Come Back

Come Back
Episode 6


__ADS_3

Clara berjalan menuju kamarnya dan langsung berbaring diatas ranjangnya menghadap langit-langit.


Dia menangis sambil memeluk bantal peluk bantal gulungnya hingga tertidur.


Ke esokan harinya Clara bangun dengan mata sembabnya, ia bangun dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya dan bersiap untuk pergi bekerja di kantor barunya. Dia keluar kamar dengan dengan pakian kerjanya menuju dapur dan membuat sarapannya sendiri, karena asisten rumah tangganya belum pulang dari kampungnya. Dia menyiapkan segelas jus jeruk dan roti lapis dan memakannya. Setelah makan dia keluar dari apartemennya dan berjalan menuju halte bus untuk menunggu bus yang akan dia tumpangi.


SKIP KANTOR.


“Selamat pagi” ucap Clara sopan kepada resepsionisnya.


“Dengan bu Clara ya?” tanya resepsionis.


“Iya” jawab Clara.


“Baik bu, bu Bunga telah menunggu ibu di ruang sekertaris bu, mari saya antar” ucap resepsionisnya


sabil berjalan mendahului Clara.


SKIP DEPAN RUANGAN SEKERTARIS UMUM.


“Silahkan masuk bu” ucap resepsionis itu sopan sambil membuka pintu.


“Terima kasih” balas Clara sopan sambil tersenyum dan memasuki ruangan.


Ketika dia masuk dia melihat ada empat meja yang tersusun rapi dengan berkas yang menumpuk dan

__ADS_1


satu meja di depan pintu masuk ruangan bertulis CEO.


“Hai” ucap Bunga sambil berjalan cepat kearah Clara.


Clara yang kaget berlarian kecil kearah Bunga dan menghentikan gerakan Bunga.


“Hati-hati, kamu ngak boleh berjalan cepat seperti tadi bahaya loh” ucap Clara cemas.


“Iya, kenapa sih semua orang pada menghawatirkan hal sepeleh seperti itu” balas Bunga.


“Oh iya kamu datang cepat sekali hari ini” sambung Bunga memuji Clara.


“Hehehehe.. kan ini hari pertama aku kerja jadi haruslah aku memberi kesan pertama untuk bosku nanti” ucap Clara antusias.


“Iya,iya untuk saja kamu datang cepat karena bos kami datang cepat hari ini” ucap Bunga bersyukur.


“Eh ngak apa-apa emangnya kalo kita masuk kantornya nih?” tanya Clara memastikan.


“Iya” ucap Bunga sambil menarik tangan Clara berjalan menuju pintu bertulis CEO.


“Ini nanti jadi meja kamu” ucap Bunga sambil menunjukan meja dekat pintu masuk ruangan CEO.


Ketika mereka sedang asik bercerita tiba-tiba pintu terbuka dan menampilkan tampang yang


tidak asing oleh Clara.

__ADS_1


“Eh kakak sudah datang” ucap Bunga sambil bangun dan menuju ke arah Bryan.


Clara yang terkejut hanya berdiri di temmpatnya dan menatap Bryan dengan kaget.


“Ini siapa?” Bryan pura-pura bertanya.


“Ish kakak ini pura-pura lupa atau memang lupa? Dia ini pengganti aku selama aku cuti kehamilan” jelas Bunga dengan antusias.


“Dia cantikkan?” tanya Bunga lagi.


“Biasa aja, sama dengan yang lain” ucap Bryan sambil melirik Clara dan langsung berjalan menuju meja kerjanya. Sedangkan yang dilihat masih dengan alam pikirnya sendiri.


“kakak mereka berdua kakak beradik, tapi kenapa bunga tidak ada kemarin?” ucap Clara dalam hatinya.


“Kamu sudah jelaskan semua yang harus dia kerjakan?” tanya Bryan sambil duduk.


“Iya, dia cepat tangkap kok, dan dia cepat mengerti semuanya hanya dengan waktu singkat saat kami ngobrol tadi” Bunga menjelaskan.


“Hmm baiklah, pulanglah suamimu sudah menunggu di lobby tadi waktu menuju kesini” ucap Bryan sambil memperhatikan dokumen yang berada di hadapannya.


“Baiklah kaka, hari ini aku akan pergi USG pertama jadi nanti saat kakak pulang aku akan tunjukan foto calon ponakan kakak ini” ucap Bunga dengan senyum yang sumringan.


“Aku pergi dulu ya kak” sambil berjalan keluar.


“Semangat kerjanya La” ucap Bunga membuat Clara tersadar dengan pikirannya.

__ADS_1


Bunga pergi meninggalkan dua orang dalam ruangan luas, ruangan yang tadinya atmosfirnya sangat hangat  berubah menjadi dingin ketika Bunga menutup pintu ruangan itu pertanda Bunga telah  hilang dari balik pintu.


__ADS_2