CLBK (Mantanku, Suamiku)

CLBK (Mantanku, Suamiku)
CLBK #6


__ADS_3

Yank...tumben jam segini sudah pulang" tanya Rio saat aq masuk rumah.



" iya, jalan lg lowong, gak macet." Jawabku bohong. Ya Tuhan...kenapa aq jd seperti ini? Ini pertama kalinya aq bohong ke Rio. Tapi jika aq jujur takutnya jg jd pertengkaran. "Jgn ada perselisihan dl" batinku.



" anak2 dah makan?" Tanyaku


" sudah , td sudah disuapin." Jawab Rio.



Rio kembali dengan aktivitas tidurnya. Aq hanya menghela nafas. " mau sampai kapan km gak bergerak cinta?kapan km akan berusaha bangkit? " kataku dlm hati. Hatiku bergejolak jika melihat Rio seperti ini.  Jd orang yg malas, pengangguran, kerjaannya cm makan dan tidur. Apakah tak ada rasa tanggung jawab pada anak2? Semua hanya ada dlm hati dan tidak dapat ku ungkapkan.



Aq setiap hari banting tulang kesana kemari hanya untuk anak2ku. Prinsipku sekarang selagi Rio tidak macam2 ataupun selingkuh aq gak akan berpisah dengannya.



Kling...


Notif w.a ku berbunyi. Kuraih hp ku yg ada di dekat TV.


Mas Al..."akh...kenapa dia jd w.a aq? Aduh...nti klo ketauan gimna?" Kataku lirih.



" Yank, besok malam punya waktu?" Kubaca w.a di hp ku



" maaf Mas besok kerja, gak da waktu."



" kalau gt besok kusamperin ke ruangan km aja"



" jangan...gak usah."



" bagaimna kalau hari sabtu minggu ini?"



Kudiamkan tanpa kubalas lg. Bisa runyam nti klo dilanjutin. Aq tak tahu jalan pikiran Mas Al. Bisa2 nya dia seperti ini. Kalau memang butuh pendamping kan bs cr yg lain.


Karena w.a nya tidak kubalas , dia menelfonku. Kuabaikan panggilan telfonnya. Ku mide silent hp ku dan kumasukkan tas kerjaku.


#####


Hari sabtu aq sebenarnya libur. Hehehe. Tp aq gak mau ketemuan ma mas Al.



Pukul 19.30 , aq mulai bebebah rumah karena ke 3 anakku sudah tidur. Rumah kecil yg berantakan dan akan bersih jika ke 3 anakku sudah tidur.


Kuambil hp ku yg ada di dlm tas. Kuperiksa barangkali ada w.a yg penting untukku.


Wow...ada 60x miss call. Dan semua dari mas Al. Kubaca w.a satu persatu. Dan yg membuat shock w.a .as Al yg terakhir.



" aq sudah di depan gang rumahmu sayank...jika km tak menemuiku dlm 10 menit aq akan ke rumahmu." Kubaca tulisan si hp ku.



Allah Huakbar....kulihat lg jam berapa w.a nya. 5 menit yg lalu...aduh....ni org mau nya apa???? Kutinggalkan sapu di teras rumah dan segera berganti pakain yg tertutup dan memakai kerudung.



Aduh...aq lupa berpamitan pada Rio. Ya sudahlah belakangan aja. Ngurusin ini dulu yg mendesak. Aq jalan dengan cepat menuju depan gang rumah.



Terparkir mobil BMW Z4 warna putih di depan gang. Ini mah bukan mobil mas Al. Tp orang nih orang kemana? Batinku



Aq mengedikkan bahu. Ternyata org satu ini mengerjaiku. Aq segera akan puter balik badan. Tapi tiba2 ada yg menarik lenganku.


__ADS_1


" mau kemana sayank..." sambil tersenyum smirk.


" gak kemana2" jawabku setengah terkejut. Kukira dia cm main2. Hadeh....gimna ini????



Mas Al menarik tanganku dan menyuruhku masuk mobil. Aq kayak orang di gendam aja, nurut aja perkataannya. Aq masuk mobil. Mas Al jg segera masuk mobil dan melajukan mobilnya.


Aq kayak org linglung, dan langsung menggeleng2kan kepalaku.


Sadar Erin...sadar...saat aq bener2 sudah 100% terbangun dari keterkejutanku.



" Mas mau kemana ini? Tolong balik, pulang ke rumah...!!!" teriakku



"Gak, aq mau ngajak km keluar sayank..." jawabnya santai.



" klo km gak berhenti aq jambak2 rambut km...berhenti gak!!" Kataku menahan amarah dg nada yg sangat ditekan.



Mas Al malah diam saja. Tanpa babibu kujambak rambutnya. Kutarik sampai akhirnya di mengerem mendadak mobil nya.



Aq yg tidak siap dg itu lengan kiriku dan bahuku terbentur dashboard.  Sontak aq teriak "aaaaa.... aduh...astagfirullah..." aq sangat terkejut dan langsung terdiam sambil memegang lenganku. Aq shock. Tak terasa air mataku menetes, takut bercampur rasa sakit. Aq menatap mas Al nanar.



" Sayank..kamu gak papa? Mana yg skit? Aq minta maaf...bener2 minta maaf. " katanya dg panik dan memegang kedua pipiku dg kedua tangannya.



" km jahat mas...hiks..hiks...aq bukan sayank nya km, aq bukan apa2 km. Aq istri orang mas...sadar gak km...hiks.." aq menangis sejadi2 nya.


Mas Al menarikku dalam pelukannya.


Aq berusaha berontak tp kekuatanku gak sebanding dengannya.




" kita ke mall sebentar. Aq mau beli kado buat ibuku yg berulang tahun besok. Km temenin aq sebentar. Setelah itu pulang." Katanya sambil memandangku dg wajah penuh perhatian.


Aq akhirnya hanya bs menurutinya. Memarkir mobil di halaman depan lobby mall dan aq turun dari mobil. Mas Al menggandeng tanganku. Kutepis tangannya.


" maaf mas nanti jika ada kenalanku melihat jadi salah paham. " kataku


Mas Al tidak mengatakan apapun. Dia hanya diam dan berjalan menyusuri mall dan aq mengikutinya dari belakang. Tiba2 menghentikan langkah. Pikiranku yg gak fokus gara2 melihat penampilanku di kaca etalase sebuah outlet , penampilan yang gak banget, aq pakai celana training abu2 dan kaos lengan panjang warna biru yg ada tulisan ' STOP PNEUMONIA ANAK' kaos pelatihan beberapa bulan lalu dipadukan dg kerudung biru dongker, tapi....haduh...keliatan lusuh.  Menjadikan aq tak melihat jalan di depanku dan 'bruk'


aq menabrak punggungnya.



" aduh.." cuitku sambil mengusap dahiku.


Mas Al berbalik badan ke arahku, lalu mengusap kepalaku.



" jalan disampingku, jangan di belakangku." Katanya.


Mas Al masuk ke dalam sebuah outlet baju2 gamis merk yg dimiliki dian pelangi, desainer terkenal.



" ada yg bs dibantu pak? " tanya pelayan outlet tersebut.



" biar istri saya yg pilih. " katanya singkat.



Ha....istri? Siapa istrinya? Aq?



" maaf mbak saya bukan istrinya." Kataku cepat.


Mbak2 itu mengerutkan dahi melihat penampilanku. Seolah tau kalau aq dipandang sebelah mata oleh pelayan outlet krn baju yg kupakai, dan notabene sangat kontras dengan penampilan mas Al.  Mas Al merengkuh pingganggu sambil berkata dan menatap mbak pelayan itu

__ADS_1



" kenapa mbak? Istriku ini baru selesai beberes rumah langsung kuajak kesini. Jadinya pakai baju alakadarnya. " sambil memeluk pingganggu tambah erat.



" oh. Maaf pak. Saya kira pembantunya." Katanya



WTF pembantu? Iya kali aq ni babunya. Hadeh....


" sayank pilihin 1 baju buat mama. Kamu dah tau penampilan mama kan? "


" iya." Jawabku singkat. Lebih cepat lebih baik dan segera pulang. Pasti Rio mencariku dan tidak bs menemukanku di rumah. Aduh....sial...kenapa bs jd kayak gini ..


Aq memilih baju gamis yang sesuai selera mama Mas Al. Aq tau seleranya karena waktu kami masih pacaran aq pernah bertemu dan jalan shopping dh mamanya.



" ini aja Mas, sesuai dg mama. " kataku.



Aq berharap segera di bayar dan pulang. Ya Tuhan...please...segera keluarkan aq dari keadaan ini.


Mas Al membayar di kasir dan membawa gamis yg sudah di packing rapi di dalam tas.



" kita makan malam dl ya sayank..." ucapnya sambil menggandeng tanganku. Lg2 kutepis tangannya.



" aq sudah makan td. Aq lg diet. Gak mau makan jam malam kayak gini. " kataku ketus.



" kalau begitu temani aq makan. " katanya tegas.



" gak mas. Km dah janji klo setelah beli baju km bakal anter aq pulang. Kalau km gak anter jg gak papa. Aq bs pulang sendiri. Maaf sampai sini aja mas. Jgn berlebih " jelasku panjang.



Mas Al menghela nafas.



ALIANDO POV



" kita makan malam dl ya sayank..." ucapku sambil menggandeng tanganku. Lg2 ditepisnya tanganku. 



" aq sudah makan td. Aq lg diet. Gak mau makan jam malam kayak gini. " kata Erin ketus.



" kalau begitu temani aq makan. " kataku tegas.



" gak mas. Km dah janji klo setelah beli baju km bakal anter aq pulang. Kalau km gak anter jg gak papa. Aq bs pulang sendiri. Maaf sampai sini aja mas. Jgn berlebih " jelas Erin panjang.



Aku hanya bs  menghela nafas. Kenapa sulit untuk mendapat perhatianmu Erin? Batinku. Aku memang tahu dan sadar jika Erin sudah milik orang. Tp aku tak bisa menghilangkan cintaku padanya. Aku harus bisa mendapatkannya dg cara apapun. Semoga Tuhan mengabulkan dan membantuku. Doaku.









__ADS_1


__ADS_2