Dangerous Girl

Dangerous Girl
Lose control


__ADS_3

"Yaakk......apa yang kau lakukan hahh? cepat turunkan aku!!!!"raung seorang gadis di gendongan seorang pria berwajah datar.


"diam!"


glekk.....


satu kata dengan suara yang keluar dari mulut sang pria mampu membuat sang gadis yang tadinya berontak menjadi membisu.


sang pria hanya terkekeh dalam hati melihat kelakuan sang gadis.


TIINGG......


suara pintu terbuka, sedangkan sang gadis yang tak lain Maureen hanya bisa diam.


Pria itu adalah ziloz,ia masuk dan menutup pintu.


ziloz menidurkan Maureen dengan sangat lembut.


"A-apa yang akan kau lakukan?"ucap Maureen waspada.


ziloz hanya diam menatap Maureen yang didalam pandangan nya sangat menggemaskan.


ziloz mendekatkan wajahnya ke wajah Maureen,menyatukan kening mereka.


"tunggu aku sayang"ucap ziloz.


kemuadian ia berjalan ke kamar Mandi, meninggalkan Maureen yang mematung.


Maureen terdiam beberapa saat...


"h-hah..dia.... menyuruh ku menunggu nya"beo Maureen dengan wajah memerah dan pikirkan yang sudah liar.


"apakah dia akan....aarggh...apa yang ku pikirkan...tidak tidak.....aku pasti gila..."ucap Maureen frustasi.


sedangkan di balik pintu kamar mandi ziloz tersenyum geli mendengar ocehan Maureen.


"hehehehe.....gadisku memang sangat menggemaskan"ucap ziloz terkekeh.


30 menit berlalu......


Maureen yang gugup segera mencari cara untuk keluar dari kamar itu.


"aarrggh......dimana dia meletakkan kuncinya"kesal Maureen.


Maureen sibuk kesana kemari dan dia tidak sadar bahwa orang yang berada dalam kamar mandi telah keluar dan duduk santai di sofa dengan segelas wine di tangannya sambil memperhatikannya.


"Kau mencari ini,sayang"ucap ziloz yang sudah beres mandi dan kini ia hanya memakai handuk sampai pinggang.


Maureen tertegun mendengar sura seseorang di belakang nya.


Maureen membalik badan dan tercengang melihat pemandangan di depannya.


Badan tinggi dengan otot perut,rambut basah mampu membuat Maureen menelan ludah nya.


saking fokus nya ia melihat perut ziloz,,, Maureen Sampai tidak menyadari bahwa pria beraroma mint itu mendekat dan mengangkat tubuh kecil nya kemuadian ditidurkannya di kasur king size.


ziloz yang melihat Maureen melamun justru malah terlihat sexy di mata pria itu.


"apa yang kau lihat sayang"ucap ziloz berat.


dirinya entah kenapa tiba tiba merasakan perasaan ingin mencicipi tubuh berbau lavender itu.


dapat ziloz rasakan sesuatu yang selama ini tertidur tiba tiba berdiri tegak ingin memasuki sarang nya.


Maureen yang mendengar suara berat ziloz tersadar ia tersentak saat menyadari bahwa kini berada di bawah kungkungan ziloz.


"kauu...apa yang kau lakukan.... menyingkir dari atas tubuhku"ucap Maureen sambil memberontak.


Tapi tanpa ia sadari perbuatannya malah membuat ziloz yang sedari tadi berusaha menahan hasrat nya malah menjadi semakin tak terkendali.

__ADS_1


Ia masih berusaha menahan hasrat nya tapi Maureen masih memberontak dan itu membuatnya sangat tersiksa.


sial.....


ziloz sudah tak tahan lagi...


cuupp.....


Maureen yang sedari tadi memberontak seketika berhenti kala sebuah benda kenyal mendarat di bibir nya.


ziloz mulai ******* bibir cerry milik Maureen.


Maureen seketika tersadar saat sebuah ******* di bibirnya semakin dalam,ia mencoba melepaskan ciuman tapi apa daya tenagany tak sebanding dengan pria yang sedang ******* bibir nya kini.


ziloz yang merasakan tidak ada balasan menggigit bibir Maureen agak keras.


"aahh...."satu kata yang berhasil membuat ziloz hilang kendali berhasil lolos dari mulut Maureen.


Maureen yang merasakan gigitan di bibir nya otomatis membuka mulut nya.


ziloz tak menyia-nyiakan kesempatan itu,ia menelusupkan lidah nya ke dalam mulut Maureen dan mulai mengabsen gigi Maureen satu persatu,meyesap lidah Maureen yang terasa manis.


Maureen yang awalnya menolak pun terbawa suasana .


ia mengalungkan tangannya di pundak ziloz dan membalas ciumannya.


ziloz yang merasakan balasan reflect membuka matanya dan dapat ia lihat gadis di bawahnya memejamkan matanya menikmati ciumannya.


ziloz menyeringai kemenangan dan melanjutkan kegiatannya.


tangan ziloz tak tinggal diam, dia mengulurkan tangan nya ke atas nakas di samping ranjang nya dan mengambil sebuah gunting.


sambil melakukan kegiatannya ia mulai menggunting blouse yang di gunakan Maureen.


sedangkan Maureen....


entah setan apa yang merasuki nya sampai sampai ia tak menyadari kelakuan ziloz.


akhirnya ziloz berhasil menggunting blouse Maureen dan hanya menyisakan pakaian dalam warna hitam senada milik Maureen.


ziloz melepaskan ciuman nya dan mulai menjelajahi leher Maureen dengan kecupan kecupan lembut yang berhasil membuat Maureen kembali mengeluarkan suara indah dan berbahaya itu.


"ssstt...eemmgh...ugh.."desah Maureen di kala ziloz menjelajahi leher jenjang nya.


ziloz semakin kalap,ia mumulai turun ke arah 2 gudukan yang masih terbungkus rapi.


ia meremas nya lembut salah satu gundukkan itu dan menciumi yang satunya lagi.


"eemmh...uugghh..zii..hh...lozhh..."desah Maureen kala sebuah tangan meremas aset nya.


ziloz semakin bergairah,ia menelusupkan tangannya ke punggung Maureen berusaha mencari kaitan bra.


cctakk....


yaa.. akhirnya ia berhasil menemukannya dan membukanya.


ziloz membuka bungkusan itu dan melempar nya ke sembarang tempat.


Ziloz mengangkat kepala nya dan dapat ia lihat pucuk gunung warna merah muda gadis nya mecuat menantang.


glekk......


ziloz menelan saliva nya.


ia mulai turun dan


cpk..cpk...cpk...


ziloz mengecap pucuk gunung itu rakus dan sesekali menjilat dan menyesap nya.

__ADS_1


"aahh...aahh..uuggh...sstth..."Maureen semakin lupa diri akan sebuah kenikmatan yang ia rasakan di kedua gundukan kembarnya.


ziloz meremas gundukan yang sebelah kanan sedangkan ia menyesap gundukkan sebelah kiri nya.


ia melakukan itu secara bergantian.


mareka berdua seakan melupakan keadaan bahwa mereka melakukan sesuatu yang tidak boleh di lakukan kecuali suami istri.


Maureen yang masih menikmati permainan ziloz tersentak dikala sesuatu mencoba masuk ke dalam inti tubuh nya.


ia tersadar dari kenikmatan yang ziloz berikan di dada nya.


"ZILOZ....."ucap Maureen keras sambil meraih selimut dan menutup tubuh nya lalu mendudukan dirinya.


ziloz yang masih berusaha memasukkan satu jari nya ke inti sang gadis seketika berhenti dan sadar akan kelakuan nya.


ia mendongakkan kepala nya dan terkejut saat melihat Maureen menatap dirinya dengan mata berkaca kaca.


"ma-maafkan aku sayang....aku-aku hilang kendali...kumohon maaf kan aku"ucap ziloz penuh sesal.


Ia mencoba mendekati Maureen tapi Maureen malah mendorong tubuh nya.


"ja-jangan mendekati ku"ucap Maureen terisak..ia seketika teringat bagimana ia menikmati perbuatan pria di depannya.


ziloz menatap Maureen sendu lalu menggenggam tangan Maureen dan mengcup lembut tangan Maureen.


"kumohon maaf kan aku sayang aku khilaf..."ucap ziloz lemah.


Maureen hanya diam terisak merasa kotor.


"a-apa aku sudah kotor?"ucap Maureen dengan tatapan kosong nya.


ziloz tersentak dengan perkataan Maureen ia mendekati Maureen dan membawa nya ke dalam pelukannya.


"apa yang kau katakan sayang...kau masih suci...kau tidak kotor...."ucap ziloz dengan hati perih mendengar isakan gadis yang sangat ia cintai.


"Ta-tapi..."ucapan Maureen terpotong saat sebuah tangan menangkup pipi nya dan memaksanya mendongak.


"dengarkan aku baik baik....kau tidak kotor kau masih suci..kau mengerti"ucap ziloz tegas.


Maureen hanya diam sambil menatap manik tajam pria yang sedang memeluknya kemuadian menganggukkan kepala nya.


ziloz tersenyum dan mengecup pucuk kepala gadisnya lembut.


"tidurlah..."ucap ziloz lembut.


Maureen langsung menatap ziloz curiga.


ziloz yang melihat tatapan itu pun terkekeh lalu mencubit gemas hidung Maureen.


"tenang sayang..aku tidak akan macam macam"ucap ziloz gemas.


"benarkah?"ucap Maureen selidik.


ziloz hanya tersenyum sambil menganggukkan kepala nya.


kemuadian ziloz membaring kan Maureen dan ia ikut membaring kan dirinya di samping Maureen dan membawa Maureen ke dekapannya.


Maureen yang merasa nyaman tanpa sengaja melingkarkan tangannya di pinggang ziloz dan menelusupkan kepala nya di dada bidang ziloz.


dingin nya malam di sertai hujan tak terasa bagi mareka berdua yang tidur saling berpelukan memberikan kenyamanan satu sama lain.


ziloz tersenyum dan mengecup pucuk kepala Maureen dan berbisik


"akan ku bahagiakan kau sampai sampai banyak orang yang iri terhadapmu..."ucap ziloz lembut.


"dan akan ku bunuh siapapun yang berani menyakiti mu"ucap ziloz dengan suara dinginnya mengingat bagimana Maureen di tampar di hadapan para tamu oleh Medusa(Jessi) itu.


kemuadian ia menatap Maureen dan mencium hidung nya.

__ADS_1


"Have a nice dream...dear!!"


ucap ziloz Sambil tersenyum dan mulai menutup mata mengikuti gadisnya masuk ke alam mimpi.


__ADS_2