
Bryan memperhatikan Clara yang sedang tertidur pulas.
“Cantik juga ternyata dia” ucap Bryan dalam hati.
“Ternyata pilihan papa dan mama tepat juga” ucap Bryan sambil tersenyum.
Ketika sedang asik melihat pemandangan disampingnya tiba-tiba Clara bergerak membuat Bryan kaget dia pura-pura membuka majalah di hadapannya.
“ngggghhh” hanya erangan yang terdengar dari Clara dan dia kembali tidur dengan kepala bersandang di bahu Bryan.
Bryan tak mau untuk menggeser kepala Clara karena dia tidak ingin membangunkan Clara.
Skip Sampai di Bandara Kota XX.
“Hei bangun” ucap Bryan sambil menggoyangkan pundaknya.
“huunnggggh” erangan Clara.
“Sudah sampai ya?” tanya Clara.
“Iya, ayo turun”Ucap Bryan sambil berdiri dan berjalan menuju pintu keluar.
Clara pun bangun dan mengikuti langkah Bryan.
Skip atas mobil.
“Sampai disana jangan jauh-jauh dariku” ucap Bryan.
“Hm” Balas Clara.
Setelah itu tak ada lagi percakapan hingga mereka sampai di tempat peresmian.
Acara berjalan dengan baik dan Clara selalu ada di samping Bryan dimanapun Bryan pergi ngobrol dengan para rekan bisnisnya.
“Tuan” ucap Clara sambil menarik belakang jas Bryan.
“Iya” ucap Bryan sambil berbalik melihat Clara.
“Aku ijin ke toilet” ucap Clara.
“Iya pergilah”balas Bryan.
Clara pun pergi meninggalkan Bryan.
“Permisi mbah” ucap Clara pada seorang karyawan.
__ADS_1
“Iya. Ada yang bisa saya bantu?” balas karyawan itu.
“Iya, saya boleh tau dimana toiletnya?” tanya Clara.
“Disana bu” jawab karyawan itu sambil menunjuk arah.
“Disana?” tanya Clara memastikan.
“Iya bu” jawab orang itu sambil tersenyum.
“Makasih ya” Ucap Clara sopan sambil tersenyum dan berjalan menuju toilet.
Setelah Clara menyelesaikan aktivitasnya dia pun berdiri di depan cermin sambil memperbaiki dandanannya, tiba-tiba hpnya berbunyi Clara melihat hpnya dan dia pun tersenyum.
“Halo sayang” ucap Clara.
“Hai, Lagi apa sayang?” Tanya Billy dari seberang telfon
“Ini aku lagi hadiri acara dengan bosku, di kota xx sayang” ucap Clara.
“Ooh berarti kamu lagi sibuk ya?” tanya Billy
“Ngak kok, kamu nelfon di saat yang pas kok aku lagi ijin ke toilet” ucap Clara
“Oooo, Sayang kamu balik dari kota xx kapan?” tanya Billy.
“Ok nanti malam akun mau ngajak kamu pergi keacara temanku. Bisa ngak sayang?” tanya Billy.
“Yah maafkan aku sayang, aku akan menemani bos ku menghadiri acara peresmian toko maafkan aku ya sayang ngak bisa temani kamu” jelas Clara dengan nada bersalah.
“Oh baiklah ngak papa kok sayang, nanti aku pergi sendiri saja” Ucap Billy.
“Oke sayang” Balas Clara.
“Aku tutup ya telfonnya, kamu jangan lupa makan ya, dada sayangku” ucap Billy.
“Bye sayang” Balas Clara.
Ketika Clara akan membuka pintu dia dikejutkan dengan seseorang yang membuka pintu dengan keras.
“CLARA” teriak Bryan.
“Ada apa?” tanya Clara terkejut.
“Kamu ngak apa-apa?” tanya Bryan sambil memeriksa keadaan Clara.
__ADS_1
“Iya aku ngak papa, kamu jangan lebay deh” ucap Clara menjauhkan Bryan dari dirinya karena merasa risih.
“Kamu kenapa ke toilet lama sekali?” tanya Bryan masih Khawatir.
“Haaa. Aku tadi sakit perut dan setalah selesai aku menerima telfon dari seseorang, jadi aku lama keluarnya” jelas Clara.
“Ooooo ya sudah ayo kita pergi dari sini” ucap Bryan menarik Clara keluar dari toilet.
Mereka pun berjalan menuju mobil dan sepanjang perjalanan Bryan tak pernah melepaskan genggamannya dari Clara. Awalnya Clara berusaha untuk melepaskannya tapi nihil dan pada akhirnya dia pun menyerah. Sepanjang perjalanan mereka menjadi pusat perhatian semua orang. Dan banyak yang berbisik..
“Itu bukannya tuan Bryan ya? Siapa wanita yang dia gandeng itu?”
“Wah mereka serasi banget ya, cowoknya ganteng ceweknya cantik”
“Wah ceweknya cantik dan bodynya good banget”
Ketika sedang berjalan tiba-tiba ada suara yang memanggil Bryan.
“BRYAN” teriak seseorang dan yang dipanggil pun berhenti dan memutar badan agar bisa tahu siapa yang memanggilnya.
Seorang wanita cantik, seksi berjalan kearah Bryan dan Clara. Ketika sampai di hadapan Bryan wanita itu pun memeluk Bryan hingga dia termundur beberapa langkah sampai gandengan tangannya pada Clara lepas.
“Kamu ngapain disini?” tanya wanita itu sambil melepas pelukannya dan merangkul manja pada lengan Bryan.
“Aku menghadiri peresmian disini” ucap Bryan datar.
“Oh aku kira kamu akan menemuiku karena kangen sama bodyku” ucap wanita itu sambil mencubit genit lengan Bryan.
“Gak” ucap Bryan singkat.
Clara hanya diam dan menyaksikan drama yang sedang berlangsung di depannya. Karena tersadar bahwa ada Clara disitu Bryan pun menarik Clara dan mengenalkannya
“Kenalin namanya Clara, dan Clara itu Laura temanku” jelas Bryan pada kedua wanita itu.
Clara hanya diam. Sedangkan Laura ada ekspresi tak suka terhadap Clara dan pernyataan Bryan kalau dia temannya.
“Hai nama aku Laura, aku mantannya Bryan” jelas Laura pada Clara sambil menekan kata Mantan.
“Aku Clara, sekertaris Pak Bryan. Plus Tunangannya” ucap Clara dengan tekanan pada kata tunangan sambil tersenyum manis.
Tampak Laura dan Bryan kaget dengan ucapan Clara tadi. Bryan pun langsung tersenyum karena merasa senang di akui oleh Clara.
“Ayo kita pergi sayang, banyak yang harus kita kerjakan untuk acara kita ucap Bryan sambil memeluk pinggang Clara dan mengajaknya pergi dari situ.
Laura masih dengan posisi diam karena terkejut.
__ADS_1
“Cih, jika aku tidaak dapat Bryan tak akan ada seorang pun yang dapat hidup dengannya selain aku” ucap Laura dalam hatinya.