Cool Generation

Cool Generation
98.Di cuekin angga


__ADS_3

"Mereka udah pada pulang,sekarang kamu istirahat ya dek,tidur udah malem okay?"ujar Alan sambil mengelus rambut Bella


"iya bang,bang Alan sama bang Ben juga tidur,nanti Mama sama papa Dateng bilang aku udah tidur entar"ujar Bella lalu Alan dan Beno mengangguk


Lalu Bella kini rasanya lelah lalu dia tertidur Alan dengan beno duduk berdampingan,tiada Suara yang keluar diantara mereka ,Beno hanya bermain hp begitu juga dengan Alan


"Ben gak tidur?"tanya alan sambil menoleh ke arah Beno lalu Beno menatap Alan


"Entar bang,duluan aja kalau ngantuk,Lo capek kan?gw tau"ujar Beno lalu kembali bermain hp


"Lo tidur ,gw juga tidur,Lo enggak gw enggak"ujar Alan lalu Beno menghela nafas


"ya udah ayok,kalau mau tidur "ujar Beno lalu berjalan ke arah ranjang ya di sana ada 3 ranjang 1 untuk Bella,2 untuk si kembar,3 untuk Mama dan papa mereka


Alan dan Beno tidur saling membelakangi punggung,entah Alan rasa sudah lama mereka tidak tidur ber 2 dalam satu ranjang, terakhir ia mengingat saat kelas 5 ...


"Flashback tidur bareng dia kakinya gak bisa diem,awas aja Lo Ben kalau sampe masih kayak gitu gw tendang lu"batin Alan mengingat setiap mereka tidur bersama Beno benar-benar tidak bisa diam terutama kakinya,untung mereka tidur ber 2nya jarang kan Alan di Eropa waktu itu


"Kok gw gak bisa tidur ya,pikiran gw gak bisa tenang gini ,gw kenapa si?"batin Beno jujur dia merasa gelisah lalu dia membalikkan badannya menjadi tidur terlentang


"Bang!"panggil Beno,Alan masih membelakangi Beno


"HM"sahut Alan dia hanya berdehem


"Gw gak bisa tidur"ujar Beno terus terang apa adanya itulah yang dia alami saat ini


"tinggal merem"ujar Alan masih dengan mata tertutup


"Gw mau keluar bentar ya!mau nyari angin"ujar Beno hendak bangun tapi di cegat oleh Alan


"Liat jam!jam berapa sekarang masih mau keluar?gak liat Bella!"ujar Alan mencegat tanpa membalikkan badan dengan begitu Beno mengurungkan niatnya.


"iya maaf gak jadi"ujar Beno lalu Alan membalikkan posisi badannya menjadi tidur terlentang sama seperti Beno ,Beno hanya menatap langit-langit ruang itu sedangkan Alan dia masih tetap memejamkan matanya


"kenapa?"tanya Alan menatap langit-langit kamar dengan mata masih tertutup


"gak bisa tidur ,pikiran gw gak tenang"ujar Beno masih juga tetap menatap langit-langit kamar dengan mata terpejam


"Ada yang ganjel?"tanya Alan lalu Beno mengangguk dan menyahut


"iya ,gak tau apaan,pengen banget rasanya cepet-cepet ngajak Bella pulang dari sini!"ujar Beno lalu Alan menoleh ke arahnya dengan mata yang terbuka


"liat gw!"ujar Alan lalu Beno menoleh ke arah Alan


"Selalu berdoa semoga gak terjadi hal yang gak diinginkan,jangan lupa untuk bersyukur atas apa yang di berikan , walaupun setiap pemberiannya ada ujiannya ,jalani aja,kurangi mengeluh, banyak-banyak bersabar dan berdoa!"ujar Alan lalu Beno tersenyum

__ADS_1


"iya bang ,gw ngerti"ujar Beno sambil tersenyum lalu Alan mengangguk


"sekarang tidur ,udah jam setengah 11,besok bangun buat sekolah"ujar Alan lalu Beno mengangguk lalu mereka memejamkan matanya bersama lalu mereka tertidur


tidak berselang lama ,pak Deni dan Buk Mia baru saja datang mereka tidak tahu karena mereka tidur,lalu mereka berdua tersenyum


"Mmm mereka udah tidur pa"ujar buk Mia lalu pak Deni mengangguk


"ma ayo kita juga tidur udah malem,tubuh kita perlu di istirahatkan"ujar pak Deni sembari mengelus rambut buk Mia lalu buk Mia mengangguk


"ya udah ayo pa"sahut buk Mia lalu mereka menuju ranjang di samping Beno lalu mereka berdua memejamkan matanya dan tertidur..


Pagi hari telah menyapa Bella kini sedang sarapan,di suapi oleh Alan mama dan papanya juga sarapan Beno juga Alan serta Beno tetap sekolah, walaupun mereka bilang gak mau karena di paksa oleh Bella akhirnya mereka mau


"Bang Alan sarapan juga,biar aku sendiri bisa kok"ujar Bella lalu Alan menggelengkan kepalanya


"enggak,habisin dulu baru Abang sarapan"ujar Alan lalu Bella tersenyum,melihat itu Beno mengambil sesendok nasi yang sudah berisi lauk dan mengarahkannya ke Alan


"Aaaa bukak mulut"titah beno Alan hanya diam


"bukak!"ujar Beno lalu Alan membuka mulutnya dan melahap sendok yang berisi makanan


"Nah gini kan enak aku makan kalian juga makan"ujar Bella sambil tersenyum


"gw entar aja Ben makannya Lo makan aja dulu"ujarAlan sambil terus menyuapkan Bella


"iya-iya"sahut Alan lalu Beno menyuapi Alan dan Alan menyuapi Bella setelah selesai sarapan mereka langsung meluncur ke sekolah


#Di Kelas Angga 11 IPA 1


"Angga!good morning "ujar Siska sambil duduk di sebelah Angga alias di bangku Bella Angga hanya melirik sebentar lalu diam tidak bergerak


"kok gak di jawab?sariawan?"tanya Siska sambil menopang dagunya di meja Angga masih diam


"Mmm udah sarapan belom?"tanya Siska lagi dia tidak ada hentinya bertanya ke Angga


"HM"Angga hanya berdehem sambil memainkan hp nya


"Di cuekin itu harusnya sadar,bukan malah ngelunjak"ujar Adit yang baru saja datang dengan Justin dan juga Reno sepertinya Adit menyindir Siska


"Jaman sekarang cewek gak bakal kekurangan cowok,banyak di medsos apa lagi di real life"ujar Reno menambahkan Siska sekarang merasa tersindir dengan kata-kata mereka


"kalian ini pagi-pagi udah ngeluarin kata-kata sok bijak kalian"ujar Justin menggelengkan kepalanya


"selagi itu benar,maka itulah namanya bijak"sahut Adit lalu menaruh tasnya begitu juga Justin ,lalu Angga berdiri menghampiri Adit,Justin,Reno jangan lupa di sana Aldi juga ada

__ADS_1


"ayok kantin"ujar Angga lalu berjalan duluan meninggalkan mereka


"yok"sahut mereka lalu berjalan menuju kantin dan meninggalkan Siska, Siska hanya diam tidak mengikuti Angga


"Angga,gw harus gimana biar Lo suka sama gw?"batin Siska sedih merasa terus di cuekkan oleh Angga


"apa gw harus jadi kayak Bella?,gw kurang apa?cantik?gw cantik,kurang baik?gw baik kok ,gw kurang apa nggaa sampe-sampe Lo nyuekin gw gini"batin Siska mmm dia sedih ges


Mereka berjalan ke kantin Sampai di kantin mereka mengobrol santai,Angga juga menyahuti beberapa ucapan dari mereka


"Ngga Lo beneran gak suka sama Siska?"tanya Reno serius lalu Angga menoleh ke arahnya


"iya"sahut Angga singkat


"Gak ada sedikitpun?"tanya Reno lagi ,jujur Angga merasa heran dia pikir Reno suka sama Siska


"iya"sahut Angga lagi,ya lagi-lagi singkat


"Lo ngapain nanya gitu ren ke Angga?"tanya Adit ke Reno lalu Reno sedikit tersenyum


"Gak papa,cuma nanya aja,siapa tau dia suka gitu sama orang lain terus suka juga sama Siska"sahut Reno dia mengkode bahwa Angga suka sama Bella


"Enggak lah ,gak mungkin Angga gitu ya gak tin?"tanya Adit ke Justin lalu Justin mengangguk membenarkan perkataan Adit


"Hmm bener yang di bilang Adit"sahut Justin lalu Reno mengangguk


"dari awal gw udah nolak Siska"sahut Angga sambil menyeruput minumannya


"Dia nembak Lo?"tanya Aldi dengan penasaran


"iya"sahut Angga santai mereka tak heran kan gak itu,melihat sikap Siska yang selalu aja nempel ke Angga jujur selain Angga risih,mereka juga risih melihat itu


"Gak heran si gw,pasti dia ngelakuin itu ,lagian tiap hari nempel Mulu sama Lo,heran kayak perangko temenya pada kemana dah yang lain sibuk mikirin temen,dia malah sibuk nempel ke Angga"ujar Justin meledek


"Tau tuh bener,bagi resep biar ganteng dong ngga


gw juga pengen ganteng kek Lo"ujar adit lalu Angga hanya geleng-geleng


"Lo juga ganteng dit"ujar Aldi memuji lalu Adit tersenyum


"Afifah Iyah?"tanya Adit lalu Justin menyahuti


"kamuw nanyekk biar aku kasih tau yaa kamu najis"ujar Justin sambil mengikuti suara trend dilan


"Woy kalian ngomong kayak gitu gw yang geli sumpahh"ujar Reno sambil geleng-geleng

__ADS_1


"Tetap slay"ujar Aldi lalu mereka tertawa Angga juga ikut tertawa kecil..


__ADS_2