
Sinar matahari pagi mulai muncul dan masuk menyelinap ke jendela kamar yang berisi 2 orang beda gender itu terlelap dalam keadaan sambil berpelukan.
Ziloz dan Maureen...
Kedua nya tampak seperti pasutri yang baru menikah.
Kehangatan yang mereka rasakan satu sama lain, membuat mereka tak menyadari hari sudah pagi.
sampai....
"eeennggmmh....." lenguh Maureen terbangun dari tidur nyenyak.
Pada saat ia ingin duduk ia merasakan ada sesuatu melingkar di perut nya.
"apa ini?"heran Maureen yang seperti nya masih belum sadar dengan keadaan.
Maureen mendongak dan mata nya sukses membola saat melihat wajah seorang pria terlelap tenang.
Maureen mengerjap kan matanya berkali kali mencoba mengingat apa yang terjadi.
ia menyibak selimut dan terkejut saat ia melihat dirinya hanya memakai ****** ***** saja.
Jantung berdetak kencang saat mengingat dengan jelas apa yang terjadi semalam bahwa ia hampir melakukan sesuatu terlarang dengan pria di samping nya.
Wajah mya memerah dan panas menjalar karena malu.
ia merutuki dirinya Karena terlena dengan sentuhan pria di samping nya yang tak lain adalah ziloz.
Maureen menatap wajah terlelap itu dengan senyum tipis.
"tampan"ucap Maureen malu.
kemuadian ia mencoba memindahkan tangan ziloz dari perut nya.
ia beranjak ke kamar mandi.
30 menit berlalu......
Maureen keluar dengan menggunakan bathrobe nya dan duduk di depan cermin untuk mengeringkan rambutnya yang basah habis keramas.
setelah selesai ia mendekati ziloz yang masih terlelap dengan bertelanjang dada menelungkup.
Maureen duduk di tepi ranjang dan mulai membangunkan ziloz.
__ADS_1
ia menggoyang goyangkan tubuh ziloz.
"bangun"ucap Maureen datar.
tapi tak ada pergerakan dari ziloz.
"bangun"ucap Maureen lagi dengan datar.
lagi lagi tak ada pergerakan.
Maureen yang kesal menaiki kasur dan....
"BANGUUUUNNN.....WWOOYY....BANNGUUN......"Teriak Maureen sambil melompat lompat di atas kasur.
brugg...brugg...brugg...
suara kasur yang di loncati Maureen.
"OOYYYY....ZILOOZZ......WAKE UUPPPP..........!"teriak Maureen keras untung saja kamar itu kedap suara.
ziloz yang sedang tertidur pulas sontak terbangun akibat guncangan pada kasur dan teriakan paripurna yang masuk ke telinga nya.
ziloz membuka kelopak matanya dan ia melihat sosok gadis tengah berlompat lompat di kasurnya.
ziloz yang melihat itu tersenyum gemas Lantas ia menarik tangan mungil itu sehingga sang pemilik terjatuh di atas tubuhnya.
"apa yang sedang kau lakukan,dear!"ucap ziloz dengan senyum menggoda saat melihat wajah memerah Maureen.
wajah ziloz begitu dekat dengan wajah Maureen yang sudah memerah merona dari tadi.
"a-aku...aku tidak melakukan apa apa"elak Maureen.
"benarkah?"ucap ziloz semakin menggoda nya.
Maureen semakin gugup kala manik hitam itu menatap nya dalam.
Maureen memalingkan wajahnya ke arah lain.
"lepaskan"ucap Maureen.
tapi bukannnya di lepaskan ziloz malah memepererat pelukannya.
"tidak"ucap ziloz.
"aaiishh...apa kau tak ingin mandi hah"ucap Maureen mulai kesal.
ziloz mrngerutkan dahi dan seketika sadar bahwa gadis dalam pelukannya hanya memakai bathrobe saja.
__ADS_1
glekk.....
ziloz menelan saliva nya saat melihat belahan indah di depan matanya.
Maureen yang sedari tadi mengalihkan pandangan nya mematung saat merasakan benda keras menusuk dirinya.
Maureen menatap ziloz yang memejamkan matanya erat dengan wajah memerah.
"ka-kau...... lepaskan aku ziloz!"sentak Maureen sambil menjauh dari ziloz yang sedang menatap dirinya sayu.
"a-apa kau punya baju perempuan?"tanya Maureen gugup.
ia merutuki dirinya Karena bertanya pertanyaan bodoh itu.
tentu saja tidak punya untuk apa pria itu memiliki baju perempuan.
ziloz bangun dan mendekati lemari meraih sebuah kemeja.
"pakai ini....aku akan siap kan baju untuk mu...."ucap ziloz dengan berat.
Maureen langsung mengambil baju itu dan cepat cepat masuk ke kamar mandi untuk memakai nya.
ziloz hanya diam mematung lalu melihat ke arah bawahnya.
"kumohon bersabar boy.... jangan sekarang....aku janji akan secepatnya membuat mu memasuki sarang mu itu.."ucap ziloz lesu kepada miliknya yang sedari tadi berdiri tegak.
ckleek......
ziloz menoleh ke arah pintu dan sebuah pemandangan berhasil membuat sang burung yang sudah mulai tertidur kembali tegak.
glekk......
"tidak bisaa......aku harus segera memiliki nya sepenuhnya....tahan boy.....tahan.... jangan membuat pemilik sarang mu ketakutan....."ucap ziloz tersiksa.
Maureen keluar dengan memakai kemeja saja dan membuat paha mulusnya terekspos indah.
ziloz mendekati Maureen dan membungkuk membisikkan
"kau benar benar memancing birahi ku sayang"ucap ziloz dengan suara rendah dan berat nya.
Maureen merasakan bulu kunduk nya berdiri saat suara berat penuh ***** itu mengalun tepat di telinganya.
ziloz langsung memasuki kamar mandi dan berendam dalam air dingin untuk menghilangkan hasrat nya.
sedangkan Maureen menelan saliva nya dengan susuah payah.
__ADS_1
benar benar Monster pikirnya.