
"iya ,waktu gw di Eropa dan jalan sama dia ,kita makan makanan ringan ,dan waktu itu juga Aldi di telpon sama papanya karena neneknya sakit dan masuk rumah sakit ,dan tepat waktu itu kita di taman dan di samping tempat duduk ada tempat sampah tapi makanannya gak di buang sama dia tapi di bawa ,sambil jalan sambil makan kalau udah habis langsung di buang"ujar Bella saat mengingat hal itu Aldi menurutnya orang yang baik memang benar Aldi orang yang baik ....
"Lo masih inget sama hal kayak begituan?"tanya dhania
"hah,iya gw inget semua hal yang ada di Eropa termasuk kenangan gw sama Aldi"sahut Bella sambil meminum minuman nya
"Lo masih ada rasa sama dia?"tanya Rania
"gak tau,gw juga bingung gw si kayaknya mau fokus aja dulu belajar soalnya gw gak mau cuma gara-gara cinta gw jadi b*d*h"ujar Bella dan teman yang lain hanya mengangguk-angguk
"Lo bener ,kita gak boleh di b*d*hin karena cinta"ujar Sinta menimpali ucapan Bella
"Apapun yang terjadi kita harus sukses dulu biar bisa beli apa yang kita mau"ujar dhania
"Emm bener juga kalau gak sukses gak bakal bisa beli apa-apa!"ujar Sinta
"Gak gitu magsudnya sin,magsud dhania itu kalau udah sukses kita bisa beli apa aja dengan keringat kita sendiri bukan kalau gak sukses gak bisa beli apa-apa tetapi kalau sukses kita bisa menikmati hasil jerih payah kita sendiri"ujar Rania menjelaskan arti dari perkataan dhania dan bella hanya tersenyum
"Ohh kirain"sahut Sinta sambil tersenyum
"Magsud gw gak gitu ,Sinta magsud gw kayak apa yang di ucapin sama Rania ,jangan karena pacaran kita jadi lupa sama dunia"ujar dhania
"Gak papa kita pacaran asalkan kita pacaran itu buat penyemangat sekolah,kita pacaran yang sehat aja jangan terlalu serius juga ,karena itu sangat berpengaruh terhadap diri kita sendiri"ujar Bella
"Iya bener,bener banget yang di ucapin sama Bella ,pacaran yang sehat aja biar kita juga bisa menikmati masa muda kita"sahut Rania
"Btw kalian udah ada yang punya pacar?"tanya Sinta
"Gw belum "sahut dhania
"Gw juga"sahut Rania
"Gw juga"sahut Bella
"Ha?bell Lo gak jadian sama Angga?"tanya Sinta
"Iya gw liat kalian berdua Deket"sahut Rania
"Kan cuma Deket belum tentu jadian bege"ucap dhania dan di angguki oleh mereka
"Gw gak jadian sama Angga kita cuma temen"sahut Bella
"Iya temen sekarang gak tau yang di kedepan ya gak guys!"ujar dhania sambil tersenyum dan di sambut tawa oleh sahabat-sahabat Bella
"Gak gitu ih"ujar Bella cemberut
"Udah Nia cuma bercanda gak usah di jawab seriu ya gak "ujar Sinta
"Iya gw bercanda jangan serius-serius nanti cepet tua"ujar dhania
"Hahahah ,gak santai aja mah!"sahut Bella lalu mereka semua bercanda ria dan tertawa
#Di kelas
"Al Lo mau balikan sama Bella lagi?!"tanya Reno dan Adit,Justin,Angga mereka hanya menjadi pendengar kebetulan jam istiymasih sekitar beberapa menit lagi
"HM"sahut Aldi sambil membaca buku
"Lo gila hah?!Lo udah nyakitin dia bod*h!"ujar Reno
"Lo gak tau hal yang sebenarnya terjadi jadi Lo gak usah ikut campur dan mendingan Lo diam aja !sahut Aldi
"Kalau sampe Bella kenapa-kenapa Lo berurusan sama gw!"ujar Reno
"CK gak bakal "sahut Aldi
"Lo juga bakal berurusan sama kita!"ujar Adit
"Iya bener ,kalau sampe Lo nyakitin Bella Lo berurusan sama kita karena Bella itu sahabat kita paham Lo!"ujar Justin menambahkan ucapan Adit
__ADS_1
"CK ,gw gak bakal nyakitin Bella lagian gw juga gak pernah nyakitin Bella yang terjadi dulu itu hanyalah salah faham!"sahut Aldi
Lalu Angga menghampiri meja Aldi dan berdiri di sampingnya setelah itu Angga sedikit membungkuk dan mulai berbisik sesuatu hal
"Buktiin kata-kata Lo!jangan belajar jadi baj*ng*n!"bisik Angga lalu pergi begitu saja
"Eh gw gak gitu ya!"ujar Aldi lalu berdiri dengan kesal
"Angga bisikin apa sama Lo?!"tanya Reno
"Kepo!"sahut Aldi lalu segera pergi begitu saja
"Songong banget dah dia!"ujar Adit
"Iya songong nya minta ampun , lama-lama gw tendang juga dia!"ujar Justin
"Berani nendang?,Lo berurusan sama kepsek"ujar Reno
"Ya ,kagak di sekolah juga"sahut Justin
"Halah udah lah mau bel mending duduk"sahut Reno
Dan benar saja beberapa detik kemudian Bel semua murid berjalan menuju ke kelas masing-masing begitu juga dengan Bella dan kawan-kawan mereka berjalan menuju kelas mereka ,saat masuk kelas dan Bella mau duduk di bangkunya dia sudah melihat bahwa Siska duduk di bangkunya
Angga belum juga datang,entah kemana dia ,sekarang Bella mulai memanas dia tidak suka bangkunya di duduki sembarang orang dia bakalan marah
"Eh Sika Lo ngapain duduk di bangku gw hah!"ujar Bella mulai langsung ngegas
"Gw mau duduk di sini!"sahut Siska dengan santai
"Itu bangku gw ,Lo kan punya bangku sendiri yang duduk di bangku Lo lah!"ujar Bella
"Gw gak mau,ya udah lah Lo duduk di bangku gw apa susahnya si!"sahut Siska dengan masih stay duduk di bangku Bella
"Gw gak mau duduk di bangku Lo!,gw mau duduk di bangku gw!"sahut Bella lalu datang Angga yang sudah melihat keributan itu
"Siska ngapain Lo duduk di bangku Bella!"ujar Angga dengan nada datar
"Dan Lo ,duduk di bangku gw!"ujar Siska sambil menunjuk ke arah Bella
"Gw gak mau!"ujar Bella
"Udah lah ,eh Siska Lo duduk di bangku Lo kenapa si!"ujar dhania
"Iya ,udah punya bangku sendiri pula!"tambah Sinta
"Terserah gw dong!"sahut Siska lalu Angga menarik tangan Bella mengajak dia ke bangku Siska
"Lo duduk di bangku gw!"ujar Angga dengan nada datar ke orang yang duduk di bangku Siska dia hanya menurut
"Loh kok Angga Lo duduk di situ!"ujar Siska lalu Angga menghampiri Siska dan mengambil tas dia dan juga tas Bella
"Lo gak ada, mau bilang duduk sama gw ,Lo cuma bilang mau duduk di bangku Bella dan itu juga termasuk duduk di samping bangku gw Lo gak bilang mau duduk sama gw!"sahut Angga dengan datar!
"Tapi kan gw--"belum selesai Siska berbicara sudah ada yang berbicara
"Selamat siang semua!"ujar pak guru iya benar pak guru lah yang datang
"Siang"sahut semuanya
"Kita belajar dan buku buku halaman 61 kalian baca saya beri waktu"ujar pak guru lalu semuanya membaca buku
Mereka belajar dengan tenang tapi tidak dengan Siska,sekarang dia merasa kesal selama pelajaran berlangsung Siska terus menekuk wajahnya
"Baik ,soal yang ini bapak akan tunjuk salah satu dari kalian!"ujar pak guru kebutulan sekarang mendapatkan pelajaran matematika
"Tadi bapak jelaskan ada yang belum di mengerti?"tanya pak guru
"Tidak pak!"sahut mereka semua kecuali Siska pak guru memperhatikan semua siswa maupun siswi yang menjawab kini pak guru telah memperhatikan Siska,dia merasa Siska tidaklah fokus dalam pelajarannya
__ADS_1
"Bapak tunjuk ,kamu!Siska maju kerjakan soal no 3!"ujar pak guru
"Ha? Sa-saya pak?"tanya Siska gugup lalu berdiri menghampiri pak guru
"Iya kamu ,memang ada di kelas ini bernama Siska selain kamu?!"tanya pak guru tegas
"Emm no 1 aja ya pak ,yang ini saya kurang mengerti"ujar Siska
"Kamu ini!tadi saya sudah jelaskan kemana aja kamu!kenapa kamu tidak mendengarkan penjelasan saya!"ujar pak guru
"Maaf pak"sahut Siska menunduk
"Sudah kamu duduk sekarang!"ujar pak guru dan Siska kembali ke tempat duduknya dan duduk kembali
"Anak-anak kalian kerjakan soal di papan , kerjakan di buku latihan ,untuk kamu siska setelah kamu mengerjakan soal ini , selanjutnya kamu kerjakan soal Romawi 2 di LKS !setelah itu serahkan ke pada saya!untuk soal Romawi 2 satukan sama soal yang di papan tulis!"ujar pak guru
"Tapi pak--"belum selesai Siska berbicara sudah di potong oleh pak guru
"Tidak ada tapi-tapian,sudah mending saya kasi tugas lebih dari pada saya hukum kamu berdiri di lapangan sampai jam pulang!"ujar pak guru!
"Iya baik pak"sahut Siska
"CK ,sial banget gw hari ini!"batin siska
"Rasain luu,emang enak!"batin Bella
Mereka mengerjakan dengan tenang karena merek benar-benar mengerti apa yang di sampaikan oleh pak guru ,kini Siska sedikit pusing karena beberapa soal yang dia kerjakan ada yang kurang mengerti
Setelah 50 menit berlalu mereka semua sudah selesai mengerjakan soal tersebut termasuk Siska dia ada jawab soal dengan rumus yang sembarangan karena kesal dia jawab asal-asalan saja
"Baik anak-anak karena waktu juga sudah habis silahkan kalian kumpul ke depan!"ujar pak guru dan semua murid mengumpulkan tugas tersebut di atas meja guru
"Kamu Siska!kenapa belum kumpul!ayo sini !"ujar pak guru lalu Siska maju ke depan dan mengumpulkan tugas
"Anak-anak sampai di sini dulu, terimakasih untuk hari ini dan ya tolong lain kali saya harap semuanya fokus terhadap pelajaran saya!sekian dan selamat siang!"ujar pak guru
"Siang!"sahut semuanya dan mereka berbondong-bondong untuk pulang karena sekarang adalah jam pulang
"Bell pulang bareng gw ya!"ajak Aldi saat Bella masih bersiap-siap
"Gak usah gw bisa pulang sendiri Al"sahut Bella sembari tersenyum
"Bella pulang bareng gw!"sahut Angga dan langsung menarik tangan Bella
"Ehh"ujar Bella
Semua murid telah pulang tadi hanya tersisa Bella ,Angga ,dan Aldi teman-teman Bella sudah pulang duluan begitu juga dengan Reno dia mengatan ada urusan mendadak
"Sial!"ujar Aldi lalu bergegas untuk pulang
"Ehh ngga lepasin gw bisa pulang sendiri!"ujar Bella lalu Angga memberhentikan langkahnya
"Gak ada pengulangan kalimat!"ujar Angga lalu kembali menarik tangan Bella dan Bella hanya menurut
"Nih!"ujar Angga memberikan sebuah helm dengan cepat Bella memakai helm tersebut dan naik ke motor Angga
Mereka berkendara beberapa menit dan kini mereka telah sampai di rumah Bella ,Angga telah memberhentikan motornya
"Makasi ngga"ujar Bella saat melepas helmnya
"HM ya"sahut Angga lalu mengambil helm tersebut
"Gw langsung pulang"ujar Angga
"Iya hati-hati ngga"sahut Bella dan diangguki oleh Angga lalu motor Angga berjalan dan Bella juga masuk ke dalam rumah
"Ehh non udah pulang"ujar buk Ina
"Iya bik ,emm Bella langsung makan ya soalnya habis makan mau langsung ke rumah sakit"ujar Bella
__ADS_1
"Iya non bibik udah siapin makan siangnya ,sekalian nanti bawain nyonya makan siang ya non bibik juga udah siapin"ujar bik ina
"Iya bik"sahut Bella lalu berjalan ke ruang makan dan makan setelah itu Bella berganti pakaian dan langsung pergi ke rumah sakit