
"Sekarang gak jaman slay tau,sekarang jamannya kamu nanyaekkk suara dilan itu"ujar Reno sambil menirukan suara dilan
"Eh iya bener tu,abangnya bilang gitu keren bet,persis banget kayak film dilannya"ujar Adit lalu Justin menambahkan
"Iya ,gw jadi apa-apa bilangnya kamu nanyak ada yang kayak gw gak si?"tanya Justin merasa heran terhadap dirinya sendiri
"Jangan-jangan lu sindrom lagi tin"ujar Aldi menakut-nakuti Justin
"enak aja enggak kalik,sekarang trend yang kayak gitu makanya jadi ikutan,bukan karena sindrom sayang"ujar Justin ke Aldi membuat menggeliat
"geli anjir"ujar Aldi membuat Adit tertawa
"Kamu geli?yakin kamu geli?biar aku ka--"belum selesai Adit berbicara sudah di potong oleh Justin
"udah ah ,ngapain ngomong kayak dilan sii"ujar Justin mendengus kesal
"Lo yang mulai tin"ujar Reno dengan dengusan
"hehehe candu anjir"ujar Justin sambil nyengir
"candu emang narkoba"ujar Angga dengan cool sambil menyeruput minumannya
"Tau tuh,cukup si anu aja yang buat gw candu ,gegara senyumannya yang manis beuhhh"ujar Adit sambil tersenyum cengengesan
"alay sumpah,gak usah alay gitu gw kick lu dari circle kita"ujar Reno sambil tersenyum misterius
"eeee jangan dong,gw gak se alay itu,gw bucinnya juga tau tempat,gw masih punya urat malu kok tenang aja"ujar Adit lalu mereka mengangguk
"nah bagus tu"ujar Aldi lalu teleponnya berdering
"hp Lo Al?"tanya Justin lalu Aldi mengangguk dan tertera nama
...Andira🍭...
Aldi📞:Hallo, kenapa?
Andira 🍭📞:Al kamu pulang nanti ,jemput aku ya ke sekolah ,temennku entar ada urusan jadi gak bisa deh pulang bareng
Aldi📞:Iya nanti aku jemput
Andira 🍭📞:Oke deh ,yang rajin belajarnya jangan males-males
Aldi📞:Siap 86,yang bilang juga harus belajar yang rajin yaa
Andira 🍭📞:iyaa, udah ya aku matiin ya Al
Aldi📞:iyaaa
Lalu sambungan telepon pun terputus,mereka hanya diam sebelum ada yang bicara Aldi sudah berbicara dahulu
"kok diem?"tanya Aldi lalu Adit bertanya
"siapa?,pacar Lo Al?"tanya Adit penasaran
"enggak,kakak gw"sahut Aldi sambil menaruh hp nya di atas meja
"yang bener?"tanya Justin tidak percaya
"gak percayaan amat Lo,nih gw kasih liat nii "ujar Aldi sambil memperlihatkan log panggilan terakhir dan ya benar ada nama "Andira 🍭"
"Andira nama kakak Lo?"tanya Adit lalu Aldi mengangguk
"iya ,gak percaya tanya aja ke Reno ,ya gak ren?"tanya Aldi lalu Reno mengangguk
"udah ,ayok ke kelas"ajak Angga lalu mereka berdiri dan langsung jalan ke kelas
Sesampainya di kelas Siska duduk di bangkunya sendiri,dia tidak menghampiri Angga,Angga duduk di bangkunya sendirian ya karena gak ada Bella
"Huh,cepek banget"batin Angga entah mengapa dia tidak bersemangat
"si kutub kok kayak gak semangat gitu ya?"batin sin ta bertanya-tanya
__ADS_1
"dari mana ren?"tanya Rania yang duduk di samping Reno
"dari kantin ran,Lo udah sarapan?"tanya Reno sembari menatap ke arah Rania
"udah dong"sahut Rania sambil tersenyum
"Dhan,pulang sekolah kita jengukin Bella yok"ajak Sinta lalu dhania mengangguk
"boleh,kita aja?ajak yang lain juga gak?"tanya dhania lalu Sinta berfikir dan menjawab
"gak usah ,kita ajak Rania aja lagi satu anggap aja time girl,gw kangen Bella"sahut Sinta lalu dhania mengangguk
"oke deh,gw kasih tau Rania dulu ya"ujar dhania lalu Sinta mengangguk dan dhania berjalan ke arah meja Rania
"ran"panggil dhania lalu Rania menoleh ke arah dhania
"kenapa dhan?"tanya Rania ke dhania
"pulang sekolah Lo mau ikut gak,jengukin Bella ke rumah sakit?"tanya dhania ke Rania lalu Rania tersenyum dan mengangguk
"boleh entar barengan aja"sahut Rania lalu dhania mengangguk
"gw juga mau ikut dong"sahut Reno menyela
"jangan dongg,kali ini itu time girl gak--"belum selesai dhania berbicara pak guru sudah nyelonong masuk dan mengucapkan selamat pagi dengan segera dhania kembali ke mejanya dan duduk
"selamat pagi semua!"ujar pak guru semangat lalu mereka semua menjawab
"pagi pak"sahut mereka dengan semangat
"Baik,pagi ini kita kedatangan murid baru,gak usah kalian banyak tanya nanti silahkan kalian bertanya ke murid baru langsung"ujar pak guru dengan tegas mereka semua hanya diam
"kamu silahkan masuk nak"ujar pak guru lalu seorang laki-laki berjalan dengan cool ,membuat perempuan yang ada di kelas heboh ,'ganteng' satu kata itu yang mereka semua ucapkan
"sudah-sudah jangan ribut!kamu silahkan perkenalkan diri kamu"ujar pak guru lalu laki-laki itu mengangguk
"Selamat pagi semua,kenalin nama gw Davin Ananta argantaratama, panggil gw Davin,gw pindahan dari Australia , semoga kita bisa berteman baik,sekian makasi any question?"ujar Davin memperkenalkan diri lalu salah satu murid perempuan mengangkat tangan ✋
"Punya"sahut Davin enteng membuat gadis itu tersenyum kecut
"Baik,karena Davin sudah memperkenalkan diri ,jadi Davin kamu duduk di belakang kursi Reno"ujar pak guru lalu Davin mengangguk dan berjalan ke arah mejanya
"Baik anak-anak kita lanjutkan materi selanjutnya, silahkan buka buku pendamping materi kalian halaman 39 ,baca 15 menit kita langsung kuis"ujar pak guru lalu mereka mengeluh
"yah bapaakkkk"ujar mereka lalu pak guru dengan tegas mengucapkan
"gak usah banyak ngeluh!sekarang kalian baca ,atau gak usah baca langsung kuis!"ujar pak guru langsung tegas seketika mereka hening dan langsung membacanya dengan tenang..
"Hmm ternyata Davin beneran pindah"batin Reno melihat Davin yang baru saja duduk
"Ternyata satu kelas sama mereka,untunglah"batin Davin merasa senang
Mereka masih membaca dengan tenang ,di sisi lain Bella kini sedang membuka hp , sebenarnya dia bosan entah apa yang harus dia lakukan,dia hanya bermain hp
"Sayang kamu lapar nak?"tanya buk Mia ke Bella lalu Bella menoleh dan tersenyum lalu menggelengkannya
"Aku gak laper ma,aku cuma bosen aja"ujar Bella lalu buk Mia mendekati Bella
"Mau jalan-jalan ke taman sayang?"tawar buk Mia lalu dengan senang hati Bella mengangguk,lalu Bella perlahan turun dari bangkar dan naik ke kursi roda dan di dorong oleh buk Mia
"Seger banget deh bisa ngehurup udara di luar ma"ujar Bella sambil tersenyum.
"Iya sayang,kita duduk di kursi itu ya nak?"tanya buk Mia lalu Bella mengangguk sesampainya di kursi taman mereka duduk
"Kamu beneran gak laper bell?mau mama beliin sesuatu?"tanya buka Mia lagi,dan lagi-lagi Bella menjawab
"Enggak ma ,aku gak laper cuma bosen aja"sahut Bella sambil tersenyum
"Gimana kalau mama beliin roti buat camilan?"tanya buk Mia lalu Bella tersenyum
"Gak usah repot ma,gak papa aku gak laper kok,nanti kalau aku laper aku bilang kok,suer cuma bosen aja di kamar ,bukan karena laper mamaku sayangg"ujar Bella menolak secara sehalus mungkin ,Bella memang tidak lapar hanya saja bosa berdiam diri di kamar rumah sakit
__ADS_1
"Enggak kamu tunggu di sini mama mau beliin cemilan gak usah banyak protes paham?"ujar buk Mia lalu Bella kini hanya bisa mengangguk lalu buk Mia meninggalkan Bella,Bella tidak bisa lagi untuk mengatakan 'tidak' karena mamanya pasti akan tetap kekeh sama kayak Bella hahaha.
...Angga❄️...
p
p
^^^Oiitt^^^
Lo dmna?
^^^Di RS lahh😫^^^
Gw tau ,kok gk ad di kmr?
^^^Hah?Lo ke sini? nggaa ini masih jam pelajaran^^^
jwb gw
^^^Gw di taman^^^
Tak lama kemudian Angga sampai di taman,lalu Angga menghampiri Bella,jujur Bella masih bingung ,apa Angga bolos?buat apa?apa cuma buat ketemu dia?
"Duduk"ujar Bella lalu Angga duduk di samping Bella lalu
'ting'
...Momm❤️🔥...
Sayangg kamu di taman kan?
sama Angga kan?mama tinggal ya
Mama Tungguin kamu di kamar RS oke 🤗
^^^iya ma^^^
"Lo bolos?"tanya Bella ke Angga lalu Angga hanya menatap kedepan dan menjawab
"HM"sahut Angga hanya berdehem membuat Bella semakin bingung,buatt apa cobaaa?
"Kok bolos sii?buat apaaaa?"tanya Bella agak ngengas membuat Angga agak terkejut
"Capek aja"sahut Angga singkat pada dan jelas
"Capek?kalau capek ngapain ke sini?pulanglahh"ujar agak ngengas lagi Bella hmmm Bella gak peka ni
"Gw pengen ketemu Lo bell,gw kangennn,gw kangen Lo ribut ,kangen sama ocehan Lo,gak ada Lo gw kesepian"ujar Angga ikutan agak ngengas membuat Bella tercengang dan diam,so mereka sama-sama diam
"Gw cuma,pengen liat Lo aja,mau nyemangatin sebelum Lo besok operasi"ujar Angga menurunkan nada bicaranya lalu Bella tersenyum setelah Angga mengatakan itu
"Lo gak seharusnya bolos nggaa,Lo bisa kan chat gw,untuk nyemangatin gw,rugi Lo bolos kayak gini"Ujar Bella sambil menurunkan juga nada bicaranya sambil tersenyum
"Gak bisa!"sahut Angga lalu Bella tersenyum,lalu Angga merentangkan kedua tangannya Bella tersenyum dan masuk ke pelukan Angga
"Emmm es batu udah cair nii?"tanya Bella sembari mendoangan Angga hanya berdehem sambil mengelus rambut Bella
"Cepet sembuh little princess "ujar Angga lalu, Bella tersenyum sambil mengangguk dan merenggangkan pelukannya hingga terlepas
"Jangan bolos kayak gini lagi ya?"tanya Bella lembut lalu Angga tersenyum dan mengangguk
"Iya"sahut Angga sambil mengangguk dan mengelus rambut Bella lalu Bella bersandar di dada kirinya Angga dan Angga masih still mengelus rambut Bella
"Bell we just friend?what thats right?"tanya Angga lalu Bella bingung harus menjawab apa ,jawab iya atau tidak?
"I don't know,menurut Lo gimana?"tanya Bella balik ke Angga lalu Angga menarik tubuh Bella dengan memegang ke dia bahu Bella dan membuat Bella duduk menghadap dia
"Gw suka sama Lo!terserah Lo mau suka atau enggak sama gw,intinya gw bakal berjuang"ujar Angga dengan mata berbinar-binar Bella di situ bingung ,dia juga bingung dengan perasaannya sendiri apa dia suka sama Angga atau enggak
"Gw gak tau harus bilang apa,tapi kalau gw Deket Lo gw nyaman gw gak tau ,apa gw suka sama Lo"ujar Bella jujur ,membuat Angga merasa lega setidaknya ada rasa nyaman yang Bella alami saat dekat dengan Angga ,begitu juga dengan Angga ,dia juga merasa nyaman bila dekat dengan Bella
__ADS_1
.....