
Ketika keluar Clara pun berjalan menuju luar kantor itu dan mengambil taksi.
“Pak ke restaurant Bo’by ya pak” ucap Clara kepada sopir taksi tersebut.
“Iya mbak” jawab sopir taksi.
Clara pun menelpon seseorang.
“Hay” ucap Clara
“......”
“Kamu dimana?” tanya Clara pada orang di seberang telfon itu.
“......”
“Aku sementara perjalanan kesana” Ucap Clara.
“......”
“Oke, sampai jumpa di restaurant” Ucap Clara. “Bye” sambung Clara sambil menutuh telfonnya.
Setelah sampai di restaurant
Kriiiing...kriiiing {Bunyi lonceng}
“Hay” ucap Clara.
“Hay” Balas Boy. “Kamu mau makan apa?” tanya Boy.
“Aku mau makan ramen peddes dong” ucap Clara semangat.
“Ok nanti kuantarkan” ucap Boy.
Clara pu peri ke tempat duduk biasa dia duduki, tidak
menunggu lama akhirnya makanannya pun datang.
“Nih pesananmu” ucap Boy sambil menyerahkan ramen yang dipesan Clara dan duduk di hadapannya.
__ADS_1
“Terima Kasih” ucap Clara sambil tersenyum.
“Kamu lagi senang karena apa?” tanya Boy penasaran
“Hari ini aku......” Clara sengaja menggantung kaliamatnya untuk membuat Boy tambah penasaran.
“Kamu kenapa hari inni?” tanya Boy mendesak Clara agar cepat memberitahu dia.
“Hari ini di terima bekerja di perusahan yang aku inginkan” ucap Clara senang.
“Waaah serius?” teriak Boy.
Tak disadar semua mata orang yang berada di restaurant itu tertuju pada mereka berdua.
“Eh maafkan saya, silahkan lanjutkan makannya” ucap Boy kaget karena menjadi pusat perhatian.
“Tapi ada yang aneh loh” ucap Clara dengan nada bicara yang mencurigai sesuatu.
“Apa yang aneh?” Tanya Boy.
“Tadi aku cuman ditanya nama doang terus aku diterima loh” ucap Clara bingung.
“Bagus donng” balas Boy enteng.
“Bosku itu kayak tau kalau aku senang pasti bakal makanan pedas, dan dia melarangku makan terlalu banyak” ucap Clara bingung.
“Ooooh, mungkin dia punya indra keenam” ucap Boy enteng lagi.
“Ish masa sih?” tanya Clara masihh ragu.
“Ya udah ngak usah dipikirkan, lanjutkan makanmu aku mau melayani pelanggan yang lain” ucap Boy.
“Kalo bosan ke ruanganku saja” sambung Boy dan meninggalkan Clara
“Kok aku merasa ada yang disembunnyikan oleh Boy ya” ucap
Clara pada dirinya sambil memakan kembali makanannya.
Setelah makan Clara pun berjalan menuju ruangan Boy dan membaca komik disana. Ketika sedang membaca tiba-tiba.
__ADS_1
TRIIIING.....TRIIIIING....TRIIIING.....
‘Mama’
“Hallo ma” ucap Clara.
“Hallo La. Boynya mana?” lagi di luar ma layani pelanggan.
“Oh iya, kamu nanti malam pulang ya kerumah ada tamu penting buat kamu” ucap mama
“Siapa ma?” tanya Clara.
“Oah sudalah nanti malam aja baru kamu tau, mama tunnggu ya nanti pulangnya dengan Boy ya” ucap mama dan langsung menutup telfon. Tak lama Boy masuk keruangannya
“Haaaah” Boy pun menghembuskan nafasnya berat dan duduk disamping Clara.
“Capek ya”? tanya Clara memastikan.
“Iya cepek banget, banyak banget pelanggan diluar” jawab Boy.
“Sini aku pijet kepalamu” ajak Clara. Tanpa penolakan Boy pun langsung menaruh kepalanya di paha milik Clara.
Clara pun memijat kepala Boy dengan lembut.
“Boy” panggil Clara disela dia memijat,
“Hmm” balas Boy yang lagi menikmati pijatan Clara.
“Aku pualng sama kamu ya ke rumah” tanya Clara.
“Tumben?” tanya Boy balik
“Tadi mama nelfon, suruh aku pualng” ucap Clara.
“Ooooo ya sudah nanti kita pulang bareng ” ucap Boy.
“Ayo pulang” ucap Boy sambil membereskan barangnya.
“Ehh, inikan belum jam tutup restaurant?” tanya Clara
__ADS_1
“Gak papa, ada kok si Bebi yang akan kontrol restaurant” ucap Boy.
Mereka pun bersiap dan keluar dari ruangan dan restaurant Boy dan menuju mobil.