintu aku melihat ada sebuah mobil baru, mamaku
melemparkan sebuah kunci "tangkap"seru mama ku, aku pun menangkap nya
lalu bertanya
"apa-apaan ni ma?"
"mulai sekarang kamu bawa mobil ini kesekolah"
"inini mama, aku masih 16 th 3 bulan lagi baru boleh bawa mobil sekarang, aku naik angkot aja"
"oh iya.. kamu masih 16 th ya"
"ya udah aku berangkat dulu assalamualaikum sarapan enak banget"
"rio boleh gak mama meluk kamu?"
"boleh."
Sesampai nya
aku di sekolah semua orang termasuk alma dan tio ngeledek aku, karna
foto itu, mungkin aku sudah terbiasa di ledek, ya udah makanan aku, tak
lama mentari menghampiri kita, aku, tio, dan alma.
"rio baju yang kemaran besok ya"
"udah untuk kamu aja baju nya"
"ngapain lagi sih ni bocah"
"rio gimana kabar nya hari ini" dengan senyum
Aku hanya diam lagian aku malas melihat nya
"gw sehat tumben lu Tanya" sambar tio
"ih bukan lu tapi rio"
Aku malah langsung pergi
"guys gw duluan mau tarok tas"
"rio lu udah sarapan?" Tanya tio sambil teriak, aku mengajukan jembol
"lu ngapain lagi disini?"
"suka-suka gw lah"
"pergi yuk alma"
"yuk"
"eh anak baru lu gw tunggu di belakang sekolah"
nya pelajaran mtk karna kemaren aku cekcok sama mama ku, aku lupa
menghafal tapi, untung nya gak pelajaran baru, masih lanjutan yang
kemaren, jam ke 3, jamnya olahraga, kita semua di suruh berbaris di
lapangan. Mata ku hanya tertuju pada seorang cewek yaitu alma, aku
bertanya-tanya apakan aku lagi jatuh cinta? Atau hanya penasaran, waktu
aku main basket aku melamun, tiba-tiba tio melempar bola pada ku, hal
hasil kepala ku sakit,
"aduuh lu ya, ngadi-ngadi nya lu, sakit ni"
"hahaha sorry-sorry gw sengaja tadi"
"kurang asem lu"
"gak papa kan"
"resek lu"
"kenapa lu ngelamun mikirin foto itu?"
"dih gak lah ngapain itu di pikirin"
"lah terus apa, btw tadi pagi lu sarapan di mane?"
"dirumah"
"hah dirumah"
"iya dirumah"
"kok tumben biasanya lu sarapan sama gw"
"tau tu mak gw, tumben dia baik banget sama gw hari ini"
"masa sih"
"iya.."
"oh iya lu ingat gak sih sama angga & anggi"
"oh yg kembar itu kenapa emang"
"tio!!" panggil anggi
"hai!! Panjang umur lu nggi"
"temanin gw ke perpus dong"
"gimana ya!!"
"ayo lah"
__ADS_1
"tapi gw ajak rio boleh kan?"
"boleh tapi dia nya kemana?"
"hrmmm"
"eh rio, kita ke perpus yuk"
Aku jadi nyamuk, sampai
nya di perpus aku cari buku pelajaran dan mereka mencari buku novel, aku
membaca buku sejarah sedangkan mereka membaca buku percintaan, dalam
hati aku meggerutu "besok kalau lu ngajak gw kayak ini, gw gak akan mau"
dengan menghela nafas, setelah itu aku melengoh kearah jendela, aku
melihat nya lagi dan lagi aku tersenyum sangat lebar, sehingga tio
heran, selama dia tau aku 2 kali dia melihat ku tersenyum selebar itu.
"jangan senyum-senyum sendiri ntar di kirain gila"
"apaan sih siapa yang senyum nggi"
"lu lagi senang banget ni atau ada masalah di pusat pemikiran lu"
"masa bodo btw kalian kapan dekat nya?"
"udah lama sih kita pernah satu kelas!!"
"ooh gitu!!"
"gw mau Tanya kemaren lu di kiss sama mentari?
"ya gitu deh"
"oh jadi benar dong, cieee lu udah pacaran sama mentari"
"maksud lu, gw udah dianggap pacaran sama mentari karna mentari kiss gw gitu"
"ya mungkin"
"itu tiori dari mana gw Tanya?"
"ya tiori gw lah"
"anggi orang kayak rio yang dingin kayak freezer 3 pintu mana cocok sama si barbar mentari"
"mon maap, bukan 3 pintu tapi, 6 pintu"
Mereka tertawa,
untung nya hanya kita bertiga disana, lalu aku melengoh lagi ke jendela
muka ku langsung berubah menjadi jengkel karna mentari ada disana, Saat
aku keluar dari perpus aku melihat cewek yang aku benci, dia menunggu
ku untuk bicara hal yang gak penting. "bro, kita mau ke kantin lu ikut
gak"
"gak lah kalian aja kepala gw masih sakit"
"have fun ya kalian"
"have fun maksud lu nggi?
"rio kenapa kamu gak makan pagi sama tio tadi?"
Aku terus berjalan dan mendengar kan music
"rio kamu makan pagi nya pakai apa?"
"rio kamu manis banget sih!"
"kenapa kamu gak suka sama aku?"
"kenapa kamu suka sama alma?"
"rio kenapa kamu dingin banget sih?"
Aku berhenti dan melihat nya dengan tatapan tajam,
"bukan-urusan elu berisik banget sih"
"itu tanda nya aku sayang sama kamu"
Aku melihat alma yang sedang bersama indi teman dekat nya, aku menyapa nya "hai alma"
"hai rio!! kamu mau kemana"
"rio dan aku mau kekelas" sambil memegang tangan ku
"aku mau ke.. ke... ah ke ruangan I T masalah nya, aku latihan desain"
"hah desain bukan nya kamu mau ke kelas tadi"
"males dekat-dekat sama elu!! Kenapa sih gak paham-paham?"
Bel pulang
sekolah pun berbunyi, aku, tio, indi dan anggi kita berempat piket jadi
nya alma duluan keluar dari kelas, waktu aku keluar dari kelas, kita
kira alma menunggu kita keluar ternyata dia udah pergi apa boleh buat,
aku menuju ke parkiran, aku melihat mentari membawa sebuah baju, aku
penasaran hal hasil aku dan tio berjalan lawan arah, sedang kan indi dan
anggi pulang bersama kembaran nya anggi yaitu angga.
__ADS_1