
Setelah dari danau Risa mampir dulu ke makam sang mama untuk mengucapkan selamat ulang tahun di makam. Sehingga sampai rumah langit sudah gelap.
Klek.
"Kamu dari mana saja kok baru pulang? " tanya Tante Ira dengan raut khawatir.
"Emang kenapa kalo Risa baru pulang, Risa kan perlu juga waktu untuk sendiri. Lagian percuma Risa pulang cepat toh sampe rumah cuma dapet ceramah kayak gini! " ketus Risa sambil berlalu dari hadapan tante Ira.
"Bukan gitu sayang, mama cuma khawatir sama kam....
"CUKUP..... gak usah pura - pura baik di hadapan Risa, Risa muak liat nya. Kurang puas kah tante sudah buat mama pergi? Apa tante juga mau Risa pergi dari sini? Ya kan tante? " teriak Risa penuh emosi.
"RISA.....! " teriak papa Ryan yang kebetulan baru pulang kantor mendapati istri dan anak nya bersitegang.
Dengan wajah penuh amarah setelah mendengar kata - kata yang dilontarkan anak semata wayang nya, Ryan segera menghampiri sang anak dan
Plak...
Risa memegang pipi nya yang ditampar sang papa, pipi nya yang putih berubah jadi merah dan tanpa di sengaja air mata nya pun jatuh membasahi pipi nya yang merah.
"Kamu jadi anak gak tau di untung, gak tau sopan santun. Kamu sadar gak yang tadi kamu lakukan sudah kelewatan! " bentak papa Ryan emosi.
"Risa yang kelewatan? Terus sikap papa gak kelewatan hanya demi dia papa bisa nampar Risa. Risa hanya ingin hidup tenang seperti dulu sebelum dia datang dan merusak semua kebahagiaan kita! " ucap Risa sambil menunjuk tante Ira.
"Jaga ucapan kamu! " teriak papa Ryan hendak mengayunkan tangannya lagi tapi di tahan oleh tante Ira.
"Ini yang Risa gak suka di rumah ini. Rumah yang seharusnya jadi tempat ternyaman untuk bersantai dan berkeluh kesah tentang aktivitas keseharian malah menjadi tempat lebih buruk dari neraka! " ucap Risa sambil berlari menuju pintu keluar.
"Sayang kamu mau kemana, ini sudah malam? " tangis tante Ira hendak mengejar Risa.
"Gak usah di kejar, biarin aja anak itu. Biar dia bisa mikir sendiri dengan tenang apa kesalahannya! " cegah papa Ryan sehingga tante Ira mengurungkan niat nya mengejar Risa.
O0O
Risa yang meninggalkan rumah dalam keadaan marah pun mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Sambil mengusap air mata yang terus mengalir di pipi nya.
"Papa bener - bener keterlaluan, demi wanita itu papa rela menampar gue. Bahkan mereka gak ada yang ingat hari ini! " ucap Risa sambul terus terisak.
Kriyuk.....
Perut Risa berbunyi karna dari siang perutnya belum terisi.
"Isi perut dulu deh, baru mikirin mau kemana. Yang jelas gue gak mau pulang! " ucap Risa sambil mengarahkan mobil nya menuju restoran kak Denny temen yang biasa di ajak balapan.
Sesampainya di restoran, Risa pun segera memesan makanan.
Saat tengah asyik menikmati makanannya, tiba - tiba pundaknya di tepuk dari belakang.
"Sendirian aja neh? " tanya Denny sambil tersenyum.
"Hai kak, ya neh. tadi pulang sekolah gak sempet makan! " jawab Risa sambil menyeruput minumannya.
__ADS_1
"BTW malam ini lo ada acara gak Sa? " tanya Denny setelah duduk di hadapan Risa.
"Gak ada kok kak, emang napa? " tanya Risa
"Malam ini ada balapan mobil yang hadiahnya ya lumayan lah! " tawar Denny.
"Emang berapa kak? "tanya Risa lagi.
"Ya seratus lima puluh! " jawab Denny
"Kecil sih, uang segitu gak sebanding lah! " ucap Risa santai.
"Ya lo tau lah, acara balapan kita ini ilegal gak pake agency. Jadi taruhannya ya kecil karna banyak yang takut taruhan. Biasa takut ikut keseret kalo ketangkep polisi! " jelas Denny lagi.
"Ya udah deh gue ikut, lagian gue juga lagi gak ad acara apa - apa malam ini! " sambut Risa.
"Oke gue tunggu setengah jam lagi ya ditempat biasa! " ucap Denny lalu meninggalkan Risa.
"Oke kak, ntar habis ini gue meluncur ke lokasi! " jawab Risa sambil kembali menyeruput minumannya.
Setelah membayar bill makanannya Risa pun segera ke lokasi balapan dimana Denny sudah menunggu.
"Hai Sa, akhirnya lo datang juga! " sambut Denny saat melihat kedatangang Risa di lokasi.
Saat teman - temannya menyapa Risa, tatapan Risa tertuju pada tiga cowok yang gak asing bagi Risa.
"Oh ya itu cowok kan yang dulu sempet ngroyok Arka! " gumam Risa dalam hati.
"Kak, to cowok tiga siapa? " tanya Risa sambil menunjuk Ariel dan teman - temannya.
"Emang kenapa Sa, lo kenal mereka? " tanya Denny lagi.
"Kenal sih gak, cuma pernah ketemu aja. Temen sekolah gue yang kenal mereka! " jawab Risa.
"Ow gitu, mereka sih terkenal selain ganteng dan kaya juga jago berantem dan gak ada yang berani berurusan sama mereka. Biasalah mereka punya kuasa terutama ketua nya si Ariel! " jelas Denny lagi.
"Jago berantem? eh gue aja pernah ngalahin mereka! " cibir Risa dalam hati.
"Hai Den, buruan anak - anak udah pada nunggu noh!" panggil salah satu temen Denny.
"Yo gue sana, ayo Sa buruan acara udah mau mulai, lo siap - siap gih di garis start! " jawab Denny langsung berlari menuju ke arah lokasi balapan.
Risa pun mulai siap - siap tepat di samping mobil Aries.
"Lo tu cewek bukannya yang dulu....! " tanya Arya yang mengenali Risa.
"Ya itu emang gue! " potong Risa santai.
"Lo suka balapan juga? " tanya Aries karna melihat Risa berada di garis start di balij kemudi.
"Kadang - kadang aja! " jawab Risa.
__ADS_1
"Oke siap ya semua nya! " seru sang komando balapan.
Dor....
Pistol ditembakan dan bendera balapan di kibarkan tanpa balapan di mulai.
Risa pun mulai mengemudikan mobil nya, di depan nya ada Aries masih memimpin.
Saat di tikungan terakhir menuju garis finish Risa pun segera tancap gas hingga bisa menyalip Aries dan sampai di garis finish lebih dulu.
Semua bersorak melihat kemenangan Risa.
"Selamat ya, emang gak di ragukan lagi lo ratu jalanan! " ucap Denny sambil menyalami Risa.
"Thanks kak, gue cuma jalani hoby aja! " ucap Risa merendah.
Setelah semua teman - teman Risa mengucapkan selamat Aries pun menghampiri Risa.
"Selamat ya, gak nyangka cewek kayak lo jago balapan! " ucap Aries.
"Thankz! " singkat Risa.
"BTW gimana kabar Arka? " tanya Aries.
"Gak gimana - gimana, biasa aja! " ucap Risa.
"Lo bukannya cewek nya Arka ya? " tanya Arman heran karna Risa terlihat cuek.
"Arka cuma temen satu sekolah sama gue, BTW kalian ada masalah apa sama Arka sampe baku hantam gitu? " tanya Risa penasaran.
"Biasalah, salah paham dikit. Gue kira Arka godain cewek gue. Ternyata cewek gue yang kegatelan sama Arka! " jawab Aries sambil tersenyum simpul.
Ponsel Risa pun berdering tanda ada panggilan masuk.
"Gue angkat telpun dulu ya! " ucap Risa sambil menjauh agar tidak terdengar kebisingan yang ada di sekitar nya.
"Ya pa! " jawab Risa setelah di rasa dirinya sudah jauh dari keramaian.
"Dimana kamu? pulang sekarang! " titah papa Ryan di seberang telpun.
"Dijalan pa, ini dah mau pulang! " ucap Risa lalu mematikan sambungan telpun nya.
"Kak, gue cabut ya! " pamit Risa sama Denny.
"Oh oke, btw nie kemenangan lo malam ini! " ucap Denny sambil menyerahkan amplop coklat.
"Thankz! " ucap Risa lalu masuk ke dalam mobil dan melajukannya menuju rumah.
Jalanan yang sepi karna sudah menunjukkan pukul 2 dini hari membuat Risa bisa mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Namun saat di tikungan Risa tidak melihat ada sebuah truk melintas dari arah berlawanan dan tabrakan pun tidak dapat di hindari.
__ADS_1
Risa terpental keluar dari mobil nya dan jatuh di aspal dengan tubuh penuh darah.
Hai, maaf ya lama gak up. Maklum hari pertama mulai masuk sekolah setelah libur panjang. Awal tahun dan awal semester genap di mulai, banyak kerjaan di sekolah yang menumpuk jadi gak sempet ngetik lanjutan. Semoga masih setia nungguin ya dan maaf juga up nya kemaleman karna baru selesai berkutat dengan laptop. Jangan lupa Dessy minta dukungannya ya via like, coment dan gif. Salam ❤ dari Dessy untuk para reader.