
Setelah bertemu Gea, Andra dan Jae mengajak Gea keluar dari ruangan itu
Saat memasuki lorong mereka melihat anak buah kim Buhyun berjejer menghalangi jalan mereka
" Mundur sayang, biar papa dan Jae yg menghadapi mereka " Ucap Andra
" Tapi pa mereka sangat banyak " Ucap Gea
" Jangan khawatir ge, aku nggak akan ngebiarin papa mu terluka " Ucap Jae
" Kamu juga janji jangan sampai terluka ya " Gea memegang pundak Jae dan Jae mengangguk
Gea mundur beberapa langkah
Andra mengeluarkan pisau besar dari balik jaketnya, sedangkan Jae memasang sarung tangan cakarnya
Anak buah kim Buhyun menyerang , Andra menghindar lalu menikam leher , ada yg telinganya terpotong , sampai ada juga yg lidah nya sengaja di potong
Sedangkan Jae juga menyerang, mencakar wajah sampai tidak berbentuk, mencongkel mata dan juga membuat ukiran di lengan dan juga di wajahnya dan masih banyak yg lainnya, Andra saja sampai tidak menyangka bahwa Jae bisa sekejam itu jika sedang berkelahi
Setelah anak buah Kim Buhyun tumbang semua, Andra , Jae dan Gea kembali berjalan meninggalkan mayat2 yg tergeletak disana
Saat memasuki ruang tamu, Andra menoleh kesana kemari mencari Tae, tapi yg di cari tidak terlihat barang hidungnya
"Apa Tae udah keluar ya " Ucap Andra
" Mungkin om, ayo kita keluar dulu " Ucap Jae
Tiba2 lampu di ruang tamu padam, Jae menghentikan langkahnya begitu juga dengan Andra dan Gea
" Kenapa tiba2 lampunya padam? " Ucap Jae
" Sudah aku duga pasti mereka sudah membuat rencana ini semua "
__ADS_1
" Lalu bagaimana ini om ? " Tanya Jae
" Kita lanjutkan saja jalan kita, ayo Ge " Ucap Andra tapi tidak ada sautan dari Gea
" Ge " Ucap Jae mencari tapi tetap tidak ada jawaban
Baaammm
Tiba2 lampu menyala kembali, Andra dan Jae mengerjapkan matanya silau
Jae menoleh ke belakang tapi tidak melihat keberadaan Gea
" Kemana Gea, om? " Tanya Jae
" Ge " Andra melihat ke sekeliling mencari keberadaan Gea
" Gea " Panggil Jae dengan teriak
" Apa kalian mencari ini " Jae dan Andra melihat ke atas ke sumber suara
" Pa " Gea menangis
" Bajingan tengik, brani2 nya mempermainkan aku " Ucap Andra marah
" Aku akan melepaskan Gea kalau om merestui aku dengannya " Ucap Baekhyun dengan tersenyum smirk
" Enggak pa, jangan pa aku nggak mau " Gea menangis
" Dasar pengecut, kalau lo laki ayo lawan gue " Teriak Jae
" Gemoy " Tae keluar dari ruangan dan melihat Gea yg di sekap Baekhyun
" Yun lepasin Gea " Ucap Tae
__ADS_1
" Aku akan lepasin Gea kalau kalian merestui aku sama dia " Ucap Baekhyun tegas
" Tapi Gea tidak mencintaimu Yun dia mencintai Jaehyun, sadarlah " Ucap Tae
" Om itu om aku , adik kandung papaku tapi kenapa om malah belain si Jae bukan aku " Teriak Baekhyun
" Om sayang sama kamu Yun, mangkanya om ngomong kayak gini ke kamu "
" Yakinlah di luar masih banyak wanita yg mencintaimu, Gea tidak mencintaimu Yun "
" TIDAKK " bentak Baekhyun
Baekhyun tiba2 mengeluarkan pistol dari sakunya
" Akan aku buat Gea mencintaiku " Ucap Baekhyun
" Gea akan mencintaiku jika laki2 bangsat itu mati " Mengarahkan pistol ke arah jaehyun
" Jangan kak aku mohon jangan " Mohon Gea dengan menangis
" Enggak untuk kali ini Ge, gue bener2 akan bunuh dia hari ini "
DOOORRR
" JAE " teriak Gea dengan menutup mata
Gea memberanikan diri membuka mata, dia melotot saat melihat ternyata bukan Jae yg tertembak tapi om kesayangannya yaitu Tae
Saat peluru di lepas oleh Baekhyun, Tae langsung berlari dan menghadangnya , alhasil dia yg tertembak
" Ooommm " Teriak Gea
" Om , om " Panggil Jae
__ADS_1
Darah mengalir dari dada Tae