
****Charle\, Sheele\, dan Amane telah melompati usia mereka menuju angka 17 tahun\, bersama dengan Hana.****
Johansson menatap sang tetua sembari menyeringai, ia nampak puas dengan keputusan yang baru saja diambil oleh sang tetua.
‘Keputusan untuk bertarung’
“Apa yang terjadi?”ucap Charle setelah memperhatikan tubuhnya yang telah berubah menjadi dewasa berkat kemampuan GIVEN: SWEET SEVENTEEN milik sang tetua.
“Selanjutnya kuserahkan kepada kalian, angin baru yang akan membawa perubahan.”ucap sang tetua setelah baru saja mengirim Charle, Sheele, dan Amane menuju usia 17 tahun.
“Kalau begitu sudah diputuskan, pulau ini akan menjadi arena penentuan tentang GIVEN milik siapa yang terkuat di garis keluarga.”
“Keputusan yang bagus tetua, tubuhku merinding. Sudah lama sekali aku ingin memperjelas tingkatan kasta dalam garis keluarga ini, GIVEN yang lemah memang harus disingkirkan.”
Johansson bertingkah layaknya seorang masokis yang baru saja mendapatkan kepuasannya, ia benar-benar telah dikuasai oleh iblis.
“Acara utamanya baru saja dimulai…”sambungnya dengan tatapan kepuasan pada Charle dan yang lainnya.
**
Seseorang dengan tubuh lusuh dan berwajah pusat berjalan mendekat kearah Johansson. Keadaannya nampak menyedihkan, pori-porinya mongering, kantung matanya bertumpuk satu sama lain, serta rambutnya nyaris botak dan hanya menyisakan beberapa helai saja.
“Johan, aku ingin merokok.”ucapnya dengan nada yang terdengar seperti suara senar gitar yang berkarat.
“…”Johansson mengeluarkan sebatang rokok dari saku miliknya dan memberikannya pada pria menyedihkan itu.
“GIVEN: SMOKING CIGARETTE.”
Pria menyedihkan dengan tubuh yang lusuh itu membakar sebatang rokok yang diberikan Johansson padanya, batangan rokok itu perlahan dihisapnya hingga hanya menyisakan setengah bagian.
Tanpa terduga, apa yang terjadi pada rokok yang dihisap pria lusuh itu memberikan efek yang sama kepada Hana. Tubuh Hana lenyap dan hanya menyisakan setengah tubuh bagian atas saja.
“…”Hana memuntahkan darah dari mulutnya tanpa sempat menyadari apa yang terjadi.
Setengah bagian tubuh Hana yang tersisa jatuh berhamburan ke tanah. Wujud raksasa dari Flamingo Lily ciptaan Hana pun berubah menjadi lebih kecil.
“Sungguh GIVEN yang sangat berbahaya.”ucap sang tetua setelah melihat apa yang terjadi kepada Hana.
“Satu mati, 3 tersisa…”Johansson nampak tersenyum puas setelah menyaksikan secara langsung setengah tubuh Hana yang menghilang.
“Johan, aku ingin merokok.”ucap pria lusuh itu untuk kedua kalinya pada Johansson, Johansson kembali memberikan sebatang rokok pada pria itu.
“Kalian mundurlah!”teriak sang tetua pada Charle, Sheele, dan yang lainnya.
“Kemampuannya pasti memiliki jarak tertentu sebelum memberikan efek pada targetnya, buat jarak sejauh mungkin dari jangkauannya!”perintah sang tetua sembari menyeret setengah tubuh Hana yang berlumuran darah.
Amane dengan cepat menarik tangan Charle dan Sheele untuk menjauh dari jangkauan GIVEN milik pria itu.
“Sayang sekali, SMOKING CIGARETTE tidak memiliki kelemahan pada jarak tertentu. Selama aku bisa merokok dan melihat kalian dari sini maka efeknya akan terjadi secara instan kepada tubuh kalian.”
Pria lusuh itu kembali memantik api pada ujung rokok miliknya. “Bocah kembar, selanjutnya giliranmu.”ucap pria itu sembari menghisap rokok miliknya.
“Eh?”tiba-tiba saja rokok yang dihisap pria itu menghilang dari ujung jarinya.
“GIVEN: HIDE.”ucap Sheele sembari berkonsentrasi pada jarinya.
“Merokok lah sebanyak apapun yang kau mau selagi kau masih punya paru-paru.”ucap Sheele dengan tatapan tajam pada pria itu. Sheele menggunakan kemampuan HIDE miliknya untuk menyembunyikan rokok milik pria itu.
Pria lusuh itu memuntahkan darah segar dari mulutnya, ia meraba-raba tubuhnya dan terlambat menyadari jika tubuhnya telah berlubang dan paru-parunya telah menghilang dari sana.
__ADS_1
“GIVEN: SEEK.”Charle menggunakan kemampuan SEEK miliknya untuk menemukan jalan menuju paru-paru pria itu dan menariknya keluar dari tubuh sang pria. Pria lusuh itu tumbang seketika menghantam tanah dengan tubuh yang berlubang.
“Jadi…”
“Ayo kita main petak umpat paman…”ucap Sheele kembali berkonsentrasi pada jari tangannya.
Berkat kemampuan SWEET SEVENTEEN, Charle dan Sheele kini telah mencapai potensi terkuat dari GIVEN miliknya. Mereka bagai monster kembar yang tak memiliki celah. Hanya dengan bermain petak umpat, mereka berdua telah berhasil membalikkan keadaan.
“Lakukan pekerjaanmu gadis bodoh.”Johansson menarik rambut Lavia dengan kasar dan melempar nya dengan keras hingga membentur tanah.
“…”Lavia tidak berkata apa-apa, ia berusaha merangkak setelah diperlakukan dengan begitu kasar oleh Johansson, bibirnya terluka dan sedikit mengeluarkan darah akibat menghantam gundukan tanah.
Lavia merangkak dengan pelan menuju Charle dan Sheele. “Aku tidak ingin membunuhmu, mundurlah.”perintah Sheele masih dengan berkonsentrasi pada jari tangannya.
“Mundurlah!”teriak Sheele untuk kedua kalinya. Sheele bertingkah layaknya seorang gadis yang kehilangan akal, sangat berbeda dengan dirinya saat berumur 10 tahun. Emosinya terlihat tidak stabil.
Lompatan usia secara instan yang terjadi pada Sheele telah membawa perubahan mental dari seorang gadis pemalu menjadi seorang gadis yang memiliki emosi labil.
Sheele tidak memberikan peringatan untuk ketiga kalinya, ia berniat melenyapkan eksistensi Lavia dengan kemampuan HIDE miliknya.
“GIVEN:HI..D..”belum sempat Sheele selesai mempersiapakan serangan, Charle menahan tangan kembarannya itu dengan erat.
“Sebagai kakak, aku tidak mengijinkan mu untuk menjadi seperti ini.”ucap Charle sembari menggenggam jari tangan Sheele yang telah mengarah pada Lavia.
“Apa yang harus kukatakan pada Ayah dan Ibu jika tau anak perempuannya membunuh seseorang, jika harus membunuh dan terbebani tanggung jawab, maka aku yang akan melakukannya untuk adikku.”
“Aku tidak ingin adikku berubah menjadi monster, kita ini kembar, aku yakin kau sangat memahamiku.”sambung Charle padanya.
Amane memukul leher bagian belakang Sheele hingga membuatnya pingsan.”Emosinya sangat tidak stabil, dia harus diistirahatkan.”ucap Amane.
“…”Lavia memandangi kedua saudara kembar itu dengan tatapan mata yang kosong, ia seperti melihat cahaya yang bersinar dari keduanya, namun ia sama sekali tidak mengerti arti dari cahaya itu.
“Apa urusan kalian sudah selesai? Jika sudah, maka selanjutnya giliranku.”seorang perempuan muda dengan setelan dress kehitaman berjalan keluar melewati anggota keluarga lain yang berkumpul dibelakang Johansson.
“GIVEN kalian sangat mengerikan ya…”
“Terutama gadis bernama Sheele itu, dia bisa saja melenyapkan kami semua jika dia menginginkannya.”ucap perempuan itu pada Charle dan Amane.
“GIVEN milikku tidak sekuat itu, mungkin juga dianggap biasa saja.”
“Tapi kau tau kan? Terkadang suatu hal yang biasa dapat menjadi luar biasa saat kau menempatkannya pada situasi yang tepat.”
"Misalnya saat seseorang menjual seekor kuda yang kuat pada seorang pemilik peternakan, ia akan menghargai nilainya serendah mungkin untuk kuda itu karena ia hanya menginginkan keuntungan setelah menjual kuda nya, ia sama sekali tidak peduli dengan seberapa kuat kuda milikmu. Tetapi jika kau menjualnya pada seorang ksatria, maka kau akan mendapatkan harga yang pantas untuk kuda itu karena seorang ksatria akan menghargai kuda yang kuat sebagai rekannya."
“Begitulah cara GIVEN milikku bekerja, GIVEN: HOW I MEET YOUR MOTHER.”perempuan misterius itu dengan santainya menjelaskan kemampuan miliknya pada Charle dan Amane dengan nada tak bersemangat.
“Kemampuan milikku memungkinkan ku untuk bertemu dengan Ibu kalian di masa lalu dan mencegahnya menikahi Ayah kalian, efeknya tentu saja kalian tidak akan terlahir, dan eksistensi kalian di masa depan akan lenyap.”
“Ah, tentang cara bicaraku. Aku minta maaf, aku memang terlahir seperti ini, mungkin karena Ibuku dulu tidak pernah bersemangat melahirkan ku.” sambungnya masih dengan nada malas-malasan.
“…”Amane dan Charle memundurkan langkah mereka secara bersamaan.
“Dia sangat berbahaya, dan lebih buruknya lagi dia tidak normal.”pikir Amane.
“Apa yang harus kita lakukan sekarang?”tanya Charle berbisik pada Amane, ia menyadari betapa berbahaya nya perempuan dengan nada tidak bersemangat dihadapan mereka kali ini.
“Dia pasti memiliki cara-cara tertentu untuk mengaktifkan GIVEN miliknya itu, jika dia berhasil melakukannya maka berakhir sudah.”balas Amane dengan wajah serius pada Charle.
“Terlambat…”
__ADS_1
“Aku sudah bertemu dengan ibu kalian…”ucap perempuan itu memotong pembicaraan Charle dan Amane.
“Sungguh gadis yang sangat cantik…”sambungnya sembari tersenyum kecil namun masih dengan nada yang rendah selayaknya orang yang malas berbicara.
Perempuan misterius yang berbicara dengan nada bermalas-malasan itu berhasil masuk ke dalam waktu dimana Ibu Amane dan Ibu Charle bertemu untuk pertama kalinya dengan pasangan mereka. Perempuan itu dapat masuk sekaligus secara bersamaan untuk keduanya.
*Keadaan didalam GIVEN: HOW I MEET YOUR MOTHER*
Perempuan itu kini telah sepenuhnya masuk kedalam garis waktu dimana Ibu Charle dan dan Ibu Amane melakukan pernikahan. Ia menjelma menjadi pengantin wanita dalam 2 wujud sekaligus didalam timeline yang berbeda.
*Keadaan didalam timeline Ibu Amane*
“Tuan Ryan Wissgard, apa anda bersedia menerima mempelai wanita anda dalam janji sehidup semati?”tanya seorang Pendeta pada sepasang pengantin yang sedang melangsungkan pernikahan mereka, pria dan wanita yang sedang melakukan pernikahan itu adalah Ayah dan Ibu Amane.
“Aku bersedia menerimanya.”jawab pria itu.
“Silahkan mencium pasangan anda.”ucap sang Pendeta mempersilahkan sang pengantin pria.
*Keadaan didalam timeline Ibu Charle dan Sheele*
“Kisella Kourin, menikahlah denganku.”
Seorang pria dengan setelan jas kehitaman nampak berlutut sembari mempersembahkan sebuah cincin berlian dihadapan wanita pujaannya. Pria ini adalah Ayah dari Charle dan Sheele.
“Hiduplah bersamaku selamanya.”sambungnya pada wanita bernama Kisella dihadapannya kala itu.
“Kau tau? Aku ini sangat malas, aku tidak bisa memasak ataupun melakukan pekerjaan rumah, apalagi melahirkan anak-anak.”balas wanita itu dengan nada malas-malasan. Kemampuan GIVEN: HOW I MEET YOUR MOTHER telah mengambil alih tubuh Ibu Charle dan Ibu Amane secara bersamaan.
“Karena aku sangat malas melanjutkan pernikahan ini, lebih baik aku mati saja ya.”sambung Ibu Charle dan Ibu Amane yang telah dirasuki kemampuan GIVEN itu.
Kedua pengantin wanita dalam timeline yang berbeda itu tiba-tiba saja mencekik leher mereka dengan sengaja.
Keadaan ini secara langsung membawa pengaruh negatif pada Charle, Sheele, dan Amane yang berada di masa depan. Jika Ibu mereka mati, maka mereka tidak akan pernah terlahir.
Charle dan Amane tersungkur ke tanah, tubuh mereka perlahan menjadi transparan hingga nyaris menghilang.
“Bagaimana ini.”ucap Charle dengan wajah panik.
“Aku tidak tau bagaimana cara GIVEN miliknya bekerja.”balas Amane sembari menahan sakit yang luar biasa.
“A..Aku kesulitan bernafas.”gumam Charle dengan nafas terengah-engah, lehernya seperti dicengkram oleh tangan yang tidak terlihat.
“Ah, aku lupa memberi tahu. Apa yang terjadi pada Ibu kalian disana juga akan terjadi pada masing-masing dari kalian di masa ini. Saat ini Ibu kalian sedang mencekik dirinya sendiri dihadapan Ayah kalian masing-masing.”ucap wanita misterius itu pada Charle dan Amane.
“Selamat tinggal…”
“Aku ingin tidur siang.”sambung wanita itu pada Charle dan Amane dan lalu kemudian pergi meninggalkan mereka.
**
Charle dan Amane menghadapi situasi terburuk dalam hidup mereka, melawan takdir yang tidak dapat mereka lawan.
Hana Vermillia terpotong menjadi dua, dan setengah bagian tubuhnya lenyap entah kemana.
Sang tetua yang memihak Hana tidak cukup kuat untuk melawan komplotan Johansson dan orang-orang tidak normal yang memihaknya.
Mereka semua dalam keadaan kritis…
**
__ADS_1