
prraanngg....!!!!
suara kaca pecah akibat lemparan batu,dan itu membuat semua penghuni rumah terbangun.
Dimalam hari di kediaman Arya saat semua terlelap mereka harus terbangun akibat suara kaca pecah.
Arya, Jessi,monica terlihat turun dari lantai atas dengan baju tidur dalam keadaan gelap.
gelap??
tentu saja.. seseorang telah merusak saklar lampu rumah itu.
"siapa disana?
tanya arya.
hening....lalu tiba tiba...
prraanngg...!!
lagi lagi mereka terkejut saat mendengar suara pecahan kaca lagi.
"Maas...apa jangan jangan ada maling?"
ucap Jessi.
arya menoleh
"maling??tidak mungkin!! penjagaan di rumah sangat ketat.
lalu mereka berjalan ke ruang tengah. jadii...posisi mereka tadi itu ada di dekat tangga yaa...
semakin mereka mendekat ke ruang tengah mereka menangkap bau anyir yang begitu menyengat.
"huweekk...huwekk.. astaga..bau apa ini?"
sembur Monica yang sudah tidak kuat baunya dan langsung menutup hidung.
"Monic benar mas bau apa ini kenapa sangat bau anyir di sini"tambah Jessi.
arya yang mengetahui bau ini berasal dari mana sontak langsung terbelalak.
"darah?kenapa ada bau darah disini"
kaget Arya.
Jessi dan Monica yang mendengar perkataan Arya menjadi kaget.
"apa??darahh?!"
ucap kedua nya.
Monica langsung memeluk ibunya.
lalu arya berjalan mencari stop kontak,dan menemukan nya tapi beberapakali ia tekan lampu tetap padam.
"sial kemana semua penjaga?kenapa tidak ada satupun yang menyadari ini?"
geram Arya.
"mas kenapa lampu nya belum menyala?"
tanya Jessi yang sudah diliputi rasa takutnya.
"lampunya tidak bisa menyala"
jawab arya.
Monica yang mendengar perkataan ayahnya langsung panik.
"ibu.. bagaimana in?i kenapa jadi seperti ini??
tanya Monica dengan pikiran yang sudah melayang kemana mana.
"tenang lah nak ayah mu pasti bisa membereskannya"
ucap Jessi pada Monica.
pada saat Arya sedang berusaha menyalakan lampu tiba tiba....
prraanngg....!!!!
__ADS_1
lagi dan lagi mereka di kejutkan oleh suara pecahan kaca itu.
"AAAAAAAAAAAA"
jerit Jessi dan Monica.
arya yang melihat istri dan anak nya ketakutan menjadi marah.
"SIALAANN!!!!SIAPA KAU SEBENARNYA?? TUNJUKKAN DIRIMU!! DASAR PENGECUT"
raungan Arya terdengar marah.
daannn......
prraanngg...!!
lagi lagi kaca pecah akibat lemparan sesuatu tapi kali ini suara itu lebih besar dari yang tadi.
"iibuuuu......"
"mmaaasss...."
jerit Jessi dan Monica kembali terdengar.
Arya yang melihat itu menjadi tambah marah.
"BANGSAAATTT"
raung Arya.
kemudian ia berjalan dan mengambil kotak berwarna terang yang di gunakan untuk memecah kaca.
dan ternyata itu sebuah kotak kayu berukuran lumayan besar.
lalu arya membuka kotak itu dan ia menemukan tulisan
"hallo!!!" dengan bercak darah.
arya yang melihat itu pun langsung terkejut lalu otak nya pun berputar.
"teror?"gumam Arya.
monica dan jessi yang penasaran pun mendekat kepada Arya dan bertanya.
"apa isi nya mas?
tanya Jessi.
"aku tidak tahu"
jawab Arya.
pada saat arya hendak membuka kantong kresek hitam itu,tiba tiba di kejutkan oleh suara seorang wanita.
"hhaayy... bagaimana? kalian suka hadiah ku?..
aah tidak tidak!!tepat nya hanya hadiah pembukaan!!
hehehe...."
Arya, Jessi, dan Monica yang mendengar suara wanita yang entah dari mana asalnya menjadi terkejut dan ketakutan.
"si-siapa itu?
cicit Monica dengan ketakutan.
Arya yang ketakutan pun akhirnya memberanikan diri untuk berbicara.
"se-sebenarnya apa mau mu? kenapa kau melakukan ini kepada kami?"
tanya arya dengan suara bergetar.
hening.....lalu tiba tiba...
HAHAHAHAHHAAHHAHAHAHHA.......!!!!!!!!!!!
suara tawa dari seorang wanita mengema di rumah itu terdengar sangat menakutkan.
"kenapa? kau bertanya kenapa?
hehehe...."
__ADS_1
ucap wanita itu terkekeh dingin.
arya Jessi Monica semakin ketakutan saat mendengar perkataan wanita itu.
"y-yaa... ke- kenapa kau me-melakukan ini kepada kami?"tanya arya bergetar.
hening.....
"dendam... karena dendam...
dendam apa??kau tidak perlu tahu tapi yang pasti tunggu saja permainan selanjutnya nya"
kembali hening.....
"ayah kurasa dia sudah pergi!!"
ucap monica.
"tapi apa maksudnya dengan dendam?"
apa kita pernah menyinggung orang?"
tanya Jessi dengan masih rasa takut nya.
"aku pun tak tahu, tapi yang pasti kita harus berhati-hati"
ucap arya.
"lalu??apa isi kotak itu?
tanya monica pada arya.
"ayo kita lihat"
ucap Jessi.
lalu arya mengambil kresek itu dan membuka nya.
"AAAAAAAAAAAAA"
jerit mereka bertiga kaget kala isi dari kotak itu menggelinding keluar.
kepala manusia!!!...
tepat pada saat bersamaan dengan itu tiba tiba tv menyala dan menampilkan rekaman dimana saat setelah kejadian pembunuhan yang telah mereka lakukan kepada keluarga Graisy.
Ttekk....
lampu pun menyala dan alangkah terkejutnya mereka saat melihat pemandangan di depan mereka ternyata persis seperti di rekaman tv yang sedang berlangsung.
mayat dengan kepala terpisah, darah dimana mana,lalu ada sebuah dekorasi ulang tahun yang sama persis seperti dekorasi ulang tahun Maureen dulu.
pemandangan seperti membuat mereka mengingat bagaimana mereka membunuh keluarga Graisy.
atensi mereka tertuju pada mayat perempuan dan pria dengan berpegangan tangan.
dengan kondisi pria penuh dengan lebam, tusukan dan luka tembak di mana mana.
sedangkan kondisi perempuan tergeletak tak bernyawa dengan tanpa sehelai benangpun.
arya yang melihat itu teringat akan dirinya yang menyuruh beberapa pria untuk menggilir selena sampai tewas.
lalu melihat ke arah mayat pria yang benar benar percis seperti mayat Harry.
dan itu membuat jantung nya berdetak kencang karena rasa takut.
monica dan jessi yang melihat itu menjadi shock dan ketakutan, kemudian mata mereka mendapatkan pemandangan yang membuat mereka mual yaitu mereka melihat mayat yang sudah di potong hancur lebur seperti habis diinjak dan itu membuat Jessi teringat akan Gerald yang di bunuh dengan cara di mutilasi dan di injak-injak.
sedangkan monica ia sudah pingsan karena tidak kuat melihat pemandangan itu..
"siapa? siapa? yang melakukan ini?
gumam arya panik.
terlebih lagi mayat yang mereka lihat adalah para pelayan dan penjaga di rumah itu.
hal itu membuat Arya bingung karena ia tidak mendengar sama sekali keributan.
tapi yang membuat nya lebih terkejut adalah posisi semua mayat sama dengan posisi saat dimana ia membantai keluarga Graisy.
lalu ia menelepon tangan kanan kepercayaan nya untuk membersikan semua kekacauan di rumahnya.
__ADS_1