Cowok Kutub VS Cewek Tengil

Cowok Kutub VS Cewek Tengil
Bab 32


__ADS_3

"Cie tumben neh berangkat barengan! " goda Rara saat melihat Arka dan Risa keluar dari mobil yang sama.


"Ya tadi pagi Arka nawarin buat jemput gue! " cengir Risa yang langsung mendapat tatapan tajam dari Arka.


"Seriusan? " tanya Anya dan Dimas bersamaan.


"Ya kagaklah! " sewot Arka.


"Ya sapa tau lo udah buka hati lo buat Risa! " ucap Dimas yang langsung mendapat respon gelengan kepala dari Arka.


"Kalo Arka sampe bisa buka hati buat Risa, gue bakal teraktir ne satu sekolah makan bakso di kantin! " seru Nico semangat.


"Kelas yukz, bentar lagi bel! " ajak Anya yang kemudian semua menuju kelaa sedangkan Risa berjalan di papah Rara dan Riri.


Mereka pun pisah menuju kelas masing - masing. Saat sampai di kelas Rara dan Riri membantu Risa untuk duduk di bangku nya. Baru saja duduk bel masuk kelaa sudah berbunyi.


Setelah itu masuk lah bu Tamara ke dalam kelas.


"Selamat pagi anak - anak! " salam bu Tamara begitu sudah di depan kelas.


"Pagi bu...! " jawab serempak semua siswa.


"Oke seminggu sudah berlalu, seperti kesepakatan kita bersama, tugas harus sudah selesai ya. Silahkan yang ibu panggil kelompoknya membawa hasil prakarya ke depan untuk ibu nilai! " titah bu Tamara yang mana membuat semua siswa mulau mengeluarkan tugas prakarya mereka.


Bu Tamara mulai memanggil satu per satu kelompok untuk menunjukkan hasil prakarya nya. Tiba saat nya kelompok Risa dan Arka yang di panggil, Risa dan Arka pun maju ke depan dengan Risa membawa paper bag yang berisi tugas prakarya nya.


"Wah, karya kalian bagus banget, beda dan unik! " puji bu Tamara yang kemudian membubuhkan nilai pada buku daftar nilai pada nama Risa dan Arka.


Pemeriksaan hasil prakarya terus berlanjut hingga tidak terasa bel istirahat pun berbunyi.


"Yee... akhirnya istirahat juga! " seru Risa bangkit dan berjalan lupa akan kebohongannya yang patah tulang.


"Lo kok bisa jalan sih Sa, bukannya lo patah tulang? " tanya Rara.


"Hehe sebenernya sih gak, cuma pengen dapet perhatian lebih dari Arka aja! " cengir Risa.


"Jadi lo bohongin gue? " bentak Arka yang ternyata berada di belakang mereka tepat dengan kedatangan Anya, Dimas dan Nico ke kelas mereka.


"Bukan gitu Ar, gue cuma....! " ucap Risa.


"Lo pasti seneng banget kan, udah berhasil nipu dan manfaat in gue! " sinis Arka dengan menatap muak pada Risa.


"Gue lakuin itu semua karna gue suka sama lo Ar, gue cuma pengen dapet perhatian dari lo! " tandas Risa.


"Mulai detik ini lo jangan ganggu hidup gue lagi, jangan lagi deketin gue dengan semua kegilaan lo itu! " ancam Arka penuh emosi.


"Kalo gue gak mau, lo mau apa? " tantang Risa.


"Lo bener - bener gak tau malu ya, segitu murahan nya lo sampe lo ngejar gue walaupun gue udah jelas gak suka sama lo! " bentak Arka.


"Lo apa - apaan sih Ar, Risa emang suka sama lo. Kalo lo emang gak suka sama Risa bilang aja gak usah sampe bentak - bentak Risa!" tanda Rara yang tidak terima Risa di bentak.


"Lo bener - bener jahat Ar, bener kata Rara kalo lo gak suka sama Risa bilang aja gak usah pake ngatain Risa kayak gini! " tambah Riri


"Kalo emang gue murahan kenapa? Emang salah kalo gue berusaha dapetin perhatian dari cowok yang gue suka? Seengakny gue gak menjajakan tubuh gue pada cowok, gur gak semurahan itu!" ucap Risa pelan dengan mata berkaca - kaca.


" Mulai detik ini gue gak bakal ganggu hidup lo lagi, gue bakal berhenti ngejar lo lagi dan gie bakal kubur rasa suka gue buat lo! " ucap Risa tanpa jeda nafas lalu pergi meninggalkan semua nya tanpa pamit.

__ADS_1


"Ar lo...! " ucap Nico.


"Gue tau kok! " potong Arka lalu meninggalkan kelas.


Di kantin.


"Arka kok bisa tega gitu ya, gue gak nyangka cowok sedingin Arka bisa mengeluarkan kata - kata sepedas itu! " ucap Rara gak percaya.


"Lo bener Ra, ini kata terpedaa yang keluar dari mulut cowok sedingin Arka! "tambah Rara.


"Lo udah benee Sa, mending stop dah ngejar Arka dari pada makan ati tiap hari! " ucap Anya menenangkan Risa sambil mengelus punggung Risa.


"Pulang sekolah lo semua ke rumah gue ya! " ucap Risa tiba - tiba.


"Kenap Sa? " tanya Anya.


"Gue nyerah sama tantangan kita yang kemarin, gue kalah. Nanti kalian ambil hasil taruhan nya! " ucap Risa santai.


"Udah lupain masalah tantangan dan taruhan kita to. Kita udah gak masalahin! " ucap Rara.


"Beneran, gak usah bahas masalah itu dulu! " timpal Anya.


"Tapi gue udah kalah, sesuai perjanjian kan gue harus nyerahin semua yang gue janjiin sama lo pada! " tolak Risa.


"Tapi kan...! " kata Riri.


"Gak ada tapi tapian, gue gak mau bawa hutang sampe mati ya! " tandas Risa.


"Ehm... gimana kalo taruhan nya kita ganti dengan to traktir kita makan seafood, kebetulan ada resto seafood baru buka. Gue ngiler pengen nyoba lobster panggang nya! " saran Rara yang gak ingin Risa kehilangan banyak barang hanya untuk Arka.


"Ehm boleh tuch, gue juga gak sabar pengen nyoba kerang ijo nya kayaknya mantap banget! " ucapa Anya ngiler.


"Nah gitu donk ketawa, kita kan seneng liat nya. Lo gak boleh sedih cuma kehilangan cowok yang gak peduli sama lo, kan ada kita yang selalu ada buat lo! " ucap Anya sambil meluk Risa.


"Ikut donk! " seru Rara dan Riri kompak lalu mereka berempat berpelukan.


"Woy kayak teletubies aja kalian pelukan! " bentak Karina yang emtah sejak kapan muncul di kantin.


"Gimana rasanya yang habis di bentak sama Arka? " cibir Karina lagi.


"Ngapain lo kesini! " tanya Risa sinis.


"Mau ngetawain muka jelek lo yang habis mewek di bentak Arka! " tawa Karina.


"Lo semua pada sakit jiwa! " kesal Rara melihat tingkah Trio K.


"Gue harap kali ini lo bener - bener menjauh dari hidup Arka, stop ganggu Arka! " tandaa Karina.


"Ambil toh Arka bila perlu lo bungkus bawa pulang sekalian! " seru Risa.


"Wow sensi amat non, kalem donk jangn ngegas mentang - mentang habis di permaluin sama Arka! " tawa Karmen yang di ikuti Karina dan Keysa.


"Berisik, bikin hilang selera gue! " ucap Risa lalu bangkit dan berlalu di ikuti Rara, Riri dan Anya.


Di kelas Dimas dan Nico.


"Lo gak ada niatan buat minta maaf sama Risa?" tanya Dimas pad Arka yang dari tadi diam saja.

__ADS_1


"Ya Ar, seenggak nya lo sadar perkataan lo salah dan nyakitin buat Risa! " tambah Nico.


"Biar gue pikirin nti aja!" dingin Arka yang sebenarnya dari tadi Arka memikirkan perkataannya yang memang sudah keterlaluan pada Risa.


Arka lalu bangkit dan berjalan keluar.


"Mau kemana lo? " tanya Nico.


"Kelas! " singkat Arka lalu kelur menuju kelas nya.


Saat hendak masuk ke kelas Arka berpapasan dengan Risa. Ada yang beda dengan tatapan Risa padanya.


Nyes....


Tatapan dingin Risa mampu menusuk hati Arka. Risa tidak seceria dan sehangat dulu saat bertemu dengan nya. Tapi Arka berusaha mengabaikan nya.


Mereka pun masuk kelaa tanpa tegur sapa dan segera duduk di bangku masing - masing.


Setelah pelajaran usai.


"Sa, tadi lo berangkat bareng Arka, ntar pulang nya lo gimana? " tanya Rara.


"Gue naik taksi online aja !" ucap Risa.


"Bareng kita aja ya, kita anterin lo pulang! " tawar Rara.


"Bener Sa, pulang bareng kita aja! " ajak Riri juga.


"Gak usah, lagian gue mau ke suatu tempat ada urusan! " tolak Risa.


"Ya udah kita temenin ya atau kita anterin deh! " paksa Rara.


"Ya soalnya kita khawatir sama lo! " ucap Riri juga.


"Kalian apaan sih, gue gak papa kok. Lagian gue bisa sendiri kok, santai aja! " ucap Risa sambil tertawa renyah.


"Beneran gak perlu kita temenin? " tanya Rara lagi.


"Beneran, gue gak papa, kalian duluan aja! " ucap Risa meyakinkan teman - teman nya.


"Ya udah kita duluan ya Sa! " ucap Rara dan Riri pasrah tidak bisa memaksa Risa lagi.


"Ya hati - hati ya! " seru Risa sambil melambaikan tangan.


"Lo juga hati - hati!" seru mereka sambil berlalu.


Setelah kepergian Rara dan Riri, Arka memghampiri Risa yang akan bangun dari duduk nya.


"Lo pulang bareng gue! " ucap Arka tapi gak ada respon dari Risa.


"Sa! " panggil Arka lagi.


"Gak perlu, gue bisa pulang sendiri. Lagian lo sendiri yang bilang gak mau deket sama cewek murahan kayk gue!" ucap Risa dengan tatapan mata penuh kecewa.


"Sor....! " ucap Arka.


"Gue duluan! " potong Risa lalu pergi meninggalkan Arka yang di selimuti ras bersalah.

__ADS_1


Hai jangan lupa like, coment dan kasi gift ya biar Dessy tambah semangat buat up. Salam ❤ dari Dessy untuk para reader.


__ADS_2