
Di sebuah ruangan yang terasa canggung terdapat dua orang beda gender sedang duduk berhadapan dengan seorang gadis yang tengah memegang baskom berisi air dingin di pangkuannya.
ia begitu fokus dan telaten mengompres luka di kening seorang pria di hadapan ya.
"a-apa masih sakit?"ucap Maureen gugup.
benar Maureen lah yang sedang mengobati.
lalu pria itu adalah ziloz yang di lempar vas oleh Maureen.
ziloz yang melihat wajah gugup kucing manisnya menjadi gemas.
ia tidak ingin melewatkan kesempatan ini,ia pun pura pura lemas dan meringis kesakitan.
"ssshh...kau pikir terkena vas kaca seperti itu tidak sakit?"ucap ziloz pura pura kesal
Maureen yang mendengar perkataan ziloz menunduk bersalah.
"maaf...!"cicit Maureen kecil,dan tanpa ia sadari mata nya sudah berkaca kaca padahal ia sudah tidak menangis kecuali untuk keluarga nya.
entah apa yang merasuki Maureen sehingga ia menjadi ingin menangis sekarang.
ziloz yang mendengar ucapan Maureen membuka mata dan terkejut saat melihat mata gadisnya sudah mulai berair.
ziloz meraih merengkuh tubuh Maureen dan memeluknya erat dengan rasa bersalah.
"ssuutt.... don't cry,,dear...!!!!you hurt me... please don't cry..!!"bisik ziloz berat terdengar jelas di telinga Maureen.
Maureen yang mendengar itu semakin menangis,dirinya pun bingung kenapa ia Sampai bisa hilang kendali di hadapan pria tiran ini.
ziloz yang mendengar tangisan gadisnya, merasakan hatinya sakit sangat sakit.
ia semakin memeluk erat tubuh Maureen yang beraroma lavender itu.
ziloz mengusap lembut kepala Maureen, tatapan mata yang tadinya lembut berbah tajam dengan aura membunuh yang kuat.
bukan untuk Maureen tapi untuk mereka yang sudah menyakiti gadisnya.
"I am sorry,dear...but I can't stand all your sad tears.please... just accept my helping hand dear... i will make you the happiest woman in this world.."ucap ziloz lirih merasakan hatinya berdenyut sakit melihat wajah teduh penuh luka Maureen.
ziloz menunduk mencium kening Maureen dan terus turun sampai di bibi merekah menggoda itu,mengecap dan menyesap lembut bibir Maureen.
ia mendekatkan mulutnya ke telinga Maureen dan berbisik
"you are mine,dear!!"
Di sisi lain..........
Disebuah restaurant,di tempat duduk paling ujung,
terlihat seorang gadis terlihat kesal dan seorang pria dengan senyum kemenangan di hadapannya.
"kaau!!! sebenarnya apa masalah mu hah?"ucap sang gadis dengan bercak pinggang.
"apa?"ucap sang pria dengan wajag polosnya yang membuat sang gadis itu tidak tahan.
"brengseekkk....!! raung sang gadis yang telah hilang kesabaran.
raungan itu berhasil menyita pelanggan yang tengah makan di sana.
sang gadis kemudian menyadari itu ia meminta maaf dengan wajah datar nya
sang pria yang melihat kelakuan sang gadia terkekeh.
"apa kau lapar nona?"tanya sang pria dengan senyum menjengkelkannya.
"ALLAN GILDASH...APA YANG KAU INGINKAN DARIKU!"ucap sang gadia dengan suara dinginnya di sertai tekanan di setiap perkataannya.
__ADS_1
tepat sekali...pria itu adalah Allan si cebol meresahkan.
dan sang gadis tak lain adalah liora anastasya.
Allan yang mendengar suara dingin itu terkekeh.
"tidak ada!!hanya ingin makan!"ucap Allan dengan senyum polosnya.
liora yang melihat itu tambah kesal,ia mengepalkan tangan dan menghembuskan nafas kasarnya.
"CK..sudah lah tidak ada gunanya bicara sama orang kontet seperti mu"ucap liora malas.
uhuuk...
"apa???!kontet??aku??"ucap allan kaget+ tidak terima dirinya di sebut kontet.
"kenapa?ucap liora polos.
"kauuuuu...?? Allan kehabisan kata katanya Karena kesal
liora yang melihat Allan kesal menyeringai kemenangan.
akhirnya ia bisa membalas kekesalannya pikirnya.
Disisi lain...
Bara & carryn POV.....
di sebuah arena sparing seorang gadis tengah melawan seorang pria.
bugghhh....
tendangan tepat di perut di luncurkan dari sang gadis kepada lawan pria nya. pria itu terdorong ke belakang beberapa langkah.
"hehehehe... tendangan mu lumayan juga"ucap santai pria itu.
ia baru bisa meluncurkan satu tendangan keras dan apa? lumayan dia bilang?
"yaakkk....apa kau tak bisa menghargaiku sedikit?"ucap kesal gadis itu.
pria itu terkekeh gemas.
"nona..dalam pertarungan tidak ada hal seperti itu...kau tahu?ucap sang pria yang menjadi lawan nya.
mendengar itu sang gadis terdiam,sang pria mengambil kesempatan itu.
ia mencekal tangan sang gadis melilitkan kakinya di kaki sang gadis, lalu ia meraih pinggang gadis itu dan
Bugghhh...
keduanya terjatuh dengan posisi pria menindih sang gadis.
"kau kalah.....CARRYN ANANTA.."ucap sang pria sambil mengusap lembut pipi carryn.
carryn yang mendapat perlakuan seperti itu pun merasakan panas yang menjalar keseluruh badannya.
carryn terdiam beberapa saat sebelum kekehan pria di atasnya menyadarkannya.
"hehe..apa yang kau pikirkan nona?"tanya pria itu santai.
"kauuu!!!menyingkir dari atas tubuhku!"marah carryn.
"tidak"ucap pria itu.
"kauuu-"ucapan carryn terpotong saat ia menyadari seseuatu.
"tunggu...dari mana kau tahu namaku?"tanya carryn heran.
__ADS_1
"kau tak perlu tahu nona!"ucap pria itu kembali dengan menundukkan kepala nya.
carryn yang melihat pria di atasnya menundukkan kepala nya langsung panik dan gugup
"ap-ap yang akan kau lakukan? menyingkir!"ucap Carryn panik.
ia berusaha mendorong tubuh pria itu,namun nihil pria itu tidak bergeser sedikitpun.
cuupp...!
carryn mematung kala sebuah ciuman mendarat tepat di bibirnya.
detak jantung carryn berdetak kencang kala melihat seringai kemenangan pria itu.
carryn semakin gugup saat pria itu kembali menundukkan kepala dan berbisik
..."you are mine, sweetheart!"ucap pria itu....
lalu ia berdiri dan melangkah pergi meninggalkan carryn yang masih terbaring kaku.
sang pria yang melihat Carryn seperti itu terkekeh.
"sampai kapan kau akan seperti itu sweetheart?"ucap pria itu menggoda.
carryn tersadar dan cepat bangun dan mengalihkan pandangan ke arah lain saat matanya bertemu dengan manik teduh pria itu.
"see you next time, my sweetheart!!"ucap pria itu dengan seringai menggoda nya.
bblluusshh...
pipi carryn memerah mendengar itu.
sang pri yang melihat rona merah di pipi carryn pun tertawa terbahak.
carryn yang mendengar tawa pria itu semakin malu.
pria itu pun melenggang pergi masih dengan tawanya.
carryn yang melihat pria itu pergi merasa lega,tapi kemudian ia kembali gugup saat pria itu berhenti dan menoleh sambil mengatakan
"BARA ARMEDIO"ucap pria itu lalu tersenyum manis dan pergi meninggalkan carryn yang masih mematung.
"bara armedio?
namanya bara?"ucap Carryn bergumam sambil tersenyum mengingat kejadian tadi.
lalu carryn tersadar
"ehh...aku tersenyum? heeh...seperti nya aku mulai gila!!"ucap Carryn terkekeh sinis.
Di sisi Lain.
"kau tidak gila sweetheart"ucap seorang pria.
dan..yaa..itu adalah bara yang ternyata masih berada disana.
..........................
..................................
hhayy...haayyy...
kemarin aku gak updet karena banyak tugas jadi.....buat kalian yang sudah baca karya ku....
aku mau minta maaf yang sebesar besarnya....
tapi kesini nya insyaallah bakal up tiap hari....
__ADS_1
terima kasiihhh.....