Cool Generation

Cool Generation
101.Ayah dan bunda.


__ADS_3

"Kak,kita mampir ke rumah sakit bentar ya"ujar Aldi selama tadi hening dan dia membuka percakapan


"Ngapain Al?"tanya Andira karena ya dia memang tidak tahu


"jenguk Bella kak"sahut Aldi lalu Andira mengangguk dan menjawab


"ya udah,aku mau beli pastel dulu buat buah tangan"ujar Andira lalu Aldi mengangguk dan berhenti di sebuah toko ,lalu Andira turun begitu juga Aldi


"Kamu diem di sini aja Al,biar kakak yang ke dalem"ujar Andira lalu Aldi menggelengkan kepalanya itu bertanda ia tidak mau


"Aku ikut"sahut Aldi lalu menarik tangan Andira dan Andira hanya mengikuti


"Pilih satu kak"ujar Aldi lalu Andira memilih 1 pastel ,dan mereka menuju ke kasir


"Berapa mbak?"tanya Andira mengeluarkan dompetnya dengan segera Aldi mengeluarkan uang 100 ribuan dan juga 50 ribuan


"ini aja"ujar Aldi lalu Andira mengangguk dan tersenyum,huh beruntung sekali dia mempunyai adik yang baik hati dan pengertian


"Nih mbak , kembaliannya ambil aja"ujar Aldi lalu mbak nya menjawab


"Terimakasih kak,jangan lupa datang kembali"ujar mbak-mbak kasir Aldi hanya diam , sedangkan Andira dia tersenyum lalu mereka meninggalkan kasir


"Udah buru naik"ujar Aldi yang kini sudah di atas motor,lalu Andira naik ke atas motor dengan berpegangan di bahu Aldi


selama perjalan,Andira terus saja mengoceh namun Aldi hanya menyahuti beberapa ocehan Andira , seperti saat ini


"Al,Citra cantik gak?"tanya Andira sontak Aldi mengerutkan keningnya


"Kok tanya itu?"tanya Aldi kembali


"ishh bilang aja,cantik apa enggak?"tanya Andira seolah-olah di sebal dengan jawaban Aldi dan Aldi tersenyum


"kak,dimana-mana , perempuan itu semuanya cantik,gak ada istilah perempuan itu ganteng,semua manusia ciptaan Tuhan lelaki dan perempuan itu tampan dan juga cantik,oke?kakak cantik,citra juga cantik karena kalian perempuan"Tutur Aldi ,membuat Andira tersenyum,dia berfikir 'secepat ini ternyata Aldi menjadi dewasa' dan mereka sudah sampai di parkiran rumah sakit lalu mereka berdua Turun,dan Aldi melepaskan helmnya dan dia juga melepaskan helmnya Andira


"Mmm Adek aku udah dewasa nii"ujar andira,sambil cemberut


"Ohhh iya dongg"sahut aldi


"Udah yuk masuk Al"ujar Andira lalu Aldi mengangguk dan mengambil alih pastel , sehingga pastelnya di bawa oleh Aldi andira hanya tersenyum, sesampainya di depan kamar rumah sakit Aldi mengetok pintu


Tok,tok,tok


"Masuk"ujar Bella lalu serentak mereka semua menoleh ke arah pintu


"Aldi"gumam Bella sambil tersenyum senang


"Hallo Bella,gimana kabarnya?"tanya perempuan cantik di belakang Aldi


"Loh kak dira"ujar Bella lalu Andira memeluk Bella,dengan rasa sayang


"Kak dira,kok gak pernah aku lihat sii"ujar Bella sambil mengerucutkan bibirnya


"Maaf ya bell kakak sibuk,oh iya nih kakak beliin pastel ,maaf ya gak bawa apa-apa"ujar Andira lalu Bella tersenyum


"Makasi kak,maaf repot"ujar Bella ,lalu Andira duduk di kursi samping Bella dan Aldi duduk di sofa


"Oh iya,kenalan dulu kak"ujar Bella lalu Andira tersenyum dan mengangguk


"Hallo semuanya , kenalin gw Andira Larasita Ranjaya Safitri,gw kelas 12 kakaknya Aldi panggil aja Andira"ujar Andira sambil tersenyum


"Salken kak,gw Reno,di samping gw ada Rania di depan kakak ada Angga di samping Aldi Davin"ujar Reno lalu Andira mengangguk dan tersenyum


"Kata Aldi kamu besok operasi bell?"tanya Andira sembari menatap ke Bella


"Iya kak,besok operasi,gak papa kok"ujar Bella tersenyum lalu Andira mengangguk


"Jangan ke seringan makan pedes lagi bell,nanti sakit lagi ya?Aldi sering cerita kamu suka banget makan pedes"ujar Andira ,Bella tersenyum


"Iya kak,gak papa kok,aku doyan soalnya hehe"ujar Bella nyengir kuda


"Dengerin ya?"ujar Davin lalu Bella menoleh dan mengangguk


Tok,tok,tok


"Masuk aja"ujar Bella dari dalam ,dan terlihat Beno,serta Alan masuk kedalam


"Abang"ujar Bella lalu mereka berdua tersenyum


"Udah makan?"tanya Alan,lalu Bella mengangguk


"Kenalin bang ini kak Andira kakaknya Aldi"ujar Bella sambil melihat ke arah Andira dan Andira tersenyum


"Hallo,gw Beno"ujar Beno dan mengulurkan tangannya dan di sambut baik oleh Andira

__ADS_1


"Gw Andira"ujar Andira sambil menyambut tangganya Beno dan melepasnya


"Gw Alan, Kembarannya Beno,kakak pertama Bella"ujar Alan mengulurkan tangannya dan di sambut oleh Andira


"Gw Andira kakaknya Aldi"ujar Andira lalu mereka melepaskan genggamannya


"Yang lain mana?"tanya Beno lalu Angga menyahut


"Ke kantin"sahut Angga,hanya dua kata itu saja dengan ekspresi datar


"Kayaknya,ni orang dingin deh kek es"batin Andira saat melihat Angga,hanya hanya berekspresi datar saja


"Emm bell,bunda sama ayah nanyain kamu,katanya kangen kamu bell"ujar Andira,Angga mengerenyitkan kening dia berfikir 'sedekat itu kah Bella sama ortu Aldi?'


"Oh ya?gimana kabar ayah sama bunda kak?"tanya Bella lalu Andira menyahut


"Kabar mereka baik bell"ujar sahut Andira lalu Bella tersenyum dan ada ketokan pintu saat Bella akan menyahut


"Bunda,ayah,emang mereka Deket banget kayaknya"batin Angga saat mendengar kata ayah,dan bunda yang di lontarkan bella


Tok,tok,tok


"Masuk"ujar Bella lalu dari pintu, muncullah Adit,Justin,Sinta,serta dhania


"Nah ini dia,lama bener kalian"ujar Reno lalu mereka menaruh makanan di atas meja di depan sofa lalu mereka duduk


"Iya nih,tadi rame banget,di kantin mana sumpek"ujar Sinta sambil mengibaskan tangannya dan mencepol rambutnya ,dan Sinta makin terlihat cantik karena mencepol rambut,bukan tanpa alasan dia mencepol rambutnya karena Sinta kepanasan makanya mencepol rambutnya..


"Cantik banget cewek gw,ya tuhan"batin Adit melihat Sinta


"Nih guys ambil aja"ujar dhania lalu mereka mengambil 1 per satu


"Nih tin kembalinya"ujar Justin mengembalikan uangnya yang tersisa 50rb kepada reno


"Udah ambil aja"ujar Reno santai sambil memasukkan roti ke mulutnya


"Wihh yang bener?,entar nyesell"ujar Justin lalu Reno hanya mengangguk


"Ehh btw maaf lancang ni,mau nanya kakak siapa?"tanya Sinta saat melihat Andira


"Kenalan dulu kak sama mereka"ujar Bella tersenyum lalu Andira mengangguk dan berdiri


"Hallo,semua kenalin gw,Andira Larasita Ranjaya Safitri,dari SMA Cakra Wisuda panggil aja Andira gw kakaknya Aldi"ujar Andira sambil tersenyum ramah


"Gw Andira"ujar Andira sambil tersenyum dan pindah ke sebelah di sana ada dhania


"Gw dhania kak,sama kayak Sinta temen Aldi juga"ujar dhania sambil mengulurkan tangannya dan di sambut oleh Andira


"Gw Andira"ujar Andira sambil tersenyum dan pindah ke sebelah ada Justin yang sudah siap sedia mengulurkan tangannya


"Gw Justin kak,salken"ujar Justin tersenyum manis lalu di sambut baik oleh Andira


"Gw Andira salken juga Justin"ujar Andira membalas uluran tangganya dan tersenyum lalu pindah ke sebelah ada Adit di sana


"Aditya,panggil adit"ujar tanpa mengulurkan tangannya hanya mencakupkan kedua tangannya menjadi satu gini '🙏' dan di letakkan di dadanya,di hanya menampilkan wajah datarnya ya sedikit tersenyum hanya sedikit tidak begitu terlihat,ya senyumnya tipis


"Gw andira"sahut Andira tersenyum dia melakukan hal yang sama kedua tangannya di cakupkan dan di letakkan dia dadanya lalu dia kembali duduk di samping kursi dekat Bella


Dring,dring,dring


Suara telepon, berbunyi dan itu adalah suara telepon milik Andira,saat mengambil hpnya dia tersenyum melihat siapa yang menelepon lebih tepatnya panggilan video


"Siapa kak?"tanya Bella lalu Andira tersenyum


"Bunda bell"sahut Andira lalu mengangkat telepon nya


In vc


...Bunda✨...


Andira📱:Hallo bunda,kenapa Bun?


Bunda✨📱:Hallo kak,masih di RS?


Andira 📱:Iya Bun,ini di samping aku ada Bella


Bunda✨📱:Kasih ke Bella bentar kak,bunda mau ngomong kangen ni sama Bella


Lalu Andira mengangguk dan menyerahkan hpnya ke Bella,Bella menatap ke layar ponsel Andira dan melihat seorang perempuan yang kini tengah tersenyum


Bella📱:Hallo bunda, gimana kabarnya?


Bunda ✨📱:Hallo Bella sayang,bunda baik,kamu gimana?mmm sekarang sakit semoga lekas sembuh ya sayang?

__ADS_1


Bella 📱:iya bunda makasih,ayah gimana?ayah baik juga kan kabarnya?


Bunda ✨📱:Ayah baik bell ni di samping bunda


Bunda+Ayah✨📱:Hallo Bella,kabar ayah baik,maaf ya ayah sama bunda gak bisa jengukin kamu,soalnya ayah ada perjalanan bisnis,sekarang ayah lagi di London,ayah janji ayah bakalan jengukin kamu sama bunda kalau udah pulang (ayah)


Bella 📱:Gak usah repot yah,Bella gak papa gak di jengukin, denger kabar kalian baik-baik aja Bella seneng yah


Bunda ✨+ Ayah📱:Udah Bella tenang aja,nanti bunda sama ayah pasti jengukin kamu ya sayang(bunda)


Bella📱:Mmm iya deh asal gak repot aja,aku gak mau ngerasa buat kalian repot Yah,Bun


Bunda ✨+ayah 📱:Gak repot sayangg (ayah,bunda)


Bunda✨📱:Kamu istirahat ya sayang, semangat buat besok operasi nya,titip salam buat mama papa dari ayah sama bunda


Bella 📱:iya bund, makasih bunda cantikk (mengembalikan ponselnya ke Andira)


Bunda ✨📱:Kak,nanti pulangnya lebih awal ya..jangan pulang malem-malem,jangan keluyuran gak baik buat anak gadis ,ya sayang ya?


Andira📱:iya Bun,nanti pulangnya bareng Aldi juga,aku gak bakal kemana-mana


Bunda✨📱:Ya udah kalau gitu bunda tutup ya sayang?


Andira📱:iya Bun (panggilan video berakhir)


Mereka hanya diam menyaksikan hal itu,bukan diam biasa karena mereka masih makan ,ya makanya diam gitu guyss


"Deket banget Lo sama ortu nya Aldi bell"celutuk Justin ,haduhh mulutnyaa


"Iya,soalnya kita kan sahabatan,ortu gw tinggal di Eropa sama kak dira waktu itu kenal Bella,terus jadi sahabat ,sekolah juga bareng makanya kenal jadi Deket gitu,terus ortu gw juga pengen Bella panggil mereka dengan sebutan ayah,sama bunda ,karena ortu gw udah ngenggep Bella anak mereka juga gitu,jangan salah paham Yee"ujar Aldi menjelas kan lalu mereka mengangguk


"Ehemmm betoll"sahut Bella sambil tersenyum dan mengangguk


"Papa kenal ortu Aldi dek?"tanya Alan sembari mengelus-elus rambut Bella tulus


"Tahu lahh,dulu waktu di Eropa aku kan sering main ke rumah Aldi,papa yang sering ngijinin gitu"sahut Bella sambil mendongakkan kepalanya melihat Alan lalu Alan tersenyum dan mengangguk


"Kak dira minta wa nya dong"ujar Davin sambil berdiri dan mendekat lalu dengan segera Aldi berbicara


"Stop,jaga jarak,berhenti di situ atau Lo gak bisa jalan karna kaki Lo gw patahin"ujar Aldi berdiri sontak Davin langsung berhenti di tempat


"Hah?kenapa si?"tanya Davin heran lalu Aldi mendekat ke arah Davin dan menyodorkan tangannya


"Hp Lo sini!"ujar Aldi lalu Davin hanya menatap Aldi cengo


"Mau No Wa kak dira gak?gak mau ya udah hendak menarik tangganya sendiri lalu segera di cegah oleh Davin


"Ehh bentar gw ambilin"sahut Davin lalu mengambil hpnya di saku celananya dan memberikannya ke Aldi lalu Aldi menerima dan berkata


"Duduk di sana diem,gw kasih nomornya "ujar Aldi sambil menunjukkan kebarah sofa lalu Davin mengangguk dan duduk


"Al,aku bukan anak kecil lagi,masih aja di jarakin gitu ,lagian dia kan temen kamu juga"ujar Andira sembari menampakkan wajahnya yang cemberut


"Tetep aja,dia laki"ujar Aldi sembari mencatat no wa dia ,ya dia hapal dengan nomor kakaknya sendir ,harusnya itu wajar aja kan?ya wajar dong kan anggota keluarga ya wajar aja


"Udah nih"ujar Aldi sambil menyerahkan hpnya


"Gw tes dulu kali ya"ujar Davin lalu menelepon no tersebut dan berbunyi


"Udah dav"ujar Andira sambil tersenyum manis


"Haduh meleleh"ujar Davin sambil memegang dadanya


"Inget ada cewek Lo di Australi"ujar Reno mengingatkan Davin lalu Davin tersenyum kecut


"Udah putus"sahut Davin sambil tersenyum masam


"Kok bisa?"tanya Bella terkejut yang lain hanya diam


"Dia gak mau katanya LDR,takut gak kuat makanya jalan terbaik nya putus gitu,ya gw bisa apa selain jawab iya,toh di dunia ini gak cuma ada dia, walaupun gw lama move on nya ya gw pasti bisa lupain dia"sahut Davin sambil tersenyum lagi


"Udah berapa lama putusnya?"tanya Adit kini giliran bertanya


"Gak lama ini baru aja,waktu gw baru ke sini besoknya udah mutusin gw ,ya gw awalnya nolak di terus yakinin ada yang lebih baik ya udah gw bilang iya,udah deh putus"sahut Davin mereka mengangguk


"Yahh padahal belom ketemu sama dia"ujar Bella sambil mendesah kecewa


"Udah gak papa,oke?kan masih ada myesha "ujar Alan sambil mengelus rambut Bella,lalu Bella mengangguk


"Eh udah sore ni,gw sama dhania mau balik ya bell"ujar Sinta lalu Bella menoleh


"Oh ya udah,makasi ya udah repot-repot ke sini"ujar Bella sembari tersenyum manis

__ADS_1


"Gak repot bell"ujar dhania tersenyum manis lalu Bella mengangguk senang...


__ADS_2