Cool Generation

Cool Generation
100.Aldi mana?


__ADS_3

"Gw gak tau harus gimana ngga,gw tau Lo tulus ,makasi udah ada buat gw,mungkin gw juga suka sama Lo tapi gw gak bisa bilang suka sekarang,gw perlu yakinin diri gw sendiri ,gw gak mau buat Lo kecewa karena sepatah kata dari gw"ujar Bella lalu Angga mengangguk dan memegang ke 2 tangan Bella


"Gak usah buru-buru,gw juga tau Lo perlu waktu,maaf gw udah suka sama Lo,maaf gw selalu dingin ,terus gw juga udah cuek sama Lo"ujar Angga sembari mengelus-elus tangan Bella lalu Bella hanya tersenyum


"buat apa minta maaf?,Lo gak salah nggaa,Lo hanya perlu bejuang buat yakinin perasaan gw ke Lo"ujar Bella Angga kini kembali mengangguk dan menarik tangan Bella untuk mendekat dan Angga mendekap Bella lagi


"Gw bakalan berusaha buat Lo yakin,gw beneran suka sama Lo,gw juga beneran pengen Lo sembuh bell,gw kangen jalan-jalan lagi sama Lo!pokoknya semangat ya cantik!"ujar Angga Bella hanya tersenyum,jujur dia malu di panggil cantik


"maluu sumpahh,aduh salting bang di panggil cantik"batin Bella ,untung dia tidak memperlihatkan wajah saltingnya ke Angga


"Udah yuk ,balik ke kamar,Lo belum makan ,udah waktu makan ini,bahkan udah lewat jam makan siangnya"ujar Angga lalu Bella menampilkan wajah cemberutnya


"Gak mau,gak laper masih pengen di sinii"ujar Bella menolak ,dia males makan ,gak ada nafsu makan katanya


"Lohhh gak boleh gitu dongg,kalau mau cepet sembuh itu harus banyak makan,biar bisa jalan-jalan,belajar lagi,ketemu temen makanya harus banyak makan biar sembuh "ujar Angga lalu Bella kembali tersenyum dan dia sudah menahan tawa bummm dia tertawa


"Buahahahha ,nggaa gw gak sakit parahhh ,gw cuma usus buntu,gak papa kalikkk"ujar Bella sambil tertawa lalu Angga mengeluarkan jari telunjuknya dan meletakkan di bibirnya sendiri


"Sustttt ,Lo gak boleh remeh,itu penyakit lumayan berbahaya,jangan remeh gitu ya!"ujar Angga dengan nada pelan lalu Bella mengangguk


"iya-iya maaf,gak gitu lagi"sahut Bella sambil menunduk lalu Angga mengelus kepala Bella.


"Udah yuk?sekarang balik oke?"ajak Angga lagi lalu Bella mengangguk dan Bella bersama Angga kembali ke kamar inap Bella


Sesampainya di kamar ,mereka berdua terkejut karena melihat semua teman-teman mereka ,ya siapa lagi kalau bukan Reno,Adit,Justin,Davin,Aldi,Sinta,dhania serta Rania


"Lohh kaliann"ujar Bella terkejut lalu naik ke bangkarnya dan duduk,mamanya gak ada ges lagi keluar hahaha


"Hehehe iya Bell ,gw emang mau kesini gak taunya mereka ngikut"sahut Davin Bella hanya mengangguk Angga hanya diam dan duduk di kursi di dekat bangkar bella tepatnya di sebelah kiri bella


"Nggaa Lo ngapain bolos ha?mana ninggalin tas Lo lagi nih"ujar Adit menyerahkan tasnya Angga ,Angga hanya diam dan menerima


"Lohh dia bolos kan mau ketemu Bella dit gimana siii"ujar Davin ,bukan gimana Angga yang bolos mereka yang di marahin sama pak guru


"Sorry"sahut Angga,hanya satu kata yang keluar dari mulut Angga


"Tadi aja bawel, sekarang malah jadi batu es lagi dehhh huhhhh"batin Bella melihat Angga yang benar-benar cuek


"Emang gimana ceritanya Angga bolos?"tanya Bella ,karena dari tadi Angga tidak ada bercerita


"Jadi gini bell"ujar Reno menjelaskan


#Flasback


Kini Meraka semua masih setia membaca,pak guru juga diam hampir 10 telah terlewati,entah mengapa pak guru sangat semangat tiba-tiba


"Pak"ujar Angga sambil menaikkan tangannya,lalu pak guru melihat dan bertanya


"Iya?kenapa?"tanya pak guru lalu Angga menjawab dengan nada yang benar-benar seolah-olah cuek


"Permisi saya mau ke toilet"ujar Angga lalu pak guru mengangguk

__ADS_1


"Iya silahkan,jangan terlalu lama waktunya udah hampir habis,saya akan memberikan kuis"sahut pak guru Angga hanya mengangguk,lalu Angga bangun dan pergi dari kelas


Sudah berlalu 15 menitan bahkan sudah hampir mau menuju 20 dan kuis pun sudah di mulai,namun Angga belum juga kunjung datang , membuat pak guru mengingat dan bertanya,kenapa Angga belum datang?itu yang ada di benaknya


"Tunggu,ini kenapa teman kalian belum datang?sudah hampir 20 menit terlewati,coba Adit telpon temanmu"ujar pak guru lalu Adit mengangguk


"Maaf pak gak di angkat"ujar Adit setelah mencoba menelepon Angga


"Sebenarnya kemana dia,kenapa lama sekali di toilet??"tanya pak guru lagi mereka hanya diam


"Kalau saya bertanya ya jawab kenapa malah diam ini semua?"tanya pak guru ngengas sontak membuat mereka kaget


"Sudah lanjutkan saja"ujar pak guru lalu melanjutkan memberika kuis ,mmm


#Flasback off


"jadi gitu ceritanya bell"ujar Reno menjelaskan tadi dan Bella mengangguk


"Lain kali jangan gitu ngga,kita yang kena omel tau"ujar Sinta memberi tahu Angga hanya mengangguk


"Iya"sahut Angga dengan singkat


"Bell,semangat ya buat besokk"ujar Rania menghampiri Bella dan memeluk Bella


"Iya,makasi my love"sahut Bella ,lalu Sinta dan dhania mendekati Bella dan mereka berpelukan bersama


"Haduhh,cepet sembuh ya cantikk"ujar Sinta lalu Bella tersenyum


"Haduhh ,jangan cemberut dong bontottt"ujar Bella lalu dhania makin cemberut dan berkata


"Kok bontot sii,gw kan gak kecilll"ujar dhania cemberut


"Tapi diantara kita ber 4 Lo paling kecil ,paling belakang lahirnya dhaniaa"ujar Sinta geram lalu dhania masih cemberut


"Iya bener tuu"sahut Rania sambil mengangguk


"Lo juga bontot rann"ujar Bella ,lalu dhania tertawa


"Nah benerrr"sahut dhania lalu Rania tersenyum


"Gak papa,bontot-bontot gini ngangenin tauu"ujar Rania pede sambil mengibaskan rambutnya


"Haduhh gemes banget si calon cewek gw"batin Reno saat melihat tingkah Rania


"Ekhm"Davin berdehem sehingga Bella dkk menyadari hal itu


"Ehh lupa"sahut Rania lalu mereka kembali duduk di sofa


"Ke asikan kalian sampe lupa ada kita di sini"ujar Davin lalu Bella menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"Mama gw kemana?abang-abang gw juga?"tanya Bella karena sedari tadi tidak melihat mama maupun abangnya

__ADS_1


"Abang Lo belum Dateng,mama Lo keluar katanya biar kita aja yang nemenin Lo,biar ada waktu"sahut Rania lalu Bella mengangguk,tapi matanya sambil melihat terus ke teman-temannya dan melihat ke pintu


"Cari apa?HM?"tanya Davin menghampiri Bella dan mengelus lembut kepala Bella lalu duduk di samping bella


"Aldi mana?kok gak ikut?"tanya Bella ,karena kebingungan dia tidak melihat Aldi


"Aldi jemput Kak Andira"sahut Reno lalu Bella hanya mengangguk,dan wajahnya terlihat sedikit sedih ingat hanya Sedikit


"kenapa?kok tumben nyariin Aldi?"tanya Davin


"Gak papa,cuma ya gak papa tumben dia gak ada di sini ,gak papa kok,gak papa oke?"ujar Bella lalu tersenyum


"Lo masih sayang kah sama Aldi bell?"batin Angga dia merasa sedikit sedih


"Lie"ujar Davin,satu kata itu yang Davin ucapkan mampu membuat Bella membisu seketika


"Haduhh jadi laper nii,ke kantin kali yaa"ujar Adit memecahkan keheningan


"nah iya tu boleh gw juga laper"ujar Justin menyetujui ucapan Adit


"ya udah ,gw nitip Deh"ujar Reno lalu merogoh sakunya dan mengeluarkan uang 150rb rupiah


"Wahh banyak duidd pak bos"ujar Sinta mengoda bercanda ke Reno


"yeee gw lagi niat baik,ini mau traktir kalian ,ya udah deh gak jadii"sahut Reno dan hendak memasuki uangnya


"eh gak boleh gitu dong,niat baik harus segera di laksanakan ya gak ges?setuju kan"ujar Adit menarik uang Reno dari tangannya dan mereka menyahut


"Setujuu"sahut mereka serentak membuat Reno geleng-geleng kepala


"ya udah,gw ke kantin,be 4 Sinta,dhania,Justin sama gw kalian tunggu sini oke?"ujar Adit lalu mereka mengangguk dan mereka ber 4 menuju ke kantin yang tersisa hanya Reno,Rania,Bella,Angga,dan juga Davin


sedangkan di sisi lain, tepatnya di sekolah Andira kini Aldi baru saja Sampai dan dia menunggu di parkiran sekolah Andira ,mungkin jam pulang sudah 10 menit yang lalu Aldi menunggu Andira sekitar 5 menit yang lalu


dan Aldi setia menunggu sang kakak,hingga seorang gadis cantik menghampirinya bukan 2 orang bukan satu orang,ya siapa lagi kalau bukan Andira beserta temannya


"Al"panggil Andira lalu sontak Aldi menoleh dan tersenyum


"kak dira,ini Adek Lo?"tanya temannya Andira


"Aa iya cit,ini Adek gw ,Al kenalin dia citra adek kelas kakak,dia seangkatan sama kamu, sekaligus temen kakak selain,mutiara sama Stefany"ujar Andira lalu Aldi tersenyum lalu mengulurkan tangannya


"Kenalin Aldi Ranjaya Adi putra,panggil aja Aldi"ujar Aldi sambil mengulurkan tangannya dan di sambut baik oleh citra


"Gw Auralia Citra Alaskar,panggil aja citra"ujar citra lalu Aldi mengangguk dan tersenyum dan melepaskan genggaman tangannya


"Ya udah kalau gitu,gw duluan ya cit"ujar Andira lalu citra mengangguk dan tersenyum


"ya udah kak , hati-hati Al,jangan ngebut-ngebut"ujar citra lalu Aldi mengangguk lagi


"gw duluan cit"ujar Aldi dan citra tersenyum lalu mengangguk,dan setelah itu Aldi menyalakan motornya dan Andira naik ke motor Aldi lalu mereka meninggalkan area sekolah

__ADS_1


"Ganteng banget adeknya kak dira dah"ujar citra dengan dirinya sendiri lalu dia pergi juga untuk pulang


__ADS_2