Come Back

Come Back
Episode 10


__ADS_3

SKIP DALAM MOBIL


Bryan masih tersenyum karena dia merasa senang dengan ucapan Clara tadi.


“Jangan merasa senang. Tadi itu aku hanya membantumu untuk jauh dari wanita ****** itu” Ucap Clara tanpa melihat Bryan.


Seketika muka Bryan terlihat cemberut tetapi dia kembali tersenyum kembali karena dia merasa bahwa ungkapan itu memang disengaja.


Tak ada obrolan lagi setelah itu. Mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. Tiba-tiba hp Clara berbunyi. Clara melihat hpnya yang sedang berdering dan memasukannya kembali kedalam tas miliknya.


“Kenapa gak diangkat?” tanya Bryan.


“Telfon ngak penting” jawab Clara sambil tetap melihat ke arah luar jendela mobil.


“Siapa emangnya?” Tanya Bryan.


“Bukan siapa-siapa” Jawab Clara lagi.


“Oh” ucap Bryan.


“setelah pertemuan dengan walikota apa jadawalku lagi?” tanya Brian.


“Liat saja pada email yang aku krimkan” jawab Clara.


“Hmm aku malas buka hp” ucap Bryan lagi.


“Haaaaa, jadwal anda setalah ini akan kembali dan menghadiri rapat pertanggung jawaban pertriwulan dari kota xxx” jawab Clara.


“Selanjutnya?” tanya Bryan lagi.

__ADS_1


“Akan menghadiri undangan jamuan makan malam untuk peresmian restauran milik tuan Jody” jawab Clara tanpa memalingkan muka dari kaca jendela mobil.


Ketika mereka sampai di gedung kantor walikota mereka disambut dengan hangat oleh walikota. Pertemuan pun berlangsung dengan lancar.


“Saya yakin dengan hadirnya pertokoan dari perusahan milik anda pasti akan meningkatkan minat para wisatawan untuk datang ke kota saya ini” ucap Pak Walikota sambil berjabat tangan dengan Bryan.


“Semoga semua dapat berjalan lancar seprti apa yang kita harapkan ya Pak” ucap Bryan sambil membalas jabatan tangan dari Walikota.


“Terima Kasih Pak Bryan” ucap Walikota.


“Sama-sama Pak walikota, semoga anda dapat sehat terus” ucap Bryan dengan sopan sambil berbalik.


“Terima Kasih Pak” Ucap Clara sambil membungkuk sopan.


“Iya sama Sekertaris Clara” Jawab Walikota.


Ketika mereka sampai didalam mobil menuju ke bandara.


“Anda sakit?” Tanya Clara.


“Iya kepalaku terasa berat sebelah” jawab Bryan.


“Kemarikan kepala anda, saya akan mencoba memijitnya” Ucap Clara sambil menepuk pahanya.


Tanpa berpikir panjang Bryan pun mengubahkan posisinya seperti yang diperintahkan oleh Clara.


Clara memijat kepala Bryan dengan hati-hati.


“Apakah anada sudah merasa enakan?” tanya Clara pada Bryan.

__ADS_1


“Belum, masih sakit” ucap Bryan sambil menunjukan bagian kepala yang sakit.


Clara pun memijat bagian yang ditunjuk oleh Bryan.


“Clara” panggil Bryan.


“Ya” jawab Clara tanpa Melihat Bryan.


“Apakah kamu benar sudah punya pacar?” Tanya Bryan sambil menutup mata karena menikmati pijatan Clara.


“Iya sudah” jawab Clara singkat.


“Apakah dia baik?” tanya Bryan lagi.


“Iya” jawab Clara singkat.


“Kalian ketemu dimana?” Tanya Bryan.


“Kami adalah teman dari kecil, dia anak tetangga saya dari kecil kami sudah bersama bahkan bersekolah yang sama dan satu kelas sampai dia akhirnya dia pergi ke Amrik” jelas Clara pada Bryan.


“Jadi sekarang dia ada di Amrik?” tanya Bryan.


“Tidak” jawab Clara


“Terus?” tanya Bryan.


“Kita sudah sampai di badara tuan” Ucap sang sopir sopan.


“Baiklah” ucap Bryan.

__ADS_1


“Ish ngapain sih kepo-kepo dengan hubunganku dasar ngak jelas” batin Clara sambil turun dari mobil menyusul Bryan yang berjalan di depannya menuju ke pesawat pribadi.


__ADS_2