Cool Generation

Cool Generation
66.Beno Sadar


__ADS_3

"bik bell ke rumah sakit ya buk ,jaga rumah ya bik"ujar Bella sembari berpamitan ke pada bik Ina


"Iya non hati-hati ya"ujar bik Ina


"Iya bik"sahut Bella kini Bella ke rumah sakit menggunakan taksi karena ya begitulah


Sesampainya di rumah sakit dia langsung menuju ke kamarnya Beno Bella yakin mamanya belum makan siang entah mengapa dia merasa sangat senang sekarang


Tok,tok, tok Bella mengetok pintu dan di sambut oleh mamanya dengan senyuman yang manis


"Sayang ayo masuk kejutan menunggu kamu"ujar mamanya Bella


"Iya ma "sahut Bella jujur saja dia bingung saat masuk dia sudah melihat ,ada Thania,Kevin ,dan juga Dimas


"Loh kak Thania ,kak Kevin,kak dimas kalian di sini?"tanya Bella.


"Iya Bell kita jengukin Beno"sahut Thania


"Iya ,kita jengukin Beno ,Lo udah makan bell?"tanya Kevin


"Udah kak,eh ini ma di titipin sama bik Ina makan siangnya"sahut Bella


"Kamu taruh dulu sayang"sahut mamanya Bella dan Bella menaruh makannya dan menuju bangkarnya Beno


"Bang kapan bangun,bell kangen ,bell mau jalan-jalan lagi sama abang mau makan nasi goreng lagi kayak dulu Bella kangen bang cepet bangun,kalau abang bangun Bella janji bakalan nurut sama abang"ujar Bella lalu menangis yang lain hanya diam tersenyum


"Yakin bakalan nurut?"yang Beno saat membuka matanya


"Ehh?"tanya Bella bingung


"Bang Ben!!"ujar Bella lalu memeluk Beno


"Hiks,hiks bang Bella kangen akhirnya abang sadar juga ,huaa!!"ujar Bella saat memeluk Beno


"Udah-udah pengap dek!!"ujar Beno lalu dengan cepat Bella melepaskan pelukannya


"Kamu janji bakalan nurut?"tanya Beno dan di angguki oleh Bella


"Abang kapan bangunnya?"tanya Bella


"Beno udah dari tadi bangun Bell"sahut Dimas


"Kok gak ada yang ngasih tau bell"ujar Bella


"Mama tau kamu bakalan Dateng ke sini makanya kita gak kasih tau!"sahut mamanya Bella


"Janji sama abang ,kamu bakalan nurut apapun kata abang "ujar Beno


"Iya"sahut Bella sembari tersenyum manis


"Gimana ceritanya abang bangun?"tanya Bella


"Jadi gini tadi kan"ujar Kevin


#flashback


Kini Dimas ,Kevin dan Thania sudah sampai di rumah sakit Lalu mereka berjalan ke kamarnya Beno


Tok,tok,tok Thania mengetok pintu kamarnya Beno dan di buka lah oleh seseorang perempuan dengan sambutan senyuman darinya


"Loh kalian ,ayo masuk"ajak buk Mia


"Iya Tan"sahut Thania sembari tersenyum


"Silahkan duduk ,Tante mau keluar bentar jagain Beno ya "ujar buk Mia


"Iya Tan"sahut Dimas


"Thania kamu di sini ya sayang Tante keluar sebentar"ujar buk Mia saat Bella menghampiri bangkar Beno


"Iya Tan"sahut Thania


"Ben ,Lo kapan bangun?kita semua nunggu Lo Ben,Bella kangen banget sama Lo "ujar Thania lalu Dimas dan Kevin menghampiri bangkar Beno


"Ben Lo kapan bangun kita kangen ni ,main bareng"ujar Kevin


"Iya bener tu ,Lo cepet bangun lah dikit lagi kita ulangan ,masa Lo gak mau bangun entar Lo gak naik kelas gimana?terus nilai Lo turun gimana?Lo kan gak mau nilai Lo rendah!"ujar dimas lalu Thania memengang tangan Beno dan bertepatan airmatanya menetes dan tangan Beno bergera


"Hiks,bangun Ben"ujar Thania masih menangis


"Eh tangan Beno gerak tu!"ujar Kevin


"Eh iya!"sahut Dimas


"Panggil dokter!"ujar Thania lalu mereka memencet bel dan dokter berserta suster pun datang mengecek keadaan Beno perlahan mata Beno terbuka


"Akhirnya ,kamu sadar juga!"ujar dokter tersebut


"Ben Lo sadar!"ujar Thania lalu memeluk Beno


"Iya Than!"sahut Beno masih dengan nada lemas lalu Thania dengan segera melepas pelukannya


"Baik untuk kondisi Beno sekarang dia baik-baik saja keadaannya juga stabil , istirahat yang cukup ya Beno"ujar dokternya


"Iya dok"sahut Beno sembari tersenyum


"Saya pamit nanti kalau ada apa-apa lagi silahkan pencet bel nya!"ujar dokternya tersebut

__ADS_1


"Iya baik dok"sahut Thania lalu dokter beserta suster tersebut keluar dan berpapasan dengan buk Mia


"Loh dokter?ada apa dengan anak saya dok?"tanya buk Mia saat di depan pintu


"Tidak ada apa-apa buk ,oh iya Beno sudah sadar Bun"sahut dokter


"Hah?yang bener dok?"tanya buk Mia


"Iya bener buk silahkan ibuk cek"ujar dokternya tersebut


"Iya baik saya permisi Dok!"ujar buk Mia dengan segera dia masuk ke dalam dan melihat Beno


"Beno sayang kamu sadar?"ujar buk Mia sembari memeluk Beno dengan menangis


"Iya ma aku sadar"sahut Beno lalu mengusap lembut Penggung mamanya


"Udah ma aku gak papa jangan nangis"ujar Beno


"Ini tangisan haru tau gak"ujar mamanya Bella sembari tersenyum


"Gw gak nyangka dengan air matanya thania Lo bisa sadar Ben"ujar Kevin


"Hah?magsud Lo?"tanya Thania bingung apa magsudnya dengan air matanya dia?


"Jadi gw liat tadi pas Lo nangis dan air mata Lo jatuh di tangan Beno dan pas itu juga tangan Beno langsung gera"ujar Kevin


"Wah ajaib"ujar dimas


"Ini adalah sebuah anugrah ,mungkin Beno udah di takdirkan sadar sama tuhan"ujar Thania sembari tersenyum


"Makasi sayang"ujar mamanya Bella lalu memeluk Thania dan di balas oleh Thania


#flashback off


"Jadi gitu ceritanya ya gak?"tanya Kevin


"Iya "sahut Thania


"It's magic"ujar Bella


"Udah yang penting abang udah sadar"sahut beno


"Ma ,tanyain dokternya ya kapan aku bisa pulang"pinta Beno


"Lo itu baru sadar udah main mau pulang aja"ujar dimas


"Badan gw sakit dim ,rebahan Mulu"ujar Beno


"Ya jelas lah rebahan Mulu kan Lo koma Beno"ujar Thania


"Iya juga "sahut Beno


"Papa udah tau ma abang udah sadar?"tanya Bella


"Iya papa udah tau ,tadinya mau kesini eh malah ada meeting penting mana mendadak lagi makanya papa gak jadi ke sini katanya entar langsung pas pulang dari kantor"sahut mamanya Bella.


"Ohh iya udah "sahut Bella


"Mama ke ruang dokter dulu ya"ujar mamanya Bella


"Iya"sahut Beno


"Kapan ulangan?"tanya Beno


"Minggu depan"sahut Dimas saat masih main game begitu juga dengan Kevin


"Gawat"ujar Beno


"Why?"tanya Bella


"Abang belum belajar ,mana udah ketinggalan pelajaran lagi"ujar Beno


"Sans ada gw Lo bisa nyontek"ujar Kevin


"Bukannya ke balik biasanya Lo yang nyontek ke gw "sahut Beno


"Hahaha bisa ae lu"ujar dimas


"Eh Lo juga sama udin!"sahut Beno dan Dimas hanya nyengir


"Gw bakal bantu Lo Ben"ujar Thania


"Eh iya gw kan semeja sama Lo"sahut Beno


"Iya"sahut Thania sembari tersenyum dan di balas senyuman oleh Beno


Ting suara hp Beno berbunyi menandakan ada pesan masuk lalu Beno mengambil hpnya


"Selama abang koma kamu pernah mainin hp abang gak?"tanya Beno ke Bella


"Gak ,soalnya aku gak inget"sahut Bella lalu kembali main hp


"Ohh"sahut Beno lalu dia mengecek hpnya dan banyak sekali pesan masuk terutama Rima yang terus menerus mengechat Beno lalu suara deringan hp Beno berbunyi di sana telah tertera nama Rima


"Siapa?"tanya Bella


"Rima"sahut Beno

__ADS_1


"Gak usah di angkat!"sahut Bella dengan wajah datar


"Gak abang haru angkat"sahut Beno lalu mengangkat telepon tersebut


"Di bilangin gak usah di angkat"ujar Bella lagi


"Udah diem nurut"ujar Beno lalu seketika Bella diam


Rima


Beno 📞:Hallo



Rima 📞:ha-halo ini beneran kamu?Ben kamu udah sadar?


Beno📞:ya!dari mana Lo tau gw sadar?


Rima📞:aku liat story' wa nya Dimas jadi aku buru-buru telpon kamu


Beno📞:oh


ekspresi saat tau dari sw dimas



Rima📞:aku minta maaf ya Ben ,demi apapun aku gak sengaja nabrak kamu


Beno📞:ya ,gak papa gak usah di bahas ,btw gak usah aku kamu kita gak ada apa-apa lagi !


Rima📞:maaf


Beno📞:ya ,gw tutup


Setelah itu Beno menutup telponnya dan melihat kearah Dimas



"Kenapa?apa kata si Rima?"tanya Dimas


"Dim!Lo bikin sw gak private sama Rima?"tanya Beno


"Gak"sahut Dimas


"Ehh bentar dia tau Lo sadar?"tanya Dimas


"Iya lah kan Lo bikin sw gak private"ujar Beno


"Yahh maaf gw lupa"sahut dimas


"Yahh elo mah!!"ujar Kevin


"Udah-udah gak papa"sahut Beno


"Rima ,yang di kelas kita itu bukan si?"tanya Thania


"Iya yang di kelas kalian ,mantan bang ben"sahut Bella yang masih memperhatikan hpnya


"Ohh mantan Lo"sahut Thania


"Iya mantan gw"sahut Beno tersenyum tipis


"Iya mulut bilang mantan ,gak tau hati bilang apaan"ujar Bella


"Kamu kenapa si julid banget "sahut Beno


"Gak"sahut Bella


"Dengar-dengar dia sama Aldo yang jurusan IPS itu gak si?"tanya Thania


"Iya itu selingkuhan nya"sahut Beno


Tok,tok, tok mama Bella mengetok pintu dan Bella membukakan pintunya ,Beno sudah duduk btw,sekarang dia penasaran dengan apa jawaban dokter


"Jadi gimana ma?kapan aku boleh pulang nya?lama lagi gak?aku bosen ni "ujar Beno


"Ya ampun bang ,kamu baru bangun udah bosen aja"sahut mamanya Bella


"Jadi kapan ma abang boleh pulang?"tanya Bella memastikan


"Kata dokter sekitar 2 hari lagi kamu boleh pulang soalnya sekarang kamu baru aja sadar jadi dokternya mau meriksa kamu lebih lanjut lagi kalau udah selesai di periksa baru kamu boleh pulang ,setelah itu kamu harus check up 1 Minggu sekali sebanyak 4 kali itu artinya kamu chek up 1 bulan 4 kali karena benturan di kepala kamu itu cukup keras itu aja si kata dokternya"ujar mamanya Bella menjelaskan penjelasan dari dokter


"Ohh iya ma "sahut Beno


"Emm udah sore ni ,Tan aku pulang dulu ya,Ben gw pulang ya istirahat yang banyak"ujar Thania memang saat ini sudah mulai sore


"Eh iya aku juga deh Tan,Udah sore soalnya takut di cariin"ujar dimas


"Kek bayi aja Lo di cariin"sahut Beno dan mamanya Bella hanya tersenyum


"Itu namanya mengeluarkan kata-kata Aesthetick,padahal mah kagak Aesthetick"ujar Kevin


"Bukan gitu ,entar kalau gw di cariin beneran kan berabe ,bisa di nasehatin berat gw!"sahut Dimas


"Sudah-sudah,kalau kalian mau pulang ,pulang aja gak papa lagian ini juga udah sore makasi ya kalian udah jengukin Beno"sahut mamanya Bella dan dia angguki oleh mereka


"Iya Tan , sama-sama"sahut mereka ber 3

__ADS_1


"Bell kita pulang ya"ujar Thania


"Iya kak hati-hati"sahut Bella sembari mengantarkan mereka ke depan pintu kamarnya Beno


__ADS_2