
Di sebuah terlihat seorang gadis tengah kesal sambil menatap tumpukan kertas di atas mejanya.
"aaiisshh... kenapa ini sangat banyak sekali"ucap Maureen,ya..gadis itu adalah Maureen.
Ckleek....!
pintu terbuka memperlihatkan 2 orang wanita berjalan masuk.
"tentu saja banyak kemarin malam kau kemana... bukannnya kerja malah hilang"ucap salah seorang dari kedua gadis itu.
"bisakah Kalian mengetuk pintu dulu...tidak sopan"ucap Maureen kesal.
"hey.hey..kau ini kenapa? marah marah terus"ucap gadis lainnya.
Maureen hanya diam menatap kesal kedua sahabatnya itu.
Benar...mereka adalah carryn dan liora.
"kau kesal karena pekerjaan?"tanya carryn saat ia sudah duduk di sofa milik Maureen.
"bukan urusanmu"ucap Maureen datar.
"huuft..."terdengar suara helaan nafas dari liora melihat kedua sahabatnya.
"kau sudah mulai rencana?"tanya liora yang juga mengetahui kehidupan sahabat kesayangannya itu.
Maureen yang mendapat pertanyaan seperti itu seketika menghentikan aktivitas nya.
ia menyeringai dingin saat mengingat kejadian semalam.
carryn yang melihat seringai jahat Maureen bargidik dan tahu bahwa Maureen pasti sudah melakukan hal gila tanpa mereka.
"sepertinya dia sudah memulainya"ucap carryn pada liora.
"hhmm...kau benar.....!"balas singkat liora.
"bagaimana persiapan pesta anniversary pernikahan mereka."tanya Maureen menatap kedua sahabatnya.
carryn dan liora yang semula sedang berbincang terhenti dan menoleh ke arah sahabatnya.
"mereka akan melaksanakannya 1 minggu lagi"jawab liora.
__ADS_1
"Kalian sudah menyiapkan semua nya?"tanya Maureen lagi.
..."hehehehe....kau tenang saja..kami sudah menyiapkan semuanya"ucap Carryn bangga....
Maureen hanya merespon datar perilaku Carryn.
"sebenarnya apa rencana mu? kenapa kau menyuruh kami menyiapkan begitu banyak pria bar ke pesta itu"tanya liora heran.
"hehe...kau akan tahu Nanti..."ucap Maureen di sertai kekehan dingin nya.
carryn yang mendengar jawaban sahabatnya itu mendengus kesal karena tidak mendapat jawaban yang ia inginkan begitupun liora.
"yasudahlah kau tak asik...tidak memberi tahu...yok carryn kita pergi ke mall belanja senang senang"ucap liora kesal.
"hhmm.kau benar Dari pada disini bersama kulkas berjalan itu"jawab carryn kesal sambil berdiri menghentakkan kaki kesal dan berjalan keluar ruang yang diikuti liora.
Maureen hanya memutar mata malas meladeni sikap kekanakan sahabatnya itu.
"sudah es batu,muka datar menyebalkan pula"gerutu liora yang masih bisa di dengar Maureen.
Maureen yang mendengar gerutuan sahabatnya menjadi kesal dan mengambil vas bunga di meja nya dan siap melempar ke arah dua sahabat meresahkannya yang masih di pintu siap keluar.
Maureen yang melihat Carryn dan liora keluar mendengus sebal.
tiba tiba...
ckleek....!!!
"hay nona apa kau marah sehingga tidak jadi melempar?"tanya liora yang ternyata dari tadi belum pergi masih stay depan pintu.
"hheemm...apa kau butuh bantuan supaya kau tidak kedinginan!"tanya carryn dengan jenaka.
damn...ya..itu berhasil membuat Maureen kesal setengah Mati, ia berdiri sambil menggebrak meja dengan satu tangan karena tangan yang lainnya masih memegang vas bunga yang akan ia lempar.
"CARRYYNN....LIORAAAAA APA KALIAN INGIN MATI?"Tanya Maureen emosi.
carryn dan liora yang melihat Maureen semakin marah pun bergegas pergi sebelum vas yang masih di dalam genggaman sahabatnya itu melayang.
mereka pergi dengan tawa keras yang berhasil menyita perhatian karyawan di sekitar mereka.
para karyawan hanya bisa menggeleng kepala dan menahan tawa saat melihat 2 orang gadis tengah membuat CEO mereka kesal.
__ADS_1
Back to Maureen....
Maureen mendengus dan siap duduk kembali,tapi tiba tiba ia kembali menggeram saat mendengar suara pintu terbuka.
ckleek...!!!
Maureen yang sudah kesal setengah mati langsung melempar vas bunga tanpa tahu siapa yang masuk.
pprannnkkk.....!!!!
suara pecahan vas terdengar.
"ssshhhh..."Maureen mematung mendengar rintihan itu.
bukan karena merasa bersalah karena melempar vas tapi ia tertegun mendengar rintihan seperti seorang pria.
bukankah sahabatnya perempuan kenapa suara nya seperti seorang pria, pikir Maureen.
"kau menyakitiku nona!"suara berat terdengar berhasil membuat bulu kunduk Maureen berdiri.
deeggh...!!!!
"suara ini seperti...." Maureen terdiam mendengar suara berat yang terdengar tidak asing di pendengarannya.
Maureen menoleh ke arah pintu Daan...
degg..degg.degg...
jantung Maureen berdetak kencang dan manik nya membola horror dikala tahu siapa yang datang dan yang membuat nya lebih terkejut adalah darah yang mengucur dari dari pria itu.
"ka-kauuu...!!!"kaget Maureen saat melihat pria yang sudah ia lempar dengan vas bunga.
"ssshh....kau tidak akan mengobatiku nona?kau sudah melukaiku!!"ucap pria itu dengan suara berat nya.
Gugup,canggung...itulah yang dirasakan Maureen sekarang..entah pergi kemana semua keberaniannya saat pria itu datang.
pria yang sudah mengambil first kiss nya dan mengklaim dirinya menjadi miliknya.
pria itu... tuan muda CORVUS.
ZILOZ ALVAREZ CORVUS....
__ADS_1