Cool Generation

Cool Generation
70.Belum belajar


__ADS_3

"bang kok abang cuek banget sama kak Rima?"tanya Bella kepada Beno btw masih di ruang tamu yak


"engga perasaan kamu aja kalik"sahut Beno


"mana mungkin"sahut Bella


"selimut tetangga hangat di tubuh--"belum Beno selesai bernyanyi sudah di potong oleh Bella


"ehh malah nyanyi orang serius juga"ujar Bella memotong ucapan Beno


"gak usah serius-serius banget entar cepet tua"sahut Beno


"ohh jadi abang ngatain aku tua?hah?!"tanya Bella agak ngegas guys


"mana ada"sahut Bene sambil berdiri lalu menyentil kening Bella sontak saja Bella mengatakan


"aduh!sakit tau!"sahut Bella lalu Beno segera berlalu


"dasar punya abang satu! mentang-mentang udah sembuh entar aku bales ya!"ujar Bella berteriak sembari mengelus-elus keningnya


"balas aja!abang gak takut!"sahut Beno sambil berteriak juga


"ehh kenapa ini ribut-ribut?"tanya papa nya Bella baru saja pulang kantor


"eh papa,itu tu abang nyentil keningnya Bella sakit nii"sahut Bella sembari memperlihatkan wajah cemberut nya


"ulu-ulu kasihan anak papa"sahut pak Deni yang tak lain papanya Bella ,sambil mengelus-elus keningnya Bella


"ya udah papa mandi dulu aku mau ke dapur dulu bantu mama ya"ujar Bella


"iya sayang papa mandi dulu ya"sahut pak Deni


"oke papa"sahut Bella sambil memperhatikan jari jempolnya


lalu Bella berjalan ke arah dapur sampai di dapur Bella sudah melihat mama tercintanya sedang memasak untuk makan malam nanti ,lalu Bella berjalan mendekati mama Bella


"ma ,masak apa?"tanya Bella


"ini mama mau buat nasi goreng,di sampingnya sama telur ,and chiken crispy FAVORITE kalian"sahut mama Bella


"ya udah aku bantu apa nii ma?"tanya Bella sekali lagi


"kamu bantu cuci ayamnya habis itu kamu kamu potong-potong ,kayak biasanya"sahut buk Mia siapa lagi kalau bukan mama Bella


"oke"sahut Bella lalu pergi kulkas untuk mengambil ayammnya lalu dia mencuci ayamnya lalu dia potong memang Bella sudah biasa membantu buk Mia memasak dari kelas 7 SMP jadinya ya sudah biasa dia biasanya membantu masak ketika hari-hari libur maupun weekend dan juga biasa membantu masak untuk makan malam


setelah beberapa menit akhirnya mereka selesai juga memasak bersama lalu Bella naik ke atas untuk segera mandi dan makan malam bersama,kini mereka semua sudah berkumpul di meja


"baik lah sebagai kepga ya baik"ujar pak Deni memulai pembicaraan


"kepga apa pa?"tanya Bella


"iya ,aku juga baru denger"sahut Beno menimpali ucapan Bella


"kepga itu kepala keluarga"bukan pak Deni yang menyahut melainkan buk Mia


"oalahh kirain apa"sahut Bella dan Beno hanya memangut-mangut


"baru juga mau papa yang bilang"ujar pak Deni


"udah-udah kapan makan ni aku udah laper"ujar Beno


"ehh ayo kita doa dulu"ujar pak Deni lalu mereka berdoa setelah itu mereka makan dengan tenang dan santai juga


#Rumah Angga


"HEII TURUN SEMUA!!"ujar mamanya Angga berteriak saat memanggil yang lain


"lama-lama atap ini bisa bolong ma"ujar Agus yang turun dari tangga dan mamanya Angga justru bingung apa yang di magsud Agus?


"magsud kamu?"tanya mamanya agus hanya duduk lalu menjawab


"Udahlahh gak penting"sahut Agus dengan senyuman lalu tiba-tiba Angga yang menyaut yang baru saja turun dari tangga dan di sampingnya ada papanya


"magsud bang Agus , lama-lama atap bolong itu ,kalau mama tiap hari teriak Mulu atap bakalan bolong"sahut Angga dan papanya sudah tertawa

__ADS_1


"ohh jadi menurut kamu kalau mama teriak terus atap bakalan bolong gitu ?itu iya?"tanya mamanya lalu berjalan ke arah Agus dan mulai menjewer telinga Agus


"aduh-aduh gak gitu ma aduh Agus bercandaa maa lepasin sakit"ujar Agus menggerang kesakitan


"emm rasain"ujar Angga


"udah ma ,udah kita makan dulu entar mama hukum tu si Agus"ucap papanya Angga lalu mamanya Angga melepas jewerannya


"maaf ma Agus cuma bercanda"ujar Agus


"gak papa ,mama juga bercanda"sahut mamanya Agus lalu tertawa


"apa aja yang penting mama seneng"sahut Agus kepada mamanya Angga


"eleh ,bilang aja gitu entar gak gitu lagi"sahut mamanya Angga


"Yee beneran ini"sahut Agus


"udah-udah sekarang waktunya makan jangan ribut berdoa dulu ya"ujar papanya Angga menengahi mereka berdua


"iya pa"sahut mereka semua lalu mereka makan dengan tenang


pagi ini Bella sudah biasa-biasa saja bahkan Bella sudah berangkat sekolah dengan Beno ,ya Bella berangkat bareng Beno ,Beno sudah bisa mengendarai motor jadi Beno membonceng Bella


sesampainya di sekolah mereka turun lalu Beno mengantar Bella sampai ke depan kelas


"dek abang masuk kelas ya,..belajar yang bener dikit lagi ulangan mau naik kelas harus yang bener belajarnya oke"ujar Beno kepada Bella


"iya bang aku tau,abang juga yang bener belajarnya"sahut Bella sambil tersenyum


"ya udah abang tinggal ya"ujar Beno kembali


"iya bang aku juga mau masuk"sahut Bella lalu mereka berjalan berlawanan arah Bella masuk kelas dan Beno berjalan menuju kelasnya


"pagi guys!"ujar Bella menghampiri meja Rania,dhania,dan juga Sinta


"haii pagi juga..gimana abang Lo udah masuk?"tanya Sinta


"iya tadi nganter gw sampe depan kelas"sahut Bella


"udah sarapan?"tanya Rania


"gw juga udah"sahut dhania dan diangguki oleh Sinta


"Lo belum sarapan?"tanya Sinta


"engga..gw udah sarapan cuma nanya doang"sahut Rania


"pagi guys!pagi bell"ujar Aldi yang beru saja datang lalu duduk ke tempat duduknya


"hei pagi juga"sahut Bella


"pagi"sahut Sinta dhania dan juga Rania


"HEII WhatsApp guys!"ujar Adit yang datang dari pintu masuk berama Justin,Reno ,dan juga Angga


"loh ren tumben bareng mereka?"tanya Bella


"gak bareng ketemu di depan tadi"sahut Reno


"eh Al udah dari tadi?"tanya Justin


"gak baru aja Dateng"sahut Aldi


lalu Bella kembali ke meja nya untuk nengambil hp tetapi tangannya di cekal oleh Angga lalu Bella duduk di samping Angga dan beberapa saat kemudian Bella bertanya


"apa?"tanya Bella dengan malas dia malas berdebat pagi ini


"gak"sahut Angga lalu melepas celana pergelangan Bella


"kenapa?bilang aja"sahut Bella


"gak papa ,udah lupa"sahut Angga dengan nada dingin lalu berdiri setelah itu langsung menuju kantin


"Angga kemana Bell?"tanya Reno

__ADS_1


"gak tau gak bilang juga"sahut Bella


"paling ke kantin"sahut Adit


"gak sarapan dia?"tanya Bella ,karena dia berfikir Angga tidak sarapan makanya ke kantin


"gak gitu paling cuma beli minum doang"sahut Justin


"ohh"sahut Bella


"Angga kenapa gak jadi ngomong ya?gw salah apaan dah?"batin Bella bingung


"Lo kenapa kayak bingung gitu bell?"tanya Rania


"hah?emm gw gak papa ,cuma deg-degan aja takut gak bisa jawab ulangan nanti"sahut Bella mengelak ya jelas mengelak lah


"sama ,nanti gw gimana?"tanya Sinta karena biasanya Sinta ulangan selalu bersama dhania


"makanya belajar biar bisa jawab"sahut dhania


"emang Lo udah belajar?"tanya Sinta


"ohh jelas"sahut dhania tetapi menjeda ucapannya sebentar


"belum"sahut dhania sambil nyegir


"belum belajar nyegir lagi Lo"sahut Justin


"emang kenapa?salah!serah gw dong"sahut dhania


"udah tenang aja entar belajar"sahut Aldi


"nah iya bener tu"sahut rania


"terimakasih seorang Adit emang selalu bener"sahut Adit sambil tersenyum bahwa seolah dia terhormat


"sebuah penghargaan untuk mu tuan Adit !"sahut Justin menimpali


"udah kalian gak usah Muji Adit lagi woy!"ujar Sinta


"lah kenapa?"tanya Justin


"Cemburu Lo ,aaa ciee"sahut dhania dan yang lain ikut


"bukan gitu entar besar kepala dia,terus mungkin pantat nya udah berbunga-bunga tu"sahut Sinta


"hahaha pantat berbunga-bunga bagaikan sebuah,sebuah apaan yak?"tanya Bella bingung


"gaje lo"sahut reno


"serah dong"sahut Bella


"sebuah ,bunga?"tanya Reno


"kan udah berbunga-bunga gimana sii"sahut Rania


"udah lupain kata sebuah di ributin"ujar Justin


"tau gak jelas tu"sahut Bella


"yang mulai itu elo"ujar sinta


"hah?emang iya?"tanya Bella


"iya woy!sahut adit


"udah kita unfriends!"sahut dhania


"kok gak nyambung😭🙏🏻"sahut Sinta sambil meringis


"iya-iya maaf berjanda gw"sahut Bella


"bercanda Bella!"ujar semuanya kecuali reno dia malah menutup kuping begitu juga dengan Bella


"lama-lama budeg gw syumpah!"ujar Bella sembari alay

__ADS_1


.....


maaf telap up lagi ujian nii 🙂🙏🏻 like!


__ADS_2