Cowok Kutub VS Cewek Tengil

Cowok Kutub VS Cewek Tengil
Bab 24


__ADS_3

Senin besoknya disekolah.


"Selamat pagi anak-anak hari ini ibu akan mengadakan ulangan, jadi ibu beri kalian waktu 15 menit untuk mempelajari materi minggu lalu tentang reaksi kimia!" titah Bu Farida guru kimia.


"Yah kok dadakan gitu sih ulangannya, mana bisa masuk materi nya?" keluh Rara


"Udah baca - baca aja siapa tau ada yang nyantol! " saran Riri.


"Apa ada yang tidak hadir hari ini? " tanya Bu Farida sambil menatap satu per satu anak didiknya.


"Arka gak masuk bu, ini ada surat ijin sakit nya! " seru Radit sambil membawa amplop isi surat ijin Arka dari dalam tas nya.


"Ya sudah nanti Arka menyusul ulangan nya nanti saat sudah masuk sekolah! " ucap Bu Farida lalu meninggalkan kelas.


"What?, My Ayang Beb gak masuk? Gue kok gak nyadar ya? pantes aja dari tadi perasaan kangen gue!" seru Risa dramasir.


"Idih yang lagi jatuh cinta kumat lebay nya! " cibir Rara sambil menatap Risa merinding.


"Dit, Arka sakit apa?" tanya Risa nyemperin Radit tanpa menghiraukan cibiran Rara.


"Gue juga gak tau, karna tadi pagi Arka chat gue minta gue mampir ambil surat ijin nya. Sampe rumahnya juga gue cuma ketemu nyokapnya yang nitip surat ijin! " jelas Radit.


"Sakit apa ya, perasaan sabtu kemarin ketemu di danau baik-baik aja! " gumam Risa dalam hati.


Risa memilih untuk belajar dulu buat ulangan, habis ulangan aja cari tau Arka sakit apa.


Sampai akhirnya waktu 15 menit berlalu dan dilanjutkan dengan ulangan yang menurut Risa tidak terlalu susah, beda dengan Rara dan Riri yang sampai garuk-garuk kepala gak jelas karna gak tau jawabannya.


Tring.....


"Waktunya istirahat, selesai tidak selesai silahkan kumpulkan kertas ulangan kalian! " titah Bu Farida.


Semua siswa pun satu per satu maju ke depan kelas untuk mengumpulkan kertaa ulangan mereka lalu keluar kelas untuk istirahat.


"Kita kantin yuzk! " ajak Risa pada Rara dan Riri.


"Kuy lah gue juga laper, tenaga gue terkuras karna ulangan tadi! " keluh Riri.


"Ya udah yuk, ajak Anya juga kita jemput di kelasnya ajak Rara.


"Hai guys kantin yukz! " ajak Anya


"Ye ne baru mau ngajakin lo kantin! " seru Rara.


"Ya udah yuk, ntar keburu rame. " ajak Risa.


Di kantin mereka pun segera nyari tempat duduk.


"Mbak Atik biasa ya 4 porsi! " teriak Risa pada petugas kantin.


"Siap neng! " seru Mbak Atik sambil mengacungkan jempolnya.


"Eh denger-denger Arka sakit ya? " tanya Anya pada Risa.


"Lho kok bisa tau? " ucap Risa tanya balik.


"Ya tadi si Dimas sama Nico best friend nya sempet bahas Arka sakit di kelas! " ucap Anya.


"Oh ya mereka kan satu kelas sama lo ya! " ucap Risa lagi.


"Mereka bilang gak Arka sakit apa? " tanya Risa.


"Gak tuch, gue juga gak nanya tadi, mending lo tanya langsung mereka dech. To mereka datang! " jawab Anya sambil menunjuk Dimas dan Nico yang baru masuk kantin.


"Hai Dim Nic!" panggil Risa sambil melambaikan tangan ke arah Dimas dan Nico.


"Hai girl! " sapa Dimas.


"Eh Nic, best friend lo sakit apa? " tanya Risa to the point.


"Belum tau juga, gue belum semper nengokin soalnya! " jawab Nico.

__ADS_1


"Kenapa gak lo aja yang nengokin! " saran Dimas.


"Bener to, lo tengokin deh siapa tau bisa lebih deket kan katanya calon pacar! " tambah Rara.


"Ya tapi gue gak tau rumanhnya dimana! " ucap Risa.


"Ya udah ntar gue chat deh alamatnya Arka"! ucap Dimas.


"Beneran, Thankz ya! " ucap Risa senang yang di balas anggukan oleh Dimas.


"Permisi neng, ini pesenannya! " ucap Mbak Atik membawa pesenan para cewek.


"Widih enak nih, boleh deh mbak gue pesen juga, lo mau juga gak Nic! " tanya Dimas.


"Boleh deh, kebetulan gue juga lapar! " ucap Nico.


"Pesen 2 porsi lagi ya mbak yang sama! " ucap Dimas ke Mbak Atik.


"Baik, di tunggu ya! " ucap Mbak Atik lalu undur diri.


Sepulang sekolah Risa berencana langsung jenguk Arka di rumahnya karna tadi Dimas sudah chat alamat rumahnya Arka.


"Kayaknya gue mampir ke toko kue dulu deh, masa iya jenguk orang sakit gak bawa apa-apa! " ucap Risa lalu melajukan mobilnya ke toko kue sebelum ke rumah Arka.


Risa membeli kue brownies sama beberapa buah untuk di jadikan buah tangan ke rumah nya Arka. Setelah membeli semuanya mobilnya langsung meluncur ke rumah Arka.


Sesampainya di rumah Arka. Risa memncet bel pintu gerbangnya dan disapa oleh satpam.


"Nyari siapa neng? " tanya satpam


"Saya Risa, saya temennya Arka mau jenguk Arka! " jawab Risa sopan


"Oh temennya den Arka, silahkan masuk non! " ucap pak satpam sambil membuka gerbang sehingga mobil Risa bisa masuk.


Saat keluar dari mobil, Risa melihat mobil yang persis mobil papa nya. Tapi Risa pikir itu hanya mirip saja. Risa pun menuju pintu dan memencet bel.


"Selamat siang tante!" ucap Risa pada seorang wanita cantik yang sudah tidak muda tapi masih keliatan cantik.


"Nyari siapa ya? " tanya Arnita saat melihat seorang gadis cantik dengan seragam SMA.


"Oh temennya Arka, silahkan masuk! " ajak Arnita senang karna ini kali pertama ada cewek datang nyari Arka.


Risa pun mengikuti Tante Arnita masuk ke dalam rumah.


"Eh kak Risa! " sapa Arsy saat melihat Risa di rumahnya.


"Lho kamu kenal juga? " tanya Arnita saar mendengar putri nya menyapa Risa.


"Kak Risa ini pacarnya kak Arka lho ma! " jawab Arsy yang mana membuat Risa tersenyum malu.


"Oh pacarnya Arka toh! " ucap Arnita sambil tersenyum simpul.


"Baru calon tante, belum pacaran! " ucap Risa malu-malu.


"Ya sudah yukz kita ke kamarnya Arka aja, katanya tadi mau jenguk Arka! " ajal Arnita.


Risa hanya mengganggukkan kepala dan mengikuti tante Arnita.


"Lho papa kok disini? " tanya Risa saat melihat papanya ada di ruang tamu rumah Arka saar melewati ruang tamu.


"Papa yang maunya nanya kok kamu bisa disini, papa ada kerjaan sama pak Arya! " ucap Pak Ryan papa nya Risa.


"Lho Risa ini anaknya Pak Ryan toh! " ucap Arnita senang.


"Ya, Risa ini putri saya. kok bisa disini? "tanya Pak Ryan lagi.


"Kayaknya kita bakal jadi besan dech pak!" ucap Arnita tersenyum simpul.


"Pa, kita bakal punya mantu dari Pak Ryan! " ucap Arnita lagi pada suaminya.


"Jadi Arka sama Risa pacaran? Wah bakal tambah erat pertemanan kita kalau bisa jadi besan! "ucap Pak Arya senang.

__ADS_1


"Ya sudah mama anter Risa jenguk Arka dulu ya, Risa kesini kan mau jenguk Arka sakit bukan buat kita godain! " ucap Arnita merangkul Risa mengajak ke kamar Arka sehingga Risa bisa terbebas dari rasa canggung.


"Nah ini kamar nya Arka, kamu masuk aja Arka di dalam lagi istirahat !" kata Tante Arnita saat sudah sampai di depan kamar Arka.


"Gak papa ne tante saya masuk? " tanya Risa ragu.


"Gak papa, kalau kamu merasa gak enak pintunya di buka aja ya! " kata Tante Arnita meyakinkan.


"Ya makasi tante, oh ya ini ada kue dan juga buah! " kata Risa seraya menyerahkan bawaannya kepada tante Arnita.


"Wah makasi ya, pake repot segala bawa ginian. Ini tante bawa ke dapur dulu ya kuenya tante potong dan tempatin piring, buahnya biar di cuci dan dipotong juga ya nanti kamu sendiri yang kasi ke Arka. Pasti Arka seneng deh dan cepet sembuh! " jelas Tante Arnita sambil menerima bawaan Risa.


"Ya udah tante ke bawah dulu ya, kamu masuk aja ya! " ucap Tante Arnita yang dibalas anggukan kepala Risa.


Risa pun mengetuk pintu kamar Arka.


"Masuk! " suara Arka dari dalam kamar.


Risa memutar kenop pintu dan mendorongnya. Saat Risa masuk nuansa kamar warna abu-abu khas cowok sudah menyapa indra penglihatannya.


"Lo ngapain kesini, darimana lo tau rumah gue? " tanya Arka beruntun saat melihat Risa yang masuk kamar nya.


"Tanya nya bisa satu - satu gak? Baru juga datang sudah di todong pertanyaaan!" sewot Risa.


"Ya gue kaget aja lo datang, gue kira Dimas atau Nico! " jawab Arka gak enal hati.


"Gue datang buat jenguk lo karna tadi Radit bilang lo lagi sakit, dan masalah alamat rumah lo gue minta sama Dimas karna gue bilang mau jenguk lo! " jelas Risa.


"Ow gitu, ya udah makasi ya udah jengukin gue. Gue gak papa kok cuma demam biasa. Isrirahat dan minum obat aja sembuh! " ucap Arka menjelaskan kondisi nya.


"Syukur deh kalo gitu, mog cepet sembuh ya! " ucap Risa tulus.


"Arka nih Risa bawain kamu kue brownies sama buah apel sudah mama potongin, kamu makan ya. Kamu juga ikut makan ya sayang! " ucap Tante Arnita sambil membawa nampan berisi kue, buah dan sirup buat Risa.


"Ya makasi tante! " ucap Risa sambil mengangguk.


"Lo mau makan apa, brownies atau buah dulu? " tanya Risa setelah tante Arnita keluar kamar.


"Lo buat apa beli to brownies? " tanya Arka.


"Ya beli lah, gue tau nya lo sakit kan tadi pagi. Mana sempet gue buat kue dulu! " jelas Arka.


"Ya gue masih trauma aja sama masakan lo, yang waktu ne kan nasi goreng keasinan! " ucap Arka sambil tersenyum manis.


"Gak usah di inget apa, itu kan gue baru belajar wajar lah kalo masih gagal, tapi setidaknya hargain kek usaha gue! " ucap Risa sambil memanyunkan bibirnya.


"Gak usah manyun gitu, udah jelek tambah jelek lagi! " ucap Arka gugup karna sebenernya Arka sangat gemes liat kelucuan Risa saat manyun gitu.


"Ya udah gue mau browniesnya deh! " ucap Arka menutupi kegugupannya.


Risa pun mengambilkan satu potong brownies ke piring kecil yang sudah disiapkan beserta garpu kecil kepada Arka.


"Ish lo to udah gede masih aja belepotan makannya! " ucap Arka sambil mengambil tissue dan mengusap ujung bibir Risa yang belepotan kue brownies.


Deg.... deg... deg...


Risa yang kaget pun menatap mata Arka, mata mereka bertemu dan terkunci satu sama lain. Jantung mereka pun sama-sama berdebar nya.


"Mata ini.... kenapa mata ini mengingatkan gue sama Alexa? " batin Arka saat dia menatap dalam mata Risa.


Arka yang sudah sadar pun segera mengalihkan pandangannya dari mata Risa.


"Ini lap sendiri, makan yang bener donk ntar kamar gue banyal semut karna lo berantakan makannya! " sewot Arka sambil menyerahkan tissue di tangannya pada Risa untuk menutupi debaran jantungnya.


"Kenapa gue bisa mikirin Alexa saat bersama Risa? Ini sudah kedua kalinya terjadi. Apa ada hubungan antara Risa dan Alexa? Kenapa saat dekat Risa terasa seperti ada Alexa? Gue gak boleh kayak gini, Risa bukan Alexa, mereka jauh berbeda. "batin Arka


"Ye gak usah sewot gitu juga kali, lo sakit tapi masih aja bisa marah-marah! " sewot Risa.


"Ya udah lo lanjutin makannya, gue mau balik dah." ucap Risa seraya berdiri.


"Ya sekali lagi makasi udah jengukin gue! " ucap Arka.

__ADS_1


Risa hanya mengganggukkan kepala lalu keluar dari kamar Arka. Tinggallah Arka yang masih bingung dengan perasaannya sendiri.


Gimana, gimana? pada baper gak? pasti lagi senyum-senyum saat baca ya? Karna Dessy nulis aja sambil senyum-senyum sendiri 😊. Nantikan terus ya kelanjutan kisah Risa dan Arka. Apa sudah ada yang bisa nebak alurnya belum? Ya sudah sambil nebak, sambil lanjut baca ya, Dessy usahain up tiap hari walaupun cuma 1 bab tapi bab nya panjang..... Oh ya Dessy mau ucapin Rahajeng Rahina Galungan Lan Kuningan bagi Umat Sedharma Hindu. Semoga Kita selalu di lindungi dan di berikan kesehatan svaha 🙏. Kemungkinan besok agak telat Up nya ya karna besok Hari Raya Galungan Dessy mau jadi Menantu, Istri dan Ibu yang sangat baik serta yang paling penting jadi umat beragama yang taat. Besok Dessy sembahyang dulu kalau sudah selesai baru deh lanjut Up lagi. Salam ❤ dari Dessy untuk para reader.


__ADS_2